Takut Bahasa Inggris Saat ke Luar Negeri? Ini Situasi yang Perlu Dipersiapkan

Pergi ke luar negeri untuk pertama kali sering menghadirkan rasa khawatir, terutama bagi orang yang merasa kemampuan bahasa Inggrisnya belum cukup baik. Kekhawatiran tersebut sebenarnya wajar. Bahasa Inggris banyak digunakan dalam situasi sehari-hari seperti bertanya arah, memesan makanan, melakukan check-in hotel, hingga berkomunikasi di bandara.

Kabar baiknya, seseorang tidak harus menguasai bahasa Inggris secara sempurna untuk dapat bepergian ke luar negeri. Hal yang lebih penting adalah memahami situasi yang kemungkinan terjadi dan menyiapkan kosakata serta kalimat sederhana yang relevan. Persiapan tersebut dapat membuat komunikasi terasa lebih mudah sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

Mengapa Bahasa Inggris Penting Saat Bepergian ke Luar Negeri?

Bahasa Inggris menjadi salah satu bahasa yang banyak digunakan sebagai alat komunikasi internasional. Di negara yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, wisatawan masih cukup sering menemukannya di bandara, hotel, pusat informasi, tempat wisata, restoran, dan fasilitas transportasi.

Kemampuan bahasa Inggris dasar dapat membantu ketika harus:

  • Menanyakan lokasi atau arah.
  • Membeli tiket transportasi.
  • Melakukan check-in dan check-out hotel.
  • Memesan makanan atau minuman.
  • Berkomunikasi saat berbelanja.
  • Meminta bantuan ketika mengalami kendala.
  • Memahami informasi pada papan petunjuk.
  • Menjawab pertanyaan sederhana dari petugas.

Karena itu, persiapan bahasa Inggris untuk perjalanan tidak harus dimulai dari materi yang rumit. Fokus utama sebaiknya berada pada kemampuan memahami dan menyampaikan informasi yang benar-benar dibutuhkan selama perjalanan.

Situasi di Bandara yang Perlu Dipersiapkan

Bandara menjadi salah satu tempat yang paling mungkin membuat wisatawan merasa gugup. Banyak informasi disampaikan menggunakan bahasa Inggris, mulai dari petunjuk menuju gate hingga pertanyaan petugas imigrasi.

Beberapa kosakata penting yang sebaiknya dipahami antara lain boarding pass, departure, arrival, gate, baggage claim, customs, dan immigration.

Wisatawan juga dapat mempersiapkan kalimat sederhana seperti:

  • “Where is gate number 10?”
  • “Where can I find the baggage claim?”
  • “Which line should I go to?”
  • “I am here for vacation.”
  • “Here is my passport.”

Tidak perlu menggunakan struktur kalimat yang terlalu kompleks. Pengucapan yang jelas dan jawaban sesuai pertanyaan biasanya jauh lebih membantu daripada mencoba menggunakan kosakata yang belum dikuasai.

Percakapan Saat Check-in Hotel

Setelah melewati bandara, kemampuan bahasa Inggris kembali dibutuhkan ketika tiba di penginapan. Proses check-in biasanya melibatkan beberapa pertanyaan dasar mengenai reservasi dan identitas.

Kosakata seperti reservation, room, passport, key card, breakfast, check-in time, dan check-out time dapat dipelajari sebelum berangkat.

Contoh percakapan yang bisa dilatih:

“I have a reservation under the name Rina.”

“What time is breakfast?”

“What time do I need to check out?”

“Could you tell me where the elevator is?”

Latihan seperti ini dapat membantu wisatawan membiasakan diri berbicara dalam konteks yang nyata. Tidak perlu menghafalkan dialog panjang karena situasi di lapangan dapat berbeda-beda.

Memesan Makanan di Restoran

Restoran juga menjadi tempat yang sering membuat wisatawan takut salah berbicara. Menu dalam bahasa Inggris mungkin terasa sulit jika terdapat banyak istilah makanan yang belum familiar.

Sebelum bepergian, pelajari kosakata dasar seperti menu, order, spicy, vegetarian, chicken, beef, seafood, bill, dan water.

Beberapa kalimat praktis yang bisa dipersiapkan meliputi:

  • “Can I have the menu, please?”
  • “I would like this one.”
  • “Is this spicy?”
  • “Does this contain seafood?”
  • “Can I have the bill, please?”

Menunjuk menu sambil menyebutkan nama makanan juga dapat menjadi solusi ketika kesulitan menyusun kalimat. Komunikasi tidak selalu harus berlangsung melalui percakapan panjang.

Bertanya Arah dan Menggunakan Transportasi

Tersesat di tempat asing merupakan salah satu situasi yang paling dikhawatirkan wisatawan. Kemampuan bertanya arah dalam bahasa Inggris dapat membantu ketika peta digital tidak cukup memberikan informasi.

