LinkedIn telah menjadi salah satu platform profesional yang berperan penting dalam membangun jaringan, mencari peluang kerja, hingga memperkuat personal branding. Salah satu fitur yang sering dimanfaatkan oleh mahasiswa, fresh graduate, maupun profesional adalah fitur rekomendasi (recommendation). Rekomendasi dari dosen, atasan, mentor, atau rekan kerja dapat meningkatkan kepercayaan terhadap profil seseorang dan memberikan gambaran nyata mengenai kemampuan yang dimiliki.
Meski demikian, tidak sedikit pengguna LinkedIn yang mengalami penolakan atau bahkan tidak mendapatkan respons ketika mengajukan permintaan rekomendasi. Kondisi ini biasanya bukan disebabkan oleh hubungan yang buruk, melainkan karena cara meminta rekomendasi yang kurang tepat. Beberapa langkah berikut dapat membantu meningkatkan peluang agar permintaan rekomendasi diterima dan ditulis secara positif oleh pihak yang dimintai.
Pilih Orang yang Benar-Benar Mengenal Kinerja Anda
Kesalahan yang cukup sering terjadi adalah meminta rekomendasi kepada seseorang yang memiliki jabatan tinggi tetapi tidak pernah bekerja secara langsung bersama Anda. Akibatnya, mereka kesulitan memberikan penilaian yang spesifik dan akhirnya memilih untuk tidak merespons permintaan tersebut.
Rekomendasi yang kuat umumnya berasal dari orang yang pernah berinteraksi secara langsung dalam kegiatan akademik maupun profesional. Dosen pembimbing, supervisor magang, atasan kerja, mentor organisasi, atau rekan proyek biasanya memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kemampuan, etika kerja, dan kontribusi yang telah Anda berikan.
Semakin dekat pengalaman kerja sama yang pernah dijalani, semakin mudah bagi mereka untuk menulis rekomendasi yang relevan dan meyakinkan.
Bangun Hubungan Sebelum Meminta Rekomendasi
Permintaan rekomendasi yang muncul secara tiba-tiba sering kali membuat penerimanya merasa kurang nyaman. Apalagi jika komunikasi terakhir terjadi beberapa tahun sebelumnya.
Menjaga hubungan profesional menjadi langkah penting sebelum mengirimkan permintaan. Interaksi sederhana seperti memberikan ucapan selamat atas pencapaian mereka, berdiskusi mengenai perkembangan karier, atau sekadar menyapa dapat membantu membangun kembali koneksi yang positif.
Ketika hubungan profesional tetap terjaga, permintaan rekomendasi akan terasa lebih natural dan tidak terkesan hanya muncul saat membutuhkan bantuan.
Gunakan Pesan yang Personal
LinkedIn menyediakan fitur permintaan rekomendasi otomatis, tetapi mengirimkan pesan standar sering kali kurang efektif. Pesan yang personal menunjukkan bahwa Anda menghargai waktu dan kontribusi orang yang akan memberikan rekomendasi.
Sebutkan pengalaman kerja sama yang pernah dilakukan serta alasan mengapa Anda memilih mereka sebagai pemberi rekomendasi. Cara ini membantu penerima memahami konteks dan mempermudah mereka dalam menyusun isi rekomendasi.
Sebagai contoh, Anda dapat menjelaskan bahwa rekomendasi tersebut dibutuhkan untuk melengkapi profil profesional atau mendukung proses pencarian kerja di bidang tertentu.
Jelaskan Tujuan Permintaan Rekomendasi
Banyak orang menunda menulis rekomendasi karena tidak mengetahui aspek apa yang perlu mereka soroti. Menjelaskan tujuan secara singkat dapat membantu mereka memberikan rekomendasi yang lebih sesuai.
Misalnya, jika sedang melamar posisi sebagai guru bahasa Inggris, Anda dapat meminta mereka menyoroti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, atau pengalaman mengajar yang pernah diamati secara langsung.
Informasi seperti ini membuat proses penulisan menjadi lebih mudah tanpa harus mengarahkan isi rekomendasi secara berlebihan.
