Bagi calon mahasiswa, mengetahui gelar yang diperoleh setelah lulus menjadi salah satu pertimbangan sebelum memilih jurusan. Manajemen Bisnis Syariah menarik karena menggabungkan ilmu manajemen dan bisnis dengan prinsip syariah. Lulusan Manajemen Bisnis Syariah mendapat gelar apa setelah lulus menjadi pertanyaan yang cukup sering dicari, terutama oleh siswa SMA dan SMK yang sedang menentukan pilihan kuliah.
Untuk Program Studi Manajemen Bisnis Syariah jenjang S1 di Ma’soem University, lulusan memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Informasi mengenai gelar tersebut juga tercantum dalam materi program studi yang membahas bahwa lulusan Manajemen Bisnis Syariah pada jenjang sarjana memperoleh gelar S.E. (Masoem University)
Gelar Lulusan Manajemen Bisnis Syariah adalah S.E.
Setelah menyelesaikan pendidikan S1 Manajemen Bisnis Syariah, gelar yang digunakan adalah Sarjana Ekonomi atau S.E. Gelar tersebut ditulis setelah nama lulusan, misalnya “Ahmad, S.E.”.
Penggunaan gelar S.E. menunjukkan bahwa bidang pendidikan yang ditempuh berada dalam rumpun ekonomi dan bisnis. Meskipun memiliki perspektif syariah, mahasiswa tetap mendapatkan pembelajaran mengenai manajemen, bisnis, keuangan, pemasaran, kewirausahaan, dan berbagai aspek pengelolaan organisasi.
Kenapa Bukan Gelar Sarjana Manajemen?
Pertanyaan ini wajar karena nama program studinya mengandung kata “Manajemen”. Namun, gelar akademik tidak selalu ditentukan hanya berdasarkan satu kata dalam nama jurusan. Penetapannya mengikuti struktur dan ketentuan akademik program studi serta perguruan tinggi.
Pada program Manajemen Bisnis Syariah di Ma’soem University, gelar lulusan yang dicantumkan adalah S.E. Program studinya sendiri berada di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan berfokus pada kemampuan manajerial serta kewirausahaan dengan etika bisnis Islam. (Masoem University)
Apa yang Dipelajari Sebelum Mendapat Gelar?
Untuk memperoleh gelar tersebut, mahasiswa harus menyelesaikan rangkaian pendidikan S1 sesuai kurikulum yang berlaku. Pembelajarannya tidak hanya membahas teori syariah, tetapi juga berbagai keterampilan yang berkaitan dengan pengelolaan bisnis.
Mahasiswa dapat mempelajari manajemen sumber daya manusia, pemasaran, keuangan, kewirausahaan, serta Fikih Muamalah. Dengan kombinasi tersebut, mahasiswa dipersiapkan untuk memahami bagaimana bisnis dapat dikelola secara profesional sekaligus memperhatikan prinsip syariah.
Gelar S.E. Bukan Berarti Hanya Bisa Kerja di Bank
Ada anggapan bahwa setelah memperoleh gelar S.E. dari Manajemen Bisnis Syariah, lulusan hanya dapat bekerja di bank syariah. Padahal, kompetensi yang diperoleh selama kuliah jauh lebih luas.
Kemampuan manajemen dan bisnis dapat digunakan pada perusahaan swasta, industri halal, lembaga keuangan, pengembangan usaha, pemasaran, sumber daya manusia, hingga kewirausahaan. Program studi Ma’soem University sendiri mencantumkan berbagai pilihan karier seperti entrepreneur industri halal, business development manager, perencana bisnis, manajer operasional, dan konsultan bisnis syariah. (Masoem University)
Bisa Menjadi Pengusaha Setelah Lulus
Gelar S.E. juga tidak mengharuskan lulusan mencari pekerjaan sebagai karyawan. Pengetahuan mengenai kewirausahaan dapat menjadi bekal untuk membangun usaha sendiri.
Mahasiswa belajar bagaimana menyusun perencanaan bisnis dengan memperhatikan prinsip syariah. Pendekatan ini dapat membantu calon pengusaha memahami bahwa bisnis bukan hanya mengenai keuntungan, tetapi juga mengenai kejujuran, keadilan, transparansi, dan cara menjalankan transaksi yang sesuai prinsip syariah. (Masoem University)
Gelar Hanya Salah Satu Bekal Karier
Mendapatkan gelar S.E. memang menjadi pencapaian penting setelah menyelesaikan kuliah. Namun, kemampuan yang dimiliki lulusan juga akan menentukan bagaimana gelar tersebut digunakan dalam dunia profesional.
Pengalaman organisasi, kemampuan komunikasi, pemahaman bisnis, keterampilan digital, pengalaman praktik, dan kemampuan menganalisis masalah dapat menjadi nilai tambah. Karena itu, mahasiswa sebaiknya tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga aktif mengembangkan keterampilan selama kuliah.
Peluang Kariernya Cukup Beragam
Kompetensi Manajemen Bisnis Syariah dapat diarahkan ke berbagai bidang pekerjaan. Lulusan dapat bekerja pada sektor bisnis, pemasaran, sumber daya manusia, pengembangan usaha, keuangan syariah, industri halal, maupun membangun usaha sendiri.
Gelar dan kompetensi lulusan Manajemen Bisnis Syariah dapat menjadi bekal untuk berbagai pilihan karier setelah kuliah. Karena itu, calon mahasiswa tidak perlu memandang jurusan ini hanya dari satu jenis pekerjaan saja.
Jadi, lulusan Manajemen Bisnis Syariah jenjang S1 di Ma’soem University mendapat gelar Sarjana Ekonomi (S.E.). Gelar tersebut didukung pembelajaran mengenai manajemen, bisnis, pemasaran, keuangan, kewirausahaan, dan prinsip syariah yang dapat diterapkan pada berbagai bidang. Bagi calon mahasiswa, hal yang tidak kalah penting dari mengetahui gelar adalah memahami kompetensi apa yang akan dibangun selama kuliah dan bagaimana kompetensi tersebut dapat digunakan untuk merencanakan karier setelah lulus.