Kalimat sederhana seperti “Where is the nearest station?” atau “How can I get to the airport?” sudah dapat digunakan untuk meminta bantuan.

Kosakata transportasi yang penting dipahami mencakup:

  • Train station — stasiun kereta
  • Bus stop — halte bus
  • Airport — bandara
  • Ticket — tiket
  • Platform — peron
  • Departure — keberangkatan
  • Arrival — kedatangan
  • One-way ticket — tiket sekali jalan
  • Return ticket — tiket pulang-pergi

Sebaiknya wisatawan juga mengetahui nama tujuan, alamat hotel, serta lokasi penting dalam bentuk tulisan. Cara ini membantu ketika pengucapan nama tempat terasa sulit.

Menghadapi Situasi Darurat

Persiapan bahasa Inggris tidak hanya berkaitan dengan wisata. Kemampuan menyampaikan masalah juga penting apabila terjadi keadaan darurat.

Beberapa kalimat yang perlu diketahui antara lain:

  • “I need help.”
  • “I lost my passport.”
  • “I lost my wallet.”
  • “Please call the police.”
  • “Where is the nearest hospital?”
  • “I don’t feel well.”

Kosakata yang berkaitan dengan kondisi darurat sebaiknya dipelajari sebelum perjalanan. Wisatawan juga dapat menyimpan alamat penginapan dan nomor penting agar mudah ditunjukkan kepada orang lain ketika mengalami kesulitan.

Jangan Takut Salah Saat Berbicara Bahasa Inggris

Rasa takut melakukan kesalahan sering menjadi hambatan terbesar. Banyak orang sebenarnya memahami kosakata dasar, tetapi memilih diam karena khawatir tata bahasa atau pengucapannya tidak sempurna.

Dalam perjalanan, tujuan utama komunikasi adalah menyampaikan dan memahami informasi. Kesalahan tata bahasa kecil tidak selalu menghambat komunikasi selama pesan yang disampaikan masih dapat dipahami.

Latihan berbicara secara rutin dapat membantu mengurangi rasa gugup. Salah satu caranya adalah melakukan simulasi situasi perjalanan, misalnya berpura-pura sedang melakukan check-in hotel atau memesan makanan di restoran.

Persiapan Bahasa Inggris Bisa Dimulai dari Lingkungan Pendidikan

Kemampuan bahasa Inggris yang lebih terstruktur dapat menjadi bekal bagi pelajar maupun mahasiswa yang ingin meningkatkan kemampuan komunikasi untuk kebutuhan akademik, pekerjaan, atau perjalanan internasional.

Ma’soem University menjadi salah satu kampus swasta yang relevan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan akademik dan keterampilan komunikasi. Di lingkungan FKIP Ma’soem University, tersedia dua jurusan, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris.

Program Pendidikan Bahasa Inggris dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang memang ingin mendalami bahasa Inggris secara lebih terarah. Sementara itu, BK memiliki fokus bidang yang berbeda dan tidak dapat disamakan dengan Pendidikan Bahasa Inggris. Pemilihan jurusan sebaiknya disesuaikan dengan minat serta tujuan pendidikan masing-masing.

Bagi pelajar yang tertarik mengembangkan kemampuan bahasa Inggris, proses belajar di perguruan tinggi juga dapat menjadi kesempatan untuk membangun kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa tersebut, bukan hanya mempelajari teori tata bahasa.

Latihan yang Bisa Dilakukan Sebelum Berangkat

Persiapan tidak harus membutuhkan waktu berbulan-bulan. Latihan singkat tetapi rutin dapat membantu membangun kebiasaan.

Beberapa cara yang bisa dilakukan:

  1. Buat daftar kosakata berdasarkan situasi. Pisahkan kosakata untuk bandara, hotel, restoran, transportasi, dan keadaan darurat.
  2. Latih kalimat pendek. Utamakan kalimat yang benar-benar mungkin digunakan selama perjalanan.
  3. Biasakan mendengarkan bahasa Inggris. Dengarkan percakapan sederhana agar telinga terbiasa dengan berbagai aksen.
  4. Latihan berbicara sendiri. Ucapkan kalimat secara lantang untuk membiasakan pengucapan.
  5. Simulasikan percakapan. Minta teman atau keluarga berperan sebagai petugas hotel, kasir, atau petugas bandara.
  6. Pelajari cara meminta pengulangan. Kalimat seperti “Could you say that again, please?” berguna ketika tidak memahami ucapan lawan bicara.
  7. Siapkan informasi penting secara tertulis. Nama hotel, alamat, tujuan, dan informasi perjalanan dapat ditampilkan ketika kesulitan menjelaskannya secara lisan.

No. WhatsApp Ma’soem University: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com