Berikan Ringkasan Pencapaian yang Relevan
Tidak semua orang mampu mengingat detail aktivitas atau prestasi yang pernah Anda capai. Oleh karena itu, tidak ada salahnya menyertakan ringkasan singkat mengenai proyek, kegiatan, atau tanggung jawab yang pernah dikerjakan bersama.
Ringkasan tersebut dapat berupa pengalaman organisasi, program magang, penelitian, atau proyek profesional yang pernah dijalankan. Langkah ini membantu pemberi rekomendasi mengingat kembali kontribusi Anda sehingga isi rekomendasi menjadi lebih akurat dan spesifik.
Perhatikan Waktu Pengiriman Permintaan
Waktu juga memengaruhi peluang diterimanya permintaan rekomendasi. Hindari mengirimkan permintaan ketika seseorang sedang menghadapi periode kerja yang sangat sibuk atau menjelang tenggat penting.
Memberikan waktu yang cukup menunjukkan sikap profesional dan menghargai kesibukan mereka. Idealnya, permintaan dikirim beberapa minggu sebelum rekomendasi benar-benar dibutuhkan.
Bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan karier profesional, pengembangan keterampilan komunikasi dan networking dapat menjadi bekal penting. Lingkungan akademik yang mendukung juga berperan dalam membentuk kesiapan tersebut. Salah satu pilihan perguruan tinggi swasta di Bandung yang memberikan ruang pengembangan kompetensi mahasiswa adalah Ma’soem University, termasuk melalui program studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), yaitu Pendidikan Bahasa Inggris dan Bimbingan dan Konseling. Informasi pendaftaran dan layanan akademik dapat diperoleh melalui admin Ma’soem University di nomor +62 851 8563 4253.
Hindari Meminta Terlalu Banyak Orang Sekaligus
Memiliki banyak rekomendasi memang terlihat menarik, tetapi kualitas jauh lebih penting dibandingkan kuantitas. Profil LinkedIn yang berisi beberapa rekomendasi berkualitas tinggi akan lebih efektif dibandingkan puluhan rekomendasi yang bersifat umum.
Pilih beberapa individu yang benar-benar mampu memberikan gambaran mengenai kompetensi, karakter, dan pengalaman kerja Anda. Fokus pada kualitas akan menghasilkan profil profesional yang lebih kredibel.
Berikan Apresiasi Setelah Mendapatkan Rekomendasi
Mengucapkan terima kasih merupakan bentuk etika profesional yang sering kali dianggap sederhana tetapi memiliki dampak besar. Setelah rekomendasi selesai ditulis, kirimkan pesan apresiasi secara pribadi.
Ucapan terima kasih menunjukkan bahwa Anda menghargai waktu dan usaha yang telah mereka berikan. Hubungan profesional yang baik juga akan lebih mudah terjaga untuk kebutuhan kolaborasi di masa mendatang.
Lengkapi Profil LinkedIn Sebelum Meminta Rekomendasi
Banyak orang enggan memberikan rekomendasi apabila profil LinkedIn pemohon terlihat belum lengkap atau kurang profesional. Sebelum mengirimkan permintaan, pastikan foto profil, headline, pengalaman, pendidikan, dan keterampilan telah diperbarui.
Profil yang lengkap menunjukkan keseriusan dalam membangun identitas profesional. Selain itu, pemberi rekomendasi juga dapat melihat kembali pengalaman dan pencapaian yang pernah Anda cantumkan sehingga lebih mudah menulis rekomendasi yang relevan.
Jadikan Rekomendasi Sebagai Bagian dari Strategi Personal Branding
Rekomendasi LinkedIn bukan sekadar pelengkap profil. Keberadaannya dapat menjadi bukti sosial yang memperkuat reputasi profesional seseorang. Rekruter dan calon mitra kerja sering kali melihat rekomendasi sebagai validasi terhadap pengalaman dan kemampuan yang tercantum dalam profil.
Permintaan rekomendasi yang disampaikan secara sopan, jelas, dan profesional memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan respons positif. Hubungan yang baik, komunikasi yang personal, serta pemilihan pemberi rekomendasi yang tepat menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilannya.





