Oleh: Dr. Muthahharah Thahir, M. Pd
Universitas Ma’soem kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga eksternal demi mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kali ini, melalui kehadiran Kepala Career Development Center (CDC) Universitas Ma’soem yang mewakili unsur pimpinan kampus dalam kegiatan Seminar Nasional dan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dengan Perguruan Tinggi Swasta anggota APTISI Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat kolaboratif tersebut menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat peran akademik dalam mendukung terciptanya ekosistem penyiaran yang sehat, berkualitas, dan mencerdaskan masyarakat. Seminar nasional ini dihadiri oleh berbagai pimpinan perguruan tinggi swasta di Jawa Barat, akademisi, serta para pemangku kepentingan di bidang penyiaran dan komunikasi publik. Sebagai lembaga independen yang memiliki perhatian besar terhadap dunia penyiaran, KPID Jawa Barat terus berupaya memastikan bahwa informasi dan tayangan yang diterima masyarakat mampu memberikan dampak positif, edukatif, serta sesuai dengan nilai-nilai budaya dan etika publik. Dalam sambutannya, pihak KPID Jawa Barat menegaskan bahwa pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam membangun kesadaran literasi media di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.
Melalui kerja sama yang dibangun bersama perguruan tinggi, diharapkan tercipta sinergi yang mampu melahirkan berbagai program strategis, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga kritis dan bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Kehadiran Universitas Ma’soem dalam kegiatan ini menjadi bagian dari langkah nyata kampus untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi profesional dan pemerintahan. Kepala CDC Universitas Ma’soem Dr. Muthahharah Thahir, M. Pd menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi peluang besar bagi civitas akademika untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang komunikasi, literasi digital, dan penyiaran. Menurutnya, perkembangan media digital saat ini membawa tantangan baru yang perlu direspons secara adaptif oleh dunia pendidikan. Mahasiswa tidak hanya dituntut menjadi pengguna media, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan konten positif dan bertanggung jawab di ruang publik digital.
Selain memperkuat aspek akademik, kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka peluang implementasi program-program kolaboratif seperti seminar edukasi media, pelatihan literasi digital, penelitian bersama, program magang mahasiswa, hingga kegiatan pengabdian masyarakat yang relevan dengan isu penyiaran dan komunikasi publik. Universitas Ma’soem sendiri terus berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan industri. Dengan menjalin hubungan strategis bersama berbagai mitra, kampus berupaya menciptakan lingkungan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia profesional.

Momentum penandatanganan MoU ini sekaligus menjadi simbol penguatan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dengan lembaga penyiaran dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing. Di era keterbukaan informasi saat ini, literasi media menjadi salah satu kemampuan penting yang harus dimiliki generasi muda agar mampu menyaring informasi secara tepat dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan Seminar Nasional dan Penandatanganan MoU bersama KPID Jawa Barat ini, Universitas Ma’soem berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki kesadaran literasi digital yang kuat. Kolaborasi ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih luas dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Universitas Ma’soem optimistis dapat terus menghadirkan berbagai program pengembangan yang relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun jejaring kemitraan demi kemajuan pendidikan dan masyarakat di Jawa Barat.





