Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Masoem University kembali menunjukkan komitmennya terhadap penjaminan mutu dan akuntabilitas institusi. Pada hari Senin, 24 November 2025, telah dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Kopertais Wilayah II Jawa Barat di lingkungan FEBI Masoem University.
Kegiatan Monev ini merupakan agenda rutin dan wajib yang diselenggarakan oleh Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Keagamaan Islam (Kopertais) untuk memastikan bahwa seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di bawah naungannya telah melaksanakan tata kelola akademik dan non-akademik sesuai standar yang ditetapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan peraturan pendidikan tinggi nasional.
Pelaksanaan dan Kehadiran Penuh Dosen FEBI
Acara Monev dimulai tepat pada pukul 13.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh pengelola dan dosen di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Kehadiran penuh dari civitas akademika FEBI mencerminkan kesiapan dan keterbukaan fakultas dalam menjalani proses evaluasi dan audit mutu dari pihak eksternal.
Tim Monev Kopertais Jabar disambut hangat oleh pimpinan FEBI Masoem University. Dekan FEBI, bersama jajaran wakil dekan dan kepala program studi, mempresentasikan capaian fakultas selama satu tahun terakhir, termasuk perkembangan kurikulum, kinerja dosen dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian), serta kondisi infrastruktur pendukung.
Fokus Utama Monev Kopertais
Dalam sesi Monev, tim Kopertais secara intensif meninjau beberapa aspek krusial yang berkaitan langsung dengan kualitas dan keberlangsungan operasional fakultas, di antaranya:
1. Administrasi Akademik dan Kurikulum
Tim evaluasi mencermati kesesuaian implementasi kurikulum dengan standar nasional dan visi Ekonomi dan Bisnis Islam. Peninjauan juga dilakukan terhadap sistem manajemen data mahasiswa, proses pembelajaran, dan rekapan nilai yang terintegrasi.
2. Kinerja Dosen dan Kualitas SDM
Aspek ini menjadi fokus penting, meliputi kelengkapan dokumen beban kerja dosen (BKD), keaktifan dosen dalam penelitian dan publikasi ilmiah, serta sertifikasi profesional dan kepangkatan. Kopertais mendorong FEBI Masoem University untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik dan profesionalisme dosennya.
3. Tata Kelola Kelembagaan dan Akreditasi
Evaluasi mendalam dilakukan terhadap tata kelola kelembagaan, termasuk sistem penjaminan mutu internal (SPMI) dan persiapan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk reakreditasi program studi. Monev ini berfungsi sebagai pre-audit untuk mengidentifikasi potensi kelemahan yang harus diperbaiki sebelum penilaian akreditasi formal.
Harapan dan Tindak Lanjut
Kegiatan Monev ini berlangsung secara konstruktif dengan sesi tanya jawab dan pemberian umpan balik (feedback) yang mendalam. Tim Kopertais memberikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai FEBI Masoem University, sekaligus memberikan catatan dan rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan standar mutu kelembagaan.
Dekan FEBI Masoem University menyambut baik hasil Monev tersebut. "Kami berterima kasih atas masukan berharga dari Kopertais Jabar. Hasil Monev ini akan segera kami tindak lanjuti sebagai panduan utama dalam memperbaiki tata kelola dan mempercepat pencapaian target akreditasi unggul," ujar perwakilan pimpinan FEBI.
Kegiatan Monev Kopertais di FEBI Masoem University ini menegaskan komitmen institusi dalam menjaga kualitas pendidikan Islam. Dengan terus menjalani proses evaluasi eksternal, Masoem University optimis dapat mencetak lulusan yang unggul dan profesional di bidang Ekonomi dan Bisnis Islam, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.





