Data terbaru dari berbagai platform rekrutmen menunjukkan tren yang jelas: kandidat dengan pemahaman AI mendapatkan gaji lebih tinggi dan lebih mudah diterima kerja. Apa yang membuat mereka begitu istimewa?
Laporan LinkedIn Emerging Jobs Report 2024 mengungkapkan bahwa posisi-posisi yang berkaitan dengan AI adalah yang paling cepat tumbuh di pasar kerja global. Di Indonesia, tren ini juga semakin terasa, terutama setelah banyak perusahaan besar mulai mengadopsi teknologi AI dalam operasional mereka.

Pertama, pemahaman AI membuat kandidat lebih produktif. Mereka yang bisa menggunakan tools AI secara efektif bisa menyelesaikan pekerjaan 3-5 kali lebih cepat dibanding yang tidak. Ini adalah nilai tambah yang sangat dihargai oleh perusahaan mana pun.
Kedua, AI literacy adalah sinyal kemampuan belajar yang kuat. Seseorang yang telah belajar dan menguasai AI menunjukkan bahwa mereka mampu mengadaptasi diri terhadap teknologi baru — sebuah keterampilan yang sangat kritis di era yang berubah cepat ini.
Ketiga, pemahaman AI membuka pintu ke posisi-posisi bergaji tinggi. Data Glassdoor menunjukkan bahwa posisi AI Product Manager, AI Business Analyst, dan Digital Transformation Consultant memiliki rata-rata gaji 40-60% lebih tinggi dibanding posisi serupa tanpa elemen AI.
Keempat, kandidat ber-AI knowledge lebih mudah untuk cross-industry. Pemahaman AI berlaku di hampir semua sektor — dari keuangan, kesehatan, retail, hingga manufaktur. Ini memberi fleksibilitas karier yang sangat berharga.
Kelima, AI knowledge adalah keunggulan kompetitif yang masih langka. Meski semakin banyak orang bicara tentang AI, yang benar-benar memahami penerapannya dalam bisnis masih relatif sedikit.
Di sinilah Program Studi Bisnis Digital Universitas Masoem memainkan perannya. Mata kuliah AI for Business yang menjadi bagian dari kurikulum wajib memastikan bahwa setiap lulusan memiliki pemahaman yang solid tentang penerapan AI dalam konteks bisnis nyata.
“Kami merancang mata kuliah AI for Business dengan input langsung dari industri,” ungkap Dekan Fakultas Bisnis dan Teknologi Universitas Masoem. “Agar apa yang dipelajari mahasiswa benar-benar relevan dengan apa yang dibutuhkan perusahaan.”
Pasar kerja 2025 dan seterusnya akan semakin mengutamakan kompetensi AI. Dengan mengambil Program Bisnis Digital di Universitas Masoem, kamu tidak hanya mendapatkan gelar — kamu mendapatkan tiket menuju karier masa depan.




