Proker KKN Perancangan Alat Produksi dari Barang Bekas, Solusi Hemat Biaya!

Program kerja pengabdian masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN) sering kali terkendala oleh keterbatasan anggaran, baik dari pihak mahasiswa maupun warga desa sasaran. Padahal, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta kelompok tani lokal membutuhkan inovasi alat bantu kerja untuk meningkatkan kapasitas produksi harian mereka.

Perancangan alat produksi sederhana memanfaatkan bahan bekas atau limbah material (seperti pipa PVC bekas, kayu palet, galon bekas, hingga komponen besi tak terpakai) menjadi solusi tepat guna. Pendekatan ini tidak hanya menekan biaya pembuatan hingga titik terendah, tetapi juga memberikan edukasi pengolahan limbah yang bernilai ekonomis dan berkelanjutan.

3 Pilar Utama Perancangan Alat Tepat Guna dari Bahan Bekas

Penerapan rekayasa alat produksi sederhana bagi masyarakat desa berfokus pada tiga pilar utama:

  • Prinsip Ergonomi dan Keselamatan: Alat dirancang sesuai postur tubuh pekerja untuk mengurangi kelelahan fisik dan risiko cedera (Musculoskeletal Disorders).
  • Kemudahan Perawatan (Low Maintenance): Menggunakan komponen yang mudah didapatkan di desa sehingga warga dapat melakukan perbaikan secara mandiri jika terjadi kerusakan.
  • Efisiensi Biaya dan Bahan: Memaksimalkan material limbah lokal yang sudah tidak terpakai tanpa mengurangi fungsi utama alat.

Contoh Inovasi Alat Produksi dari Barang Bekas

Berikut adalah beberapa contoh alat tepat guna sederhana yang dapat dirancang selama masa KKN:

Nama AlatBahan Bekas UtamaFungsi & Manfaat bagi Warga
Alat Peniris Minyak (Spinner) SederhanaToples Plastik Bekas & Fan BekasMengurangi kadar minyak pada produk keripik UMKM agar lebih renyah dan awet
Alat Pres Plastik Manual (Hand Sealer)Kayu Bekas & Elemen Pemanas NyamukMembantu penyegelan kemasan produk makanan warga dengan rapi dan rapat
Alat Saring & Pengayak SerbagunaDrum Plastik Bekas & Kawat MeshMempercepat proses pengayakan tepung, pakan ternak, atau kompos desa
Alat Pemotong Singkong/Pisang ManualPapan Kayu Bekas & Pisau PasahMeningkatkan kecepatan perajangan bahan baku keripik secara presisi

4 Tahap Pelaksanaan Proker Perancangan Alat di Desa

Agar program perancangan alat tepat guna berjalan efektif dan dapat digunakan langsung oleh warga, mahasiswa dapat menerapkan alur kerja berikut:

  1. Observasi & Pengumpulan Bahan (Minggu 1): Mengidentifikasi hambatan produksi mitra UMKM serta mengumpulkan barang bekas yang layak pakai dari lingkungan sekitar desa.
  2. Perancangan & Pembuatan Prototipe (Minggu 2): Merakit alat produksi tepat guna bersama warga lokal dengan memperhatikan aspek efisiensi dan keamanan kerja.
  3. Uji Coba & Pelatihan (Minggu 3): Melakukan uji coba alat dalam proses produksi nyata, lalu melatih mitra cara mengoperasikan alat dengan aman.
  4. Serah Terima & Modul Perawatan (Minggu 4): Menyerahkan alat secara resmi beserta dokumen panduan perawatan sederhana agar alat dapat digunakan secara berkelanjutan.

Mengembangkan Inovasi Rekayasa dan Industri di Ma’soem University

Pembuatan solusi rekayasa alat tepat guna dan efisiensi sistem produksi memerlukan bekal keilmuan yang kokoh di bidang teknik manufaktur, rancang bangun, dan analisis sistem. Di wilayah Bandung dan Sumedang, perguruan tinggi unggulan yang fokus mencetak lulusan berjiwa wirausaha serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kurikulum berbasis praktik terapan, mahasiswa didorong untuk menciptakan karya nyata yang menyelesaikan permasalahan riil di masyarakat. Bagi calon mahasiswa baru, kampus ini menyediakan beberapa pilihan jurusan mulai dari bidang komputer, teknik, ekonomi bisnis, hingga pertanian.

Fakultas Teknik Universitas Ma’soem

Pusat pengembangan keahlian rekayasa teknologi dan perancangan sistem produksi di kampus ini berada di bawah naungan Fakultas Teknik, yang menaungi Program Studi Teknik Industri dan Teknik Informatika. Mahasiswa dibekali keahlian perancangan alat kerja, ergonomi, desain produk, hingga otomatisasi sistem industri.

Perkuliahan Fleksibel Bagi Karyawan

Universitas Ma’soem juga membuka kesempatan bagi para profesional, teknisi, maupun pelaku usaha yang ingin melanjutkan studi jenjang sarjana melalui skema Hybrid Class No Ribet. Perkuliahan fleksibel ini memudahkan mahasiswa membagi waktu antara pekerjaan harian dan aktivitas akademik.

Akses Beasiswa dan Pendaftaran Mahasiswa Baru

Guna mendukung kelancaran studi para mahasiswa, tersedia beragam pilihan program Beasiswa baik untuk mahasiswa berprestasi maupun bantuan pembiayaan pendidikan.

Informasi lengkap mengenai penerimaan mahasiswa baru dapat diakses melalui portal resmi pmb.masoemuniversity.com. Anda juga dapat berkonsultasi mengenai jalur pendaftaran via WhatsApp di +62 851 8563 4253 serta memantau pembaruan kegiatan pengabdian kampus melalui Instagram @masoem_university.