Setiap tahun, ribuan siswa dan lulusan SMA sederajat mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai salah satu jalur masuk perguruan tinggi. Tidak sedikit peserta yang merasa hasil UTBK yang diperoleh belum sesuai harapan sehingga muncul pertanyaan, apakah seseorang boleh mengikuti UTBK lebih dari satu kali?
Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama dari siswa gap year atau lulusan tahun sebelumnya yang ingin mencoba kembali masuk perguruan tinggi negeri. Memahami aturan UTBK sangat penting agar peserta dapat menyusun strategi yang tepat dalam merencanakan pendidikan tinggi.
Apakah UTBK Bisa Diikuti Lebih dari Satu Kali?
Jawabannya adalah bisa.
Peserta diperbolehkan mengikuti UTBK pada tahun yang berbeda selama masih memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Artinya, seseorang yang sudah pernah mengikuti UTBK pada tahun sebelumnya dapat mendaftar dan mengikuti UTBK kembali pada tahun berikutnya.
Misalnya, seorang siswa mengikuti UTBK pada tahun 2025 namun belum berhasil masuk ke program studi yang diinginkan. Pada tahun 2026, peserta tersebut tetap dapat mendaftar kembali dan mengikuti UTBK selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Hal ini memberikan kesempatan bagi lulusan SMA, MA, maupun SMK untuk memperbaiki hasil seleksi dan meningkatkan peluang diterima di perguruan tinggi yang dituju.
Apakah Bisa Mengikuti UTBK Berkali-kali dalam Tahun yang Sama?
Tidak.
Dalam satu periode pelaksanaan UTBK, peserta hanya dapat mengikuti ujian sesuai ketentuan yang berlaku pada tahun tersebut. Sistem pendaftaran dan identitas peserta akan tercatat secara terpusat sehingga tidak memungkinkan seseorang mengikuti UTBK berulang kali dalam satu tahun untuk mendapatkan nilai yang lebih tinggi.
Karena itu, persiapan yang matang sebelum hari pelaksanaan menjadi faktor yang sangat penting. Hasil yang diperoleh pada saat ujian akan menjadi dasar seleksi masuk perguruan tinggi melalui jalur yang menggunakan nilai UTBK.
Mengapa Banyak Peserta Mengulang UTBK?
Ada beberapa alasan mengapa seseorang memutuskan untuk kembali mengikuti UTBK pada tahun berikutnya.
Ingin Masuk Program Studi yang Lebih Kompetitif
Program studi favorit biasanya memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi. Nilai UTBK yang cukup baik belum tentu mampu bersaing jika kuota penerimaan terbatas.
Banyak peserta memilih mengulang UTBK agar memiliki kesempatan memperoleh skor yang lebih tinggi dan meningkatkan peluang diterima pada program studi impian.
Belum Maksimal Saat Ujian
Kondisi kesehatan, kurangnya persiapan, atau faktor psikologis sering memengaruhi performa peserta saat ujian berlangsung.
Peserta yang merasa belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya biasanya mempertimbangkan untuk mengikuti UTBK kembali pada tahun berikutnya.
Mengubah Pilihan Jurusan
Tidak sedikit siswa yang setelah lulus justru menemukan minat baru yang berbeda dari pilihan sebelumnya. Mengikuti UTBK kembali menjadi salah satu cara untuk mengejar program studi yang lebih sesuai dengan tujuan karier dan minat akademik mereka.
Apakah Nilai UTBK Tahun Sebelumnya Bisa Digunakan Lagi?
Ketentuan penggunaan nilai UTBK dapat berubah sesuai kebijakan SNPMB setiap tahun.
Pada beberapa periode seleksi sebelumnya, nilai UTBK hanya berlaku untuk tahun pelaksanaan tertentu. Oleh karena itu, peserta perlu selalu memeriksa aturan resmi yang berlaku pada tahun pendaftaran agar tidak keliru dalam menyusun strategi seleksi.
Jika nilai tahun sebelumnya tidak lagi berlaku, maka peserta harus mengikuti UTBK kembali untuk mendapatkan nilai terbaru yang dapat digunakan dalam proses seleksi.
Strategi Menghadapi UTBK untuk Peserta yang Mengulang
Mengulang UTBK bukan berarti gagal. Banyak mahasiswa yang berhasil masuk perguruan tinggi impian justru setelah mengikuti UTBK untuk kedua kalinya.
Evaluasi Hasil Sebelumnya
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menganalisis hasil ujian terdahulu. Identifikasi bagian yang masih lemah dan materi yang belum dikuasai secara optimal.
Pendekatan ini membantu peserta menyusun fokus belajar yang lebih terarah dibandingkan hanya mengulang seluruh materi dari awal.
Membuat Jadwal Belajar yang Konsisten
Persiapan jangka panjang biasanya lebih efektif dibandingkan belajar secara intensif dalam waktu singkat menjelang ujian.
Target harian dan mingguan dapat membantu menjaga konsistensi belajar sekaligus mengurangi tekanan menjelang pelaksanaan UTBK.
Rutin Mengerjakan Latihan Soal
Kemampuan memahami pola soal menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam UTBK.
Latihan yang dilakukan secara rutin membantu meningkatkan kecepatan berpikir, kemampuan analisis, serta ketepatan dalam menjawab soal.
Memperhatikan Kondisi Mental
Persiapan akademik perlu diimbangi dengan kesiapan mental. Rasa cemas berlebihan sering kali membuat peserta sulit menunjukkan kemampuan terbaik saat ujian berlangsung.
Menjaga pola tidur, olahraga ringan, dan mengatur waktu istirahat dapat membantu menjaga konsentrasi selama masa persiapan.
Pilihan Kuliah Tidak Hanya Bergantung pada UTBK
Masuk perguruan tinggi negeri memang menjadi tujuan banyak siswa, tetapi pendidikan tinggi tidak hanya tersedia melalui jalur tersebut.
Perguruan tinggi swasta juga menawarkan berbagai program pendidikan yang berkualitas dan dapat menjadi pilihan untuk melanjutkan studi tanpa harus menunggu hasil UTBK berikutnya.
Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Ma’soem University. Kampus swasta ini menyediakan berbagai program studi yang dirancang untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan dunia kerja dan pendidikan masa kini.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada bidang pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) di Ma’soem University memiliki Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Program Studi Bimbingan dan Konseling yang dapat menjadi pilihan untuk mengembangkan kompetensi akademik maupun profesional.
Informasi mengenai pendaftaran, program studi, serta biaya pendidikan dapat diperoleh melalui admin Ma’soem University di nomor +62 851 8563 4253.
Gap Year dan UTBK: Apakah Merugikan?
Masih banyak anggapan bahwa mengambil gap year merupakan langkah yang kurang menguntungkan. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.
Banyak peserta memanfaatkan masa gap year untuk mempersiapkan UTBK secara lebih fokus, mengikuti pelatihan tambahan, memperdalam materi yang belum dikuasai, atau mengeksplorasi pilihan karier dan program studi yang sesuai dengan minat mereka.
Perguruan tinggi umumnya tidak membedakan perlakuan antara siswa yang baru lulus dan peserta gap year selama memenuhi syarat pendaftaran yang berlaku. Oleh karena itu, keputusan untuk mengikuti UTBK kembali sebaiknya didasarkan pada perencanaan yang matang serta tujuan pendidikan yang jelas.
Pemahaman terhadap aturan UTBK, evaluasi hasil sebelumnya, dan penyusunan strategi belajar yang tepat akan membantu peserta memanfaatkan kesempatan kedua atau bahkan ketiga secara lebih optimal dalam meraih program studi yang diinginkan.





