Saat membuka aplikasi di smartphone, memesan makanan secara online, menggunakan ATM, hingga menonton video di platform digital, sebenarnya kita sedang berinteraksi dengan sistem yang dibangun menggunakan pemrograman. Pemrograman merupakan proses memberikan instruksi kepada komputer agar dapat menjalankan tugas tertentu sesuai kebutuhan.
Hal menariknya, pemrograman tidak hanya digunakan oleh perusahaan teknologi atau programmer profesional. Hampir setiap bidang yang memanfaatkan perangkat digital membutuhkan pemrograman agar sistemnya dapat berjalan secara otomatis, cepat, dan teratur.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memahami bagaimana teknologi bekerja di balik layar, Universitas Ma’soem menyediakan program studi S1 Sistem Informasi yang mempelajari hubungan antara teknologi, sistem, data, dan kebutuhan organisasi. Bidang ini dapat menjadi pilihan pembelajaran bagi mahasiswa yang ingin memahami cara merancang dan mengelola sistem informasi untuk berbagai kebutuhan, termasuk yang berkaitan dengan pemrograman.
Dari Bangun Tidur sampai Beraktivitas, Kode Ada di Mana-Mana
Coba perhatikan aktivitas sehari-hari. Alarm smartphone dapat berbunyi sesuai waktu yang telah diatur, aplikasi cuaca menampilkan informasi kondisi tertentu, dan aplikasi transportasi dapat menunjukkan lokasi kendaraan secara real-time. Semua itu membutuhkan instruksi komputer yang dirancang melalui pemrograman.
Beberapa contoh sederhana yang mungkin sering digunakan antara lain:
- Aplikasi perbankan, untuk mengecek saldo dan melakukan transaksi.
- Marketplace, untuk menampilkan produk dan memproses pesanan.
- Media sosial, untuk mengatur tampilan konten dan interaksi pengguna.
- Aplikasi transportasi, untuk mengatur lokasi, rute, dan pemesanan.
- Game, untuk mengatur karakter, aturan permainan, hingga skor.
Jadi, pemrograman bukan sesuatu yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Justru, banyak aktivitas digital yang kita lakukan bergantung pada kode di balik layar.
Bidang Kesehatan Juga Membutuhkan Pemrograman
Di bidang kesehatan, pemrograman membantu berbagai proses pengelolaan informasi. Rumah sakit dan klinik dapat menggunakan sistem digital untuk menyimpan data pasien, mengatur jadwal, mencatat pemeriksaan, hingga mengelola informasi obat.
Bayangkan jika seluruh data pasien harus dicatat dan dicari secara manual. Petugas tentu membutuhkan waktu lebih lama ketika harus menemukan informasi tertentu. Sistem berbasis komputer dapat membantu membuat proses tersebut lebih terorganisir.
Pemrograman juga dapat digunakan untuk membangun aplikasi kesehatan, sistem antrean digital, serta berbagai perangkat yang membantu tenaga kesehatan mengolah data.
Pendidikan, Bisnis, dan Perbankan Tidak Lepas dari Sistem Digital
Pemrograman juga memiliki peran besar dalam bidang pendidikan. Platform pembelajaran online, sistem ujian berbasis komputer, presensi digital, dan portal akademik membutuhkan sistem yang dapat memproses data pengguna.
Dalam dunia bisnis, pemrograman membantu perusahaan mengelola berbagai aktivitas seperti:
- pencatatan transaksi;
- pengelolaan stok barang;
- pengolahan data pelanggan;
- pembuatan website dan aplikasi;
- penyusunan laporan secara otomatis.
Sementara itu, perbankan menggunakan sistem digital untuk mendukung transaksi, keamanan akun, layanan ATM, mobile banking, hingga internet banking.
Ketika Sistem Manual Mulai Menimbulkan Masalah
Meskipun pencatatan manual masih digunakan dalam beberapa aktivitas, cara ini dapat menimbulkan masalah ketika jumlah data semakin banyak. Kesalahan input, data yang sulit dicari, pencatatan ganda, hingga proses yang memerlukan waktu lama dapat terjadi.
Di sinilah sistem yang dibangun melalui pemrograman dapat menjadi solusi. Instruksi yang dibuat dengan kode memungkinkan komputer melakukan pekerjaan tertentu secara otomatis berdasarkan aturan yang telah ditentukan.
Bagi mahasiswa yang ingin memahami bagaimana solusi tersebut dirancang, mempelajari sistem informasi dapat menjadi langkah untuk mengenal proses analisis kebutuhan, pengelolaan data, perancangan sistem, hingga penerapan teknologi dalam organisasi.
Untuk informasi mengenai program studi dan penerimaan mahasiswa, Admin Univ Ma’soem dapat dihubungi melalui +62 851 8563 4253.
Pemrograman dalam Transportasi dan Perjalanan
Pernah menggunakan aplikasi untuk mencari rute perjalanan? Di balik peta digital yang menampilkan lokasi dan petunjuk arah terdapat sistem yang memproses banyak informasi.
Pemrograman dapat digunakan untuk membantu:
- menentukan rute perjalanan;
- menghitung estimasi waktu;
- mengelola pemesanan kendaraan;
- menampilkan posisi pengguna;
- memproses pembayaran digital.
Karena itu, transportasi modern membutuhkan sistem yang mampu menerima, mengolah, dan menampilkan data dengan cepat.
Industri Hiburan Mengandalkan Kode untuk Memberikan Pengalaman Interaktif
Menonton film, mendengarkan musik, atau memainkan game juga melibatkan pemrograman. Platform hiburan menggunakan sistem untuk mengelola akun, memutar konten, menyimpan preferensi, hingga memberikan rekomendasi berdasarkan aktivitas pengguna.
Pada game, pemrograman bahkan menjadi bagian utama yang mengatur bagaimana karakter bergerak, bagaimana permainan merespons tindakan pemain, dan bagaimana sistem menentukan hasil tertentu.
Hal tersebut menunjukkan bahwa pemrograman bukan hanya tentang membuat aplikasi. Pemrograman adalah cara untuk membuat perangkat digital memahami instruksi dan melakukan pekerjaan sesuai kebutuhan manusia.
Lalu, Mengapa Belajar Pemrograman Mulai dari Sekarang?
Salah satu tantangan bagi pemula adalah menganggap pemrograman terlalu rumit karena dipenuhi kode dan istilah teknis. Padahal, proses belajar dapat dimulai dari konsep sederhana seperti variabel, kondisi, fungsi, perulangan, database, hingga pembuatan sistem kecil.
Jika hanya melihat kode tanpa memahami penerapannya, belajar pemrograman memang dapat terasa membingungkan. Karena itu, pembelajaran yang menghubungkan teknologi dengan masalah nyata akan membantu mahasiswa memahami alasan sebuah sistem dibuat.
Melalui pendidikan di bidang Sistem Informasi, mahasiswa dapat belajar bukan sekadar bagaimana menulis kode, tetapi juga bagaimana mengidentifikasi masalah, memahami kebutuhan pengguna, mengolah data, dan merancang solusi berbasis teknologi. Jadi, ketika melihat aplikasi atau sistem digital yang digunakan setiap hari, kita tidak hanya menjadi pengguna, tetapi mulai memahami bagaimana teknologi tersebut bekerja di balik layar.




