Mendapatkan tempat internship atau magang pertama merupakan salah satu langkah penting bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung. Magang bukan hanya tentang mencari pengalaman, tetapi juga kesempatan untuk menguji kemampuan, membangun relasi profesional, memahami budaya kerja, dan mengetahui bidang pekerjaan yang benar-benar sesuai dengan minat.
Bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia profesional, memilih tempat internship sebaiknya tidak dilakukan secara asal. Jurusan, minat, kemampuan, serta tujuan karier perlu menjadi pertimbangan agar pengalaman magang memberikan manfaat maksimal.
Kenali Jurusan dan Bidang yang Diminati
Langkah pertama dalam mencari tempat internship adalah memahami bidang yang ingin ditekuni. Mahasiswa perlu melihat kembali kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan dan menghubungkannya dengan kebutuhan industri.
Di Ma’soem University, mahasiswa Fakultas Pertanian dapat memilih dua program studi, yaitu S1 Teknologi Pangan dan S1 Agribisnis. Keduanya memiliki karakter bidang yang berbeda sehingga pilihan tempat magang dapat disesuaikan dengan minat mahasiswa. (Masoem University)
Mahasiswa Teknologi Pangan dapat mempertimbangkan perusahaan yang bergerak dalam pengolahan pangan, quality control, quality assurance, penelitian dan pengembangan produk, keamanan pangan, hingga industri makanan dan minuman.
Sementara itu, mahasiswa Agribisnis dapat mencari pengalaman di perusahaan pertanian, distributor produk pertanian, perusahaan yang berkaitan dengan rantai pasok, pemasaran komoditas, manajemen usaha pertanian, maupun bisnis berbasis agroindustri.
Tentukan Target Pengalaman yang Ingin Didapatkan
Sebelum mengirim lamaran internship, tentukan terlebih dahulu pengalaman apa yang ingin diperoleh. Jangan hanya menjadikan nama perusahaan sebagai pertimbangan utama.
Misalnya, mahasiswa Teknologi Pangan yang tertarik pada pengembangan produk dapat mencari posisi yang berkaitan dengan Research and Development (R&D). Mahasiswa yang menyukai ketelitian dan pengujian dapat mempertimbangkan posisi Quality Control (QC) atau Quality Assurance (QA).
Mahasiswa Agribisnis yang tertarik pada aktivitas bisnis dapat mencari posisi yang berhubungan dengan pemasaran, pengelolaan usaha, distribusi, atau supply chain. Dengan menentukan target sejak awal, mahasiswa akan lebih mudah memilih perusahaan yang memberikan pengalaman relevan.
Riset Perusahaan Sebelum Mengirim Lamaran
Setelah mengetahui bidang yang diminati, lakukan riset terhadap perusahaan yang menjadi target. Cari informasi mengenai produk, layanan, budaya kerja, bidang industri, lokasi, serta posisi internship yang tersedia.
Jangan hanya melihat apakah perusahaan tersebut terkenal. Perusahaan yang tidak terlalu besar tetapi memberikan kesempatan belajar dan tanggung jawab yang relevan juga dapat menjadi tempat internship yang berharga.
Periksa pula deskripsi pekerjaan dengan teliti. Pastikan tugas yang ditawarkan memiliki hubungan dengan kompetensi yang ingin dikembangkan.
Siapkan CV yang Menunjukkan Kemampuan
Mahasiswa yang belum memiliki pengalaman kerja tetap dapat membuat CV yang menarik. Pengalaman organisasi, kepanitiaan, proyek kuliah, praktikum, sertifikat, pelatihan, maupun kegiatan yang pernah dilakukan dapat menjadi bagian dari CV.
Untuk mahasiswa Teknologi Pangan, pengalaman praktikum pengolahan pangan, analisis bahan pangan, pengembangan produk, atau kegiatan yang berkaitan dengan keamanan pangan dapat ditonjolkan.
Bagi mahasiswa Agribisnis, pengalaman dalam kegiatan kewirausahaan, analisis usaha, pemasaran, pengelolaan proyek, atau aktivitas yang berkaitan dengan bisnis pertanian dapat menjadi nilai tambah.
