Tips Menyusun Saran Penelitian di Bab 5 Skripsi yang Konkret dan Tidak Klise

Menyusun halaman-halaman terakhir di Bab 5 skripsi sering kali membuat mahasiswa tingkat akhir kehilangan fokus karena merasa beban terberat riset sudah selesai. Akibatnya, sub-bab saran penelitian ditulis secara asal-asalan, dangkal, dan terjebak dalam kalimat klise yang tidak memiliki nilai kontribusi nyata. Kalimat seperti “bagi perusahaan diharapkan meningkatkan kualitas” tanpa penjelasan taktis operasional sering memicu coretan revisi dari dewan penguji sidang akhir. Menyusun saran penelitian yang berbobot menuntut ketajaman analisis untuk memberikan rekomendasi solutif yang membumi bagi objek riset serta peta jalan akademis bagi peneliti selanjutnya.

Ketepatan dalam merumuskan rekomendasi praktis di Bab 5 mencerminkan kematangan berpikir seorang calon sarjana dalam memberikan sumbangsih nyata bagi dunia industri. Bagi mahasiswa rumpun ekonomi bisnis, keahlian menyusun program kerja taktis dari hasil temuan riset merupakan nilai tambah yang sangat dihargai oleh calon penyedia kerja. Karakter solutif ini sangat linier dengan profil lulusan yang visioner, sejalan dengan pemahaman mahasiswa dalam memetakan peluang karir masa depan melalui ulasan mengenai peluang kerja manajemen bisnis syariah yang sangat menekankan kemampuan berpikir strategis dan aplikatif.

Memisahkan Saran Menjadi Aspek Praktis dan Aspek Akademis

Langkah awal agar penulisan sub-bab saran di Bab 5 terlihat terstruktur dan scannable adalah membagi rekomendasi Anda ke dalam dua kategori besar yang jelas.

  • Saran Praktis (Operasional): Ditujukan secara khusus kepada jajaran manajemen perusahaan, instansi, atau komunitas yang menjadi objek tempat Anda mengambil data riset.
  • Saran Akademis (Teoritis): Ditujukan kepada civitas akademika, lembaga pendidikan, atau para peneliti generasi berikutnya yang tertarik mengangkat topik serupa.
  • Gunakan poin daftar (bullet points) untuk memisahkan kedua aspek ini secara tegas agar draf lembar halaman akhir skripsi Anda terlihat rapi.
  • Hindari menggabungkan kedua sasaran saran ini ke dalam satu paragraf cerita yang panjang karena akan menyulitkan pembaca menangkap inti rekomendasi Anda.

Merumuskan Saran Praktis Berdasarkan Nilai Indikator Terendah di Bab 4

Saran praktis tidak boleh dibuat berdasarkan lamunan atau tebakan bebas peneliti, melainkan harus memiliki jangkar ilmiah yang bersumber dari temuan data kualitatif maupun kuantitatif di Bab 4.

  1. Buka kembali tabel distribusi jawaban responden atau hasil olah data deskriptif variabel penelitian Anda pada lembar draf Bab 4.
  2. Identifikasi butir pernyataan atau indikator variabel mana yang memperoleh nilai skor rata-rata (mean) paling rendah atau dinilai paling buruk oleh responden.
  3. Contoh: Jika indikator “kecepatan aplikasi mobile banking” mendapat skor terendah, formulasikan saran operasional nyata mengenai perbaikan sistem IT dan pembaruan server.
  4. Sebutkan nama divisi atau departemen perusahaan yang paling bertanggung jawab untuk mengeksekusi rekomendasi program kerja yang Anda tawarkan tersebut.

Memberikan Saran Akademis Berupa Peta Jalan bagi Peneliti Selanjutnya

Saran akademis berfungsi untuk mengakui keterbatasan riset yang Anda lakukan saat ini, sekaligus memberikan inspirasi proyek ilmiah bagi mahasiswa tingkat bawah.

  • Ulas nilai Koefisien Determinasi ($R^2$) dari analisis regresi Anda untuk melihat berapa persen variabel luar yang belum terungkap dalam skripsi Anda.
  • Jika nilai $R^2$ menunjukkan angka 60%, artinya ada 40% faktor lain yang memengaruhi variabel terikat namun luput dari model penelitian Anda saat ini.
  • Sebutkan secara eksplisit rekomendasi nama variabel baru yang potensial untuk diteliti oleh peneliti selanjutnya berdasarkan literatur terbaru yang Anda baca.
  • Syarankan juga perluasan lokasi objek riset atau penambahan jumlah sampel populasi agar derajat generalisasi hasil penelitian di masa depan menjadi lebih kuat.

Menghindari Penggunaan Kalimat Normatif dan Berpikir Klise

Kunci utama agar halaman saran di Bab 5 skripsi Anda menuai pujian dari dosen penguji adalah keberanian untuk menghindari barisan kata-kata normatif tanpa makna operasional.

  1. Coret kalimat klise seperti “Diharapkan perusahaan mempertahankan prestasi yang sudah baik” karena kalimat ini tidak memberikan solusi perbaikan apapun.
  2. Gunakan kata kerja tindakan yang konkret dan terukur, seperti “Mengadakan pelatihan customer service berkala”, “Mengubah skema insentif bonus”, atau “Merancang SOP baru”.
  3. Pastikan panjang teks halaman saran seimbang dan proporsional dengan bobot kesimpulan yang Anda paparkan pada sub-bab atasnya.
  4. Periksa kembali kebersihan format tulisan dari kesalahan ketik (typo) sebelum Anda menjilid draf skripsi tersebut untuk diserahkan ke meja hijau sidang akhir.

Kemampuan menyusun saran dan rekomendasi strategis yang aplikatif, tajam, dan berbasis data ilmiah merupakan salah satu cerminan kualitas akademik yang ditanamkan sejak dini kepada mahasiswa Universitas Ma’soem. Sebagai salah satu kampus swasta terbaik, modern, dan bereputasi unggul di wilayah Bandung, lembaga tinggi ini mendidik mahasiswanya untuk peka terhadap problem rill masyarakat. Universitas Ma’soem membuka pilihan program studi unggulan masa depan, yaitu Jurusan Perbankan Syariah dan Manajemen Bisnis Syariah. Di sini, mahasiswa dibimbing secara intensif oleh jajaran dosen yang kompeten untuk terampil berpikir kritis dan solutif, sehingga mampu menghasilkan karya tulis skripsi yang bernilai guna tinggi bagi kemajuan dunia industri kerja.

Info Kontak Universitas Ma’soem: