Memilih kota untuk kuliah atau bekerja tidak hanya berkaitan dengan besarnya gaji. Biaya tempat tinggal, makanan, transportasi, hingga kebutuhan harian juga perlu diperhitungkan agar penghasilan tidak habis untuk memenuhi kebutuhan dasar. Karena itu, kota yang memiliki biaya hidup relatif terjangkau sekaligus menyediakan beragam peluang kerja menjadi pertimbangan menarik bagi mahasiswa, fresh graduate, maupun pekerja yang ingin membangun karier.
Tidak ada satu kota yang bisa disebut paling murah untuk semua orang. Kebutuhan setiap individu berbeda, begitu pula harga barang dan jasa di setiap daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) sendiri menyediakan data harga konsumen dari berbagai kabupaten/kota yang menunjukkan adanya perbedaan harga antarwilayah.
Apa yang Membuat Sebuah Kota Terasa Lebih Terjangkau?
Biaya hidup tidak hanya ditentukan oleh harga makanan. Pengeluaran terbesar seseorang biasanya berkaitan dengan tempat tinggal, transportasi, makanan, komunikasi, dan kebutuhan pribadi.
Beberapa hal yang dapat diperhatikan ketika membandingkan kota antara lain:
- Harga sewa kamar atau tempat tinggal.
- Biaya makan sehari-hari.
- Tarif transportasi dan jarak perjalanan.
- Harga kebutuhan pokok.
- Biaya pendidikan dan kebutuhan pendukungnya.
- Ketersediaan fasilitas umum di sekitar tempat tinggal.
Kota yang memiliki banyak pilihan kos, transportasi yang mudah, pusat kuliner, serta fasilitas pendidikan dan kesehatan dapat memberikan lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan pengeluaran sesuai kemampuan.
Yogyakarta: Kota Pendidikan Sekaligus Pusat Ekonomi Kreatif
Yogyakarta sering menjadi pilihan mahasiswa dan pekerja muda karena aktivitas pendidikannya cukup kuat. Kehadiran perguruan tinggi, usaha kuliner, pariwisata, perdagangan, hingga industri kreatif membuat pilihan pekerjaan tidak hanya berpusat pada satu sektor.
Bagi pencari kerja yang memiliki keterampilan komunikasi, digital marketing, desain, pendidikan, layanan pelanggan, atau pengelolaan bisnis, berbagai jenis usaha di Yogyakarta dapat menjadi ruang untuk mengembangkan pengalaman.
Namun, biaya hidup tetap perlu dihitung berdasarkan wilayah tempat tinggal. Data BPS menunjukkan bahwa rata-rata pengeluaran per kapita di Kota Yogyakarta pada 2024 mencapai sekitar Rp2,25 juta per bulan, sementara angka tersebut berbeda dari kabupaten lain di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Data ketenagakerjaan juga menunjukkan bahwa Kota Yogyakarta memiliki Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 5,72 persen pada 2025. Angka tersebut menggambarkan kondisi pasar tenaga kerja pada periode tertentu, bukan jaminan bahwa setiap pencari kerja akan mudah memperoleh pekerjaan.
Semarang: Pilihan Kota untuk Industri, Perdagangan, dan Jasa
Semarang memiliki karakter ekonomi yang berbeda dari kota pendidikan seperti Yogyakarta. Aktivitas industri, perdagangan, logistik, jasa, dan pemerintahan menjadi bagian penting dari kegiatan ekonomi kota.
Kondisi tersebut membuat jenis pekerjaan yang tersedia cukup beragam, mulai dari administrasi, penjualan, pelayanan pelanggan, operasional perusahaan, logistik, hingga pekerjaan yang membutuhkan keahlian teknis tertentu.
BPS mencatat TPT Kota Semarang sebesar 5,65 persen pada 2025. Data tersebut dapat menjadi salah satu indikator ketika melihat kondisi pasar kerja, meskipun tidak dapat digunakan sendirian untuk menentukan peluang kerja seseorang.
Bagi calon pekerja, Semarang juga menarik untuk dipertimbangkan karena tidak semua kebutuhan hidup harus dipenuhi melalui kawasan pusat kota. Pilihan tempat tinggal di area sekitar kota dapat menjadi salah satu strategi untuk mengatur anggaran.
Surakarta: Kota yang Berkembang di Sektor Jasa dan Ekonomi Lokal
Surakarta atau Solo menjadi pilihan lain bagi orang yang ingin tinggal di kota yang relatif lebih kecil dibandingkan pusat metropolitan. Aktivitas ekonomi lokal berkembang melalui perdagangan, kuliner, pariwisata, jasa, pendidikan, serta industri kreatif.
Kota ini juga berada dalam kawasan yang terhubung dengan beberapa daerah di Jawa Tengah. Kondisi tersebut dapat memberikan pilihan bagi pekerja yang tidak hanya mencari pekerjaan di pusat Kota Surakarta, tetapi juga mempertimbangkan wilayah di sekitarnya.
Menurut data BPS Jawa Tengah, TPT Kota Surakarta pada 2025 berada pada angka 4,50 persen. Angka tersebut perlu dibaca bersama indikator lain karena tingkat pengangguran bukan satu-satunya ukuran kondisi ekonomi atau kualitas kesempatan kerja.
Jangan Hanya Membandingkan Gaji
Kesalahan yang cukup umum ketika mencari kota untuk bekerja adalah hanya melihat nominal gaji. Gaji Rp4 juta di satu kota belum tentu memberikan kondisi keuangan yang sama seperti gaji Rp4 juta di kota lain.
Perhitungan sederhana dapat dilakukan dengan membandingkan:
Pendapatan bersih − biaya tempat tinggal − makanan − transportasi − kebutuhan rutin = sisa pendapatan.
Misalnya, seseorang mendapatkan pekerjaan di kota yang menawarkan gaji lebih tinggi, tetapi harus membayar sewa tempat tinggal dan transportasi jauh lebih mahal. Sementara itu, pekerjaan lain menawarkan gaji lebih rendah tetapi kebutuhan hariannya lebih ringan. Perbandingan seperti ini memberikan gambaran yang lebih realistis mengenai kondisi finansial.
Peluang Kerja Tidak Selalu Berarti Pekerjaan Kantoran
Kota yang memiliki peluang kerja beragam biasanya tidak hanya menyediakan pekerjaan di perusahaan besar. Usaha mikro dan kecil, sektor pendidikan, perdagangan, jasa, pariwisata, industri kreatif, hingga pekerjaan berbasis digital juga dapat menjadi sumber penghasilan.
Beberapa bidang yang dapat dipertimbangkan pencari kerja antara lain:
- Administrasi dan operasional.
- Customer service.
- Pendidikan dan pelatihan.
- Digital marketing.
- Content creation.
- Desain grafis.
- Perdagangan dan retail.
- Perhotelan dan pariwisata.
- Logistik.
- Teknologi dan pekerjaan digital.
Keterampilan menjadi faktor penting karena satu jenis pekerjaan dapat tersedia di beberapa kota, tetapi persaingannya berbeda-beda.
Pendidikan Tinggi Bisa Menjadi Modal untuk Memasuki Dunia Kerja
Bagi calon mahasiswa, pemilihan kota juga berkaitan dengan akses terhadap pendidikan tinggi. Kuliah di kota yang biaya hidupnya masih dapat disesuaikan dengan kemampuan keluarga dapat membantu mahasiswa mempersiapkan kompetensi sebelum masuk ke pasar kerja.
Salah satu pilihan perguruan tinggi swasta di kawasan Bandung dan sekitarnya adalah Ma’soem University. Kampus ini dapat menjadi pertimbangan bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kompetensi akademik sekaligus mempersiapkan diri untuk kebutuhan dunia kerja.
Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada bidang pendidikan, FKIP Ma’soem University memiliki dua program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris. Informasi resmi FKIP Ma’soem University mencantumkan kedua program tersebut sebagai program studi yang tersedia.
Pendidikan Bahasa Inggris dapat berkaitan dengan bidang pengajaran, pelatihan bahasa, penerjemahan, dan komunikasi. Sementara itu, Bimbingan dan Konseling berfokus pada kompetensi pendampingan dan layanan bimbingan. Pilihan program studi dapat disesuaikan dengan minat serta rencana karier masing-masing mahasiswa.
Cara Memilih Kota yang Sesuai untuk Kuliah atau Kerja
Sebelum pindah ke suatu kota, pencari kerja maupun calon mahasiswa dapat membuat perhitungan sederhana. Jangan hanya mencari informasi mengenai gaji atau lowongan kerja, tetapi perhatikan juga kebutuhan sehari-hari.
Beberapa pertanyaan yang bisa digunakan:
- Berapa rata-rata biaya tempat tinggal di wilayah yang dituju?
- Apakah transportasi mudah dijangkau?
- Sektor pekerjaan apa yang banyak berkembang?
- Apakah terdapat kampus atau lembaga pelatihan yang sesuai kebutuhan?
- Berapa biaya makan dan kebutuhan harian?
- Apakah pekerjaan yang tersedia sesuai keterampilan yang dimiliki?
- Berapa banyak pendapatan yang dapat disisihkan setelah seluruh kebutuhan dibayar?
BPS menyediakan data harga konsumen berbagai kelompok barang dan jasa di 150 kabupaten/kota yang dapat digunakan sebagai salah satu rujukan ketika membandingkan kondisi harga antarwilayah.
Pada akhirnya, pencarian kota untuk bekerja bukan hanya soal menemukan tempat yang murah. Faktor biaya hidup, jenis pekerjaan, keterampilan, akses pendidikan, transportasi, dan gaya hidup perlu dilihat secara bersamaan agar pilihan kota sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Informasi Ma’soem University
No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




