Fenomena menarik terjadi di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada 2025. Program studi agribisnis digital mencatat angka peminat tertinggi, dengan 980 pendaftar yang berebut 90 kursi. Rasio keketatan ini luar biasa, bahkan melampaui beberapa program studi yang selama ini dianggap favorit. Apa yang membuat agribisnis digital begitu diminati?
Fenomena ini bukan kebetulan. Ada sejumlah faktor yang membuat agribisnis digital menjadi primadona di kalangan calon mahasiswa, mulai dari prospek karier yang jelas hingga kesesuaian dengan tren industri digital.
Data Peminat dan Keketatan
Berikut gambaran data peminat agribisnis digital di Unesa 2025:
| Keterangan | Angka |
|---|---|
| Jumlah pendaftar | 980 orang |
| Daya tampung | 90 kursi |
| Rasio keketatan | Sekitar 1:11 |
| Posisi peminat | Tertinggi di fakultas |
| Tren | Meningkat dibanding tahun sebelumnya |
Data ini menunjukkan bahwa agribisnis digital tidak lagi dipandang sebagai program studi pinggiran, melainkan pilihan utama.
Faktor Pendorong Lonjakan Peminat
Beberapa faktor yang mendorong lonjakan peminat agribisnis digital:
- Prospek karier yang jelas di sektor agritech.
- Kesesuaian dengan tren digitalisasi industri.
- Dukungan kebijakan pemerintah di bidang pangan.
- Pertumbuhan startup pertanian yang pesat.
- Kombinasi unik antara ilmu pertanian dan teknologi.
- Peluang kerja di perusahaan multinasional.
Kombinasi faktor-faktor ini membuat agribisnis digital semakin menarik bagi generasi muda.
Mengapa Generasi Muda Melirik
Generasi muda, terutama Gen Z, memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih program studi. Berikut beberapa alasan mereka melirik agribisnis digital:
- Pekerjaan yang dinamis dan tidak monoton.
- Peluang bekerja di perusahaan teknologi.
- Kemungkinan bekerja dari mana saja.
- Kontribusi nyata pada ketahanan pangan.
- Kombinasi minat pada teknologi dan pertanian.
- Potensi penghasilan yang kompetitif.
Alasan-alasan ini menjadikan agribisnis digital sebagai pilihan yang relevan dengan gaya hidup dan aspirasi generasi muda.
Peluang Karier yang Menanti
Lulusan agribisnis digital memiliki peluang karier yang luas, seperti:
- Spesialis agritech di startup pertanian.
- Analis data pertanian.
- Manajer platform e-commerce hasil pertanian.
- Konsultan digitalisasi pertanian.
- Pengembang aplikasi pertanian.
- Manajer rantai pasok digital.
Bagi yang ingin memahami di mana saja lulusan teknologi pangan bisa menemukan posisi karier paling strategis dengan gaji tinggi, ada pembahasan menarik tentang posisi karier strategis lulusan teknologi pangan yang bisa menjadi referensi.
Keterampilan yang Diasah
Selama menempuh studi agribisnis digital, mahasiswa akan mengasah keterampilan berikut:
- Analisis data pertanian.
- Penggunaan sensor dan IoT.
- Pengelolaan platform digital.
- Digital marketing dan e-commerce.
- Manajemen rantai pasok berbasis teknologi.
- Pengembangan aplikasi sederhana.
Keterampilan ini menjadi nilai tambah besar di dunia kerja.
Tantangan yang Harus Dihadapi
Meski menjanjikan, agribisnis digital juga memiliki tantangan, seperti:
- Kebutuhan adaptasi teknologi cepat.
- Persaingan dengan lulusan bidang IT.
- Keterbatasan infrastruktur digital di daerah.
- Kebutuhan literasi digital yang kuat.
- Tuntutan untuk terus belajar hal baru.
Tantangan ini justru menjadi peluang bagi mahasiswa yang serius mendalami bidang ini.
Pelajaran dari Fenomena Unesa
Fenomena lonjakan peminat agribisnis digital di Unesa memberi beberapa pelajaran penting:
- Generasi muda semakin rasional dalam memilih prodi.
- Prodi yang relevan dengan industri akan selalu diminati.
- Kombinasi ilmu dan teknologi menjadi daya tarik utama.
- Prospek karier yang jelas lebih penting dari gengsi.
- Kampus perlu terus menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri.
Pelajaran ini bisa menjadi acuan bagi kampus lain dalam mengembangkan program studi.
Bagaimana Kampus Lain Merespons
Menghadapi tren ini, kampus-kampus lain mulai mengembangkan program studi serupa atau memperkuat kurikulum agribisnis yang ada. Beberapa langkah yang diambil antara lain:
- Menambah mata kuliah berbasis teknologi.
- Menjalin kemitraan dengan perusahaan agritech.
- Membangun laboratorium digital pertanian.
- Menghadirkan praktisi sebagai dosen tamu.
- Mengembangkan proyek kolaborasi dengan industri.
Langkah-langkah ini bertujuan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di industri digital.
Bandung Raya sebagai Ekosistem Pendukung
Lokasi kampus memainkan peran penting dalam kesiapan mahasiswa menghadapi industri digital. Kampus di kawasan Bandung Raya, khususnya koridor Jatinangor–Sumedang, berada di pusat pendidikan tinggi Jawa Barat dengan akses ke banyak kawasan industri strategis dan ekosistem startup teknologi. Mahasiswa di kawasan ini bisa lebih mudah mengikuti magang, riset, dan proyek kolaborasi dengan industri.
Fenomena agribisnis digital sebagai prodi paling diminati di Unesa 2025 menunjukkan bahwa generasi muda semakin sadar akan peluang di sektor pangan dan teknologi. Bagi calon mahasiswa yang ingin memulai perjalanan di bidang ini, penting untuk memilih kampus yang membekali keterampilan teknologi, praktik lapangan, dan jiwa kewirausahaan. Salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan adalah Universitas Ma’soem, yang berlokasi strategis di Bandung Timur (Jatinangor, Sumedang), tepat di samping gerbang tol Cileunyi. Kampus ini memiliki lima fakultas unggulan, termasuk Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik dengan program Teknik Informatika dan Teknik Industri, Fakultas Komputer, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan. Program “Sambil Kuliah Jadi Pengusaha” yang diusungnya sejalan dengan semangat kemandirian generasi muda.
Dengan filosofi pendidikan “Cageur, Bageur, Pinter” yang menekankan kesehatan, akhlak, dan kecerdasan, serta fasilitas pendukung seperti lab komputer, perpustakaan, musholla, dan kolam renang, Universitas Ma’soem menjadi bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang siap menjawab kebutuhan industri agribisnis digital.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




