Membangun Kompetensi Profesional Mahasiswa BK: CDC Universitas Ma’soem Gelar Pelatihan Calon Tester Psikotes

Oleh: Aulia Asyifani Putri

Dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin dinamis, mahasiswa tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik di ruang kelas. Pengalaman praktik lapangan, keterampilan komunikasi, kemampuan bekerja secara profesional, hingga pemahaman teknis sesuai bidang keilmuan menjadi bekal penting yang harus dimiliki sebelum memasuki dunia kerja sesungguhnya. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Career Development Center (CDC) Universitas Ma’soem menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Calon Tester dan Administrator Psikotes bagi mahasiswa semester akhir Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen CDC Universitas Ma’soem dalam mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap menghadapi tantangan profesional setelah lulus nanti. Tidak hanya sebagai pelatihan biasa, program ini juga menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi sekaligus perekrutan tenaga pendukung psikotes yang nantinya akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan asesmen bersama CDC Universitas Ma’soem.

Pelatihan diberikan langsung oleh tim admin CDC yang telah berpengalaman dalam pelaksanaan psikotes di berbagai sekolah, lembaga pendidikan, hingga kegiatan asesmen kampus. Para peserta diperkenalkan secara menyeluruh mengenai proses pelaksanaan psikotes, mulai dari persiapan administrasi peserta, pengelolaan alat tes, teknis pelaksanaan di lapangan, pengkondisian ruangan, hingga alur kerja asesmen psikologi secara umum. Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, mahasiswa juga mengikuti simulasi praktik langsung agar mampu memahami situasi nyata ketika bertugas sebagai tester maupun administrator psikotes. Melalui simulasi tersebut, peserta dilatih untuk bekerja secara teliti, cepat tanggap, komunikatif, serta mampu menjaga profesionalisme selama proses asesmen berlangsung.

Program Studi Bimbingan dan Konseling dipandang memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan proses asesmen dan pengembangan potensi individu. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran yang sangat relevan bagi mahasiswa BK untuk mengembangkan kemampuan praktik sesuai bidang keilmuan mereka. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah sekaligus bekal profesional sebelum mereka terjun langsung ke dunia pendidikan maupun dunia kerja lainnya.

Dr. Muthahharah Thahir sebagai Kepala CDC Universitas Ma’soem melihat bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup untuk menjadi seorang tester psikotes yang baik. Namun dibutuhkan sikap profesional, integritas, kemampuan bekerja sama dalam tim, serta empati dalam menghadapi peserta tes. Seorang tester bukan hanya menjalankan prosedur administrasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan proses asesmen yang nyaman, tertib, dan berjalan dengan baik. Melalui pelatihan ini, beliau berharap mahasiswa dapat memahami bahwa setiap tugas yang diberikan merupakan bentuk tanggung jawab profesional yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan. Ketelitian dalam membagikan alat tes, kemampuan memberikan instruksi dengan jelas, menjaga ketepatan waktu, hingga mampu bersikap tenang dalam berbagai situasi merupakan bagian penting yang akan membentuk kualitas diri mereka sebagai calon profesional muda.

Lebih dari itu, beliau berharap kegiatan ini dapat membangun rasa percaya diri mahasiswa untuk mulai terlibat langsung dalam kegiatan lapangan. Pengalaman praktik seperti ini menjadi kesempatan berharga yang tidak selalu diperoleh di ruang perkuliahan. Ketika mahasiswa sudah terbiasa menghadapi peserta, bekerja dalam tim, serta menjalankan kegiatan secara profesional, maka mereka akan memiliki kesiapan yang lebih matang ketika memasuki dunia kerja nantinya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya CDC Universitas Ma’soem dalam membuka ruang pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa. Nantinya, mahasiswa yang dinilai siap dan memenuhi kriteria akan dilibatkan dalam berbagai program psikotes yang dilaksanakan CDC di sekolah maupun kegiatan pengembangan diri lainnya. Dengan keterlibatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktik, tetapi juga belajar membangun etika kerja, kemampuan komunikasi, manajemen waktu, dan tanggung jawab profesional. Universitas Ma’soem melalui CDC terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi mahasiswa yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja saat ini. Kampus tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga berupaya membentuk lulusan yang memiliki pengalaman, keterampilan, dan kesiapan profesional yang kuat.

Pelatihan calon tester psikotes ini, diharapkan mahasiswa BK Universitas Ma’soem mampu menjadi generasi profesional muda yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga akan siap terlibat langsung dalam praktik asesmen dan pengembangan potensi individu di masyarakat. Dengan semangat belajar, disiplin, dan profesionalisme yang terus dibangun, mahasiswa diharapkan mampu menjadi representasi lulusan Universitas Ma’soem yang unggul, adaptif, dan siap memberikan kontribusi nyata di dunia pendidikan maupun dunia kerja di masa depan.