Benarkah Aktif di Kampus Bisa Jadi Jaminan Lolos Wawancara Kerja dan Bikin CV Dilirik HRD? Ini Alasannya!
Di tengah persaingan ketat dunia kerja, pertanyaan sering muncul: apakah nilai akademik saja cukup? Banyak mahasiswa berpikir bahwa IPK tinggi adalah segalanya. Namun, para recruiter dan HRD kini mencari lebih dari sekadar angka di transkrip nilai. Mereka mencari individu yang memiliki pengalaman, keterampilan interpersonal, dan kemampuan beradaptasi. Lantas, benarkah keaktifan di kampus bisa menjadi kunci pembuka pintu gerbang karier impian?
Pembentuk Karakter dan Keterampilan Esensial
Keaktifan di organisasi kampus, kepanitiaan acara, atau komunitas studi bukan hanya pengisi waktu luang, melainkan medan pelatihan keterampilan. Mahasiswa belajar kepemimpinan, kerja tim, komunikasi efektif, penyelesaian masalah, dan manajemen waktu. Keterampilan ini, sering disebut soft skills, adalah modal berharga yang tidak diajarkan di kelas, namun sangat dicari oleh perusahaan di berbagai industri.
Risiko Ketinggalan dalam Persaingan
Mahasiswa yang hanya fokus pada akademik berisiko memiliki CV yang kurang menonjol. Tanpa pengalaman praktis dari kegiatan kampus, mereka mungkin kesulitan memberikan contoh konkret saat wawancara kerja mengenai bagaimana mereka menghadapi tantangan, bekerja dalam tim, atau memimpin sebuah proyek. Hal ini dapat membuat HRD melihat kandidat sebagai seseorang yang kurang proaktif atau memiliki pengalaman terbatas di luar teori.
Membangun Portofolio Pengalaman yang Berdampak
Untuk memaksimalkan potensi, mahasiswa dapat:
- Berpartisipasi aktif dalam organisasi kemahasiswaan, seperti BEM, DPM, atau unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang relevan dengan minat atau bidang studi.
- Mengambil peran kepemimpinan atau kepanitiaan dalam berbagai acara kampus, dari seminar hingga pengabdian masyarakat.
- Terlibat dalam program "Kampus Berdampak" yang menawarkan pengalaman praktis melalui magang, proyek kolaborasi industri, atau riset inovatif, sehingga CV lebih berwarna.
- Belajar mengartikulasikan pengalaman ini dalam wawancara, menunjukkan bagaimana setiap kegiatan membentuk pribadi dan keterampilan profesional.
Masoem University memahami pentingnya pengalaman holistik ini. Kampus kami tidak hanya menyediakan fasilitas pembelajaran yang lengkap dan modern, namun juga mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi dan mengembangkan diri. Dengan adanya inkubator bisnis, mahasiswa dapat mengasah jiwa kewirausahaan mereka. Masoem University juga memiliki program yang mengarah pada jaminan kerja bagi lulusannya, didukung oleh akreditasi resmi BAN-PT & LAMEMBA, serta kemudahan biaya kuliah yang bisa dicicil, memastikan setiap mahasiswa memiliki kesempatan maksimal untuk sukses.





