8467723fb0968da3

Membangun Kesadaran Sejak Dini: KKN Universitas Ma’soem Kelompok 10 Edukasi ‘Safe Zone Body’ di Desa Cibubuan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ma'soem Kelompok 10 di Desa Cibubuan mengambil langkah proaktif dalam isu perlindungan anak dengan menyelenggarakan program edukasi yang diberi nama "Safe Zone Body" atau "Zona Aman Tubuh". Kegiatan ini merupakan upaya preventif yang krusial, mengingat maraknya kasus pelecehan seksual, dan bertujuan untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan dan keberanian untuk melindungi diri mereka sendiri.

Program ini digagas oleh mahasiswa dari program studi Bimbingan dan Konseling, yang memiliki keahlian khusus dalam penanganan isu-isu sensitif dan komunikasi dengan anak-anak. Mereka menyadari bahwa pendidikan tentang perlindungan diri harus dimulai sejak dini, agar anak-anak memiliki pondasi yang kuat untuk membedakan sentuhan yang aman dan tidak aman.

Dalam seminar yang interaktif dan dikemas secara menyenangkan, para mahasiswa menjelaskan kepada anak-anak mengenai zona-zona aman pada tubuh. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan analogi yang mudah dipahami, yaitu bagian-bagian yang tidak boleh disentuh atau diraba oleh orang lain tanpa izin. Anak-anak diajak untuk mengenali dan memahami pentingnya batasan-batasan ini.

Menguatkan Keberanian, Menanamkan Kesadaran

Poin utama dari sosialisasi ini adalah untuk memberdayakan anak-anak. Diharapkan, melalui pemahaman ini, mereka tidak hanya sekadar tahu, tetapi juga menjadi lebih menyadari dan memiliki keberanian untuk menolak dengan tegas apabila ada yang mencoba menyentuh atau meraba tubuh mereka tanpa izin. Mahasiswa KKN Universitas Ma'soem menekankan bahwa hak untuk menolak adalah hak setiap individu, dan keberanian untuk bersuara adalah bentuk perlindungan diri yang paling utama.

Metode penyampaian yang humanis dan tidak menakut-nakuti membuat anak-anak dapat menerima informasi ini dengan baik. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam memahami materi yang disampaikan. Keterlibatan aktif ini menjadi indikator keberhasilan program, di mana informasi dapat tersampaikan dengan efektif tanpa menimbulkan trauma.

Inisiatif KKN Universitas Ma'soem Kelompok 10 ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat Desa Cibubuan. Program ini menunjukkan bahwa KKN bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang pembangunan mental dan sosial. Mahasiswa Universitas Ma'soem telah berhasil mengaplikasikan ilmu dari program studi Bimbingan dan Konseling untuk memberikan dampak nyata dan positif dalam isu perlindungan anak.

Dengan suksesnya program "Safe Zone Body", Universitas Ma'soem kembali menunjukkan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepekaan dan tanggung jawab sosial. Inisiatif seperti ini sangat berharga dan menjadi contoh bagaimana pendidikan dapat menjadi alat yang ampuh untuk menciptakan masyarakat yang lebih aman dan terlindungi.