Kurangnya pencatatan stok yang rapi, ketiadaan penjadwalan bahan baku, hingga seringnya penumpukan barang di area kerja merupakan masalah klasik yang kerap dihadapi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pedesaan. Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya dari satu sudut pandang.
Program kerja (proker) pembentukan Sistem Informasi Manajemen Produksi (SIMPRO) menjadi bentuk kolaborasi paling solid antarjurusan khususnya Teknik Industri dan Teknik Informatika. Kombinasi rekayasa proses operasional dari Teknik Industri dan pengembangan perangkat lunak dari Teknik Informatika mampu menghasilkan sistem manajemen produksi yang presisi, mudah digunakan, dan berdampak langsung pada efisiensi bisnis warga desa.
3 Pilar Utama Sistem Informasi Manajemen Produksi UMKM
Pengembangan SIMPRO untuk skala UMKM desa bertumpu pada tiga pilar fungsional berikut:
- Modul Manajemen Persediaan & Bahan Baku (Inventory Control): Mengotomatiskan pencatatan stok masuk-keluar, menghitung Safety Stock, serta memberikan peringatan dini (alert) saat bahan baku mencapai titik pemesanan ulang (Reorder Point).
- Modul Penjadwalan & Pelacakan Produksi (Production Tracking): Memetakan kapasitas harian mesin/pekerja, membagi tahapan proses (Work-in-Process), dan mencatat status penyelesaian setiap pesanan (batch order).
- Modul Pengendalian Kualitas & Biaya (Quality & Costing): Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) secara akurat berdasarkan penggunaan bahan nyata serta mencatat tingkat cacat produk (defect rate) untuk bahan evaluasi.
Tabel Pembagian Peran Sinergi Teknik Industri & Informatika
| Komponen SIMPRO | Peran & Kontribusi Teknik Industri | Peran & Kontribusi Teknik Informatika |
| Peta Alur Kerja (Workflow) | Menganalisis Work Station, menyusun SOP produksi, dan menghitung Standard Time | Merancang User Flow, skema basis data (Database Diagram), dan antarmuka aplikasi |
| Pencatatan Stok & Bahan | Menentukan formula EOQ, Safety Stock, dan klasifikasi persediaan | Mengembangkan fitur Input/Output stok, scan QR Code/Barcode bahan baku |
| Dashboard Operasional | Menentukan indikator kinerja kunci (KPI) produksi dan format laporan HPP | Mengembangkan Dashboard UI yang responsif, visualisasi grafik, dan ekspor PDF/Excel |
4 Tahap Pelaksanaan Proker SIMPRO UMKM di Desa
Agar pengembangan dan implementasi sistem informasi manajemen produksi berjalan lancar selama masa KKN, mahasiswa dapat mengikuti alur kerja berikut:
- Pemetaan & Requirement Gathering (Minggu 1): Tim Teknik Industri memetakan alur kerja dan menghitung waktu baku produksi, sementara tim Teknik Informatika mengumpulkan kebutuhan fitur dari pemilik dan pengelola UMKM.
- Penyusunan SOP & Coding (Minggu 2): Menyusun standar operasional prosedur kerja baku serta membangun sistem informasi berbasis web atau Android yang ringan dan mudah dioperasikan di smartphone.
- Uji Coba Lapangan (Minggu 3): Memasang aplikasi di area kerja UMKM, menguji pencatatan dari bahan baku masuk hingga barang siap jual, serta melakukan penyesuaian (bug fixing) sesuai masukan pengguna.
- Pelatihan & Serah Terima (Minggu 4): Mengadakan sesi pelatihan langsung (handson) bagi pemilik dan pekerja, menyerahkan modul panduan penggunaan, serta memastikan sistem siap dijalankan secara mandiri.
Mengembangkan Keahlian Informatika dan Industri di Ma’soem University
Integrasi antara rekayasa sistem produksi, analisis rantai pasok, dan pembuatan perangkat lunak membutuhkan dasar keilmuan yang terpadu dan aplikatif. Di wilayah Bandung dan Sumedang, perguruan tinggi unggulan yang konsisten mencetak lulusan berdaya saing tinggi serta tanggap terhadap kebutuhan modernisasi UMKM.
Melalui pendekatan kurikulum berbasis praktik terapan dan proyek kolaboratif, mahasiswa didorong untuk menciptakan inovasi teknologi yang relevan bagi dunia usaha. Bagi calon mahasiswa baru, kampus ini menyediakan beberapa pilihan jurusan yang mencakup bidang komputer, teknik, ekonomi bisnis, hingga pertanian.
Fakultas Teknik Universitas Ma’soem
Pusat pengembangan keahlian teknologi dan sistem industri di kampus ini berada di bawah naungan Fakultas Teknik, yang membawahi Program Studi Teknik Informatika dan Teknik Industri. Sinergi kedua prodi ini melahirkan lulusan yang terampil dalam pengembangan aplikasi bisnis, pemodelan sistem, otomatisasi industri, hingga analisis data operasional.
Fleksibilitas Perkuliahan Bagi Karyawan dan Praktisi
Bagi para profesional, praktisi, atau pemilik usaha yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang sarjana tanpa mengganggu rutinitas kerja harian, Universitas Ma’soem menyediakan program Hybrid Class No Ribet. Pembelajaran kombinasi online dan offline ini menjadi solusi praktis untuk kuliah secara fleksibel.
Akses Beasiswa dan Pendaftaran Mahasiswa Baru
Guna memberikan akses pendidikan yang luas, tersedia berbagai pilihan skema Beasiswa bagi calon mahasiswa berprestasi maupun bantuan pembiayaan studi.
Informasi pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses langsung melalui portal resmi pmb.masoemuniversity.com. Anda juga dapat berkonsultasi mengenai jalur pendaftaran via WhatsApp di nomor +62 851 8563 4253 serta memantau ragam aktivitas kampus melalui akun Instagram @masoem_university.