Manfaatkan Pengalaman Praktik Selama Kuliah
Persiapan internship sebenarnya dapat dimulai sejak mahasiswa masih aktif mengikuti perkuliahan. Pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik dapat membantu mahasiswa lebih percaya diri ketika memasuki lingkungan kerja.
Ma’soem University melalui Fakultas Pertanian mengembangkan pembelajaran yang menghubungkan ilmu dengan kebutuhan industri. Program pengembangan yang tercantum dalam informasi Fakultas Pertanian juga mencakup program internship atau magang ke Jepang, MBKM, MSIB, project lapangan, dan mentoring startup. (Masoem University)
Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana ilmu yang diperoleh di kelas diterapkan dalam situasi nyata.
Bangun Relasi Sejak Sebelum Magang
Informasi internship tidak selalu ditemukan melalui portal lowongan kerja. Relasi dengan dosen, alumni, teman, komunitas, maupun perusahaan dapat membuka peluang yang sebelumnya tidak diketahui.
Mahasiswa dapat mulai membangun networking dengan mengikuti seminar, workshop, kegiatan akademik, proyek, maupun aktivitas yang mempertemukan mahasiswa dengan praktisi industri.
Relasi yang baik juga dapat membantu mahasiswa mendapatkan informasi mengenai lingkungan kerja dan posisi yang sesuai dengan kemampuan.
Pendaftaran Ma’soem University
Bagi calon mahasiswa yang ingin mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja melalui pendidikan yang relevan dengan bidang pangan dan agribisnis, Ma’soem University dapat menjadi salah satu pilihan perguruan tinggi.
Fakultas Pertanian Ma’soem University memiliki dua program studi, yaitu Teknologi Pangan dan Agribisnis. Teknologi Pangan diarahkan pada pengembangan produk pangan, keamanan pangan, kualitas produk, dan proses pengolahan. Sementara Agribisnis mengembangkan kemampuan dalam pengelolaan bisnis pertanian dari hulu hingga hilir. (Masoem University)
Informasi pendaftaran mahasiswa baru Ma’soem University dapat diperoleh melalui WhatsApp +62 851 8563 4253. Calon mahasiswa dapat menanyakan informasi mengenai program studi, proses pendaftaran, serta pilihan pendidikan yang sesuai dengan minat dan rencana karier.
Jangan Takut Memulai dari Internship Pertama
Internship pertama mungkin terasa menantang karena mahasiswa belum terbiasa menghadapi lingkungan kerja profesional. Namun, pengalaman tersebut justru dapat menjadi kesempatan untuk belajar.
Datang dengan sikap terbuka, mau menerima arahan, mampu bekerja sama, disiplin terhadap waktu, dan berani bertanya ketika belum memahami tugas merupakan sikap penting selama magang.
Pengalaman internship juga dapat membantu mahasiswa memahami apakah bidang yang dipilih benar-benar sesuai dengan minat. Jika ternyata tidak sesuai, pengalaman tersebut tetap memberikan pembelajaran yang berguna untuk menentukan arah karier berikutnya.
Pilih Tempat Magang yang Memberikan Ruang untuk Berkembang
Tempat internship yang baik bukan sekadar perusahaan yang memberikan status sebagai anak magang. Pilih lingkungan yang memungkinkan mahasiswa belajar, mendapatkan arahan, mengerjakan tugas yang relevan, dan mengenal proses kerja secara nyata.
Bagi mahasiswa Ma’soem University, khususnya pada Teknologi Pangan dan Agribisnis, kesempatan internship dapat menjadi jembatan untuk menghubungkan kompetensi perkuliahan dengan kebutuhan industri. Fakultas Pertanian Ma’soem University sendiri menekankan pengembangan kompetensi praktis dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi sektor agroindustri. (Masoem University)
Dengan menentukan bidang yang diminati, melakukan riset perusahaan, menyiapkan CV, membangun networking, serta memanfaatkan berbagai pengalaman selama kuliah, mahasiswa dapat meningkatkan peluang mendapatkan tempat internship pertama yang sesuai jurusan dan minat.




