Bakat atau Skill? Mana yang Lebih Penting untuk Karier Setelah Lulus?

Memasuki dunia kerja setelah lulus kuliah sering membuat mahasiswa bertanya, apakah keberhasilan karier lebih banyak ditentukan oleh bakat atau skill yang dimiliki? Ada orang yang terlihat cepat memahami suatu bidang karena memiliki bakat alami. Ada pula yang awalnya biasa saja, tetapi mampu berkembang pesat karena terus belajar dan berlatih.

Bakat dan skill memang sama-sama dapat membantu seseorang dalam mengembangkan karier. Namun, keduanya memiliki karakter yang berbeda. Bakat berkaitan dengan potensi atau kecenderungan alami seseorang, sedangkan skill terbentuk melalui proses belajar, latihan, pengalaman, dan kebiasaan.

Mengenal Perbedaan Bakat dan Skill

Bakat sering terlihat dari kemampuan seseorang dalam melakukan aktivitas tertentu secara relatif lebih mudah dibandingkan orang lain. Misalnya, seseorang memiliki kepekaan terhadap nada sehingga lebih cepat mempelajari musik. Orang lain mungkin memiliki kemampuan komunikasi yang baik sejak sekolah sehingga terlihat nyaman ketika berbicara di depan banyak orang.

Skill atau keterampilan merupakan kemampuan yang dapat dipelajari dan dikembangkan. Kemampuan menggunakan aplikasi desain, melakukan presentasi, menulis, mengelola media sosial, membuat laporan, hingga menggunakan bahasa asing termasuk contoh skill yang dapat diasah.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa memiliki bakat bukan berarti seseorang otomatis memiliki kemampuan profesional. Bakat tetap membutuhkan latihan agar berkembang menjadi kemampuan yang dapat digunakan dalam pekerjaan.

Bakat Bisa Menjadi Modal Awal dalam Karier

Bakat dapat memberikan keuntungan pada tahap awal ketika seseorang mempelajari bidang tertentu. Seseorang yang memiliki kemampuan komunikasi alami mungkin lebih mudah beradaptasi pada pekerjaan yang membutuhkan interaksi intensif.

Begitu pula mahasiswa yang memiliki ketertarikan terhadap angka dapat merasa lebih nyaman ketika mempelajari pekerjaan yang berkaitan dengan pengolahan data atau keuangan.

Meski begitu, bakat tidak selalu menentukan pilihan karier. Dunia kerja membutuhkan kemampuan yang dapat dibuktikan melalui hasil pekerjaan. Karena itu, bakat sebaiknya dipandang sebagai modal awal, bukan satu-satunya penentu keberhasilan.

Skill Lebih Mudah Dibuktikan di Dunia Kerja

Skill memiliki peran penting karena dapat terlihat melalui hasil dan pengalaman. Lulusan yang mampu membuat desain, mengelola konten, melakukan presentasi, menyusun laporan, mengoperasikan perangkat lunak tertentu, atau berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris memiliki keterampilan yang dapat diterapkan pada berbagai pekerjaan.

Skill juga dapat dikembangkan sesuai kebutuhan industri. Ketika teknologi atau tuntutan pekerjaan berubah, seseorang dapat mempelajari keterampilan baru agar tetap relevan.

Beberapa skill yang dapat dikembangkan mahasiswa sebelum lulus antara lain:

  • komunikasi lisan dan tulisan;
  • kemampuan presentasi;
  • bahasa asing;
  • pengoperasian perangkat digital;
  • pengelolaan media sosial;
  • kemampuan bekerja dalam tim;
  • manajemen waktu;
  • pemecahan masalah;
  • berpikir kritis; dan
  • kemampuan beradaptasi.

Tidak semua keterampilan tersebut harus dikuasai sekaligus. Mahasiswa dapat memilih beberapa skill yang paling relevan dengan bidang studi dan pekerjaan yang ingin dituju.

Pengalaman Membantu Mengubah Skill Menjadi Kompetensi

Memiliki skill secara teori belum tentu cukup ketika memasuki dunia kerja. Pengalaman memberikan kesempatan untuk menggunakan keterampilan dalam situasi nyata.

Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman melalui organisasi, kepanitiaan, proyek kampus, kegiatan sosial, magang, maupun pekerjaan paruh waktu yang sesuai. Misalnya, mahasiswa yang ingin bekerja di bidang komunikasi dapat melatih kemampuan menulis melalui pengelolaan media organisasi.

Pengalaman seperti itu juga dapat menjadi bahan untuk portofolio dan CV. Perekrut tidak hanya melihat apa yang dipelajari seseorang, tetapi juga bagaimana kemampuan tersebut pernah digunakan untuk menyelesaikan suatu tugas.

Kuliah Tidak Hanya tentang Nilai Akademik

Nilai akademik tetap menjadi bagian penting dari perjalanan pendidikan, tetapi pengembangan keterampilan juga perlu mendapat perhatian. Mahasiswa dapat menggunakan masa kuliah untuk mengenali bidang yang diminati sekaligus membangun kemampuan yang dibutuhkan.

Kampus menjadi salah satu lingkungan yang memungkinkan mahasiswa memperoleh kesempatan tersebut. Perkuliahan, diskusi, presentasi, kegiatan organisasi, hingga berbagai aktivitas akademik dapat menjadi ruang untuk melatih kemampuan komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan pemecahan masalah.

Ma’soem University sebagai salah satu kampus swasta dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan pendidikan sekaligus mempersiapkan keterampilan yang relevan untuk kebutuhan setelah lulus. Pilihan program studi yang sesuai juga dapat membantu mahasiswa mengarahkan pengembangan kemampuan berdasarkan minat dan rencana kariernya.

Bakat dan Skill Sebaiknya Dikembangkan Bersama

Pertanyaan mengenai mana yang lebih penting antara bakat dan skill sebenarnya tidak selalu harus dijawab dengan memilih salah satunya. Bakat dapat membantu seseorang mengenali potensi, sedangkan skill membuat potensi tersebut menjadi kemampuan yang lebih terarah.

Contohnya dapat terlihat pada mahasiswa yang memiliki bakat berbicara di depan umum. Bakat tersebut akan lebih bermanfaat apabila disertai latihan presentasi, kemampuan menyusun materi, penguasaan bahasa, serta pengalaman berbicara di hadapan berbagai jenis audiens.

Hal yang sama berlaku pada bidang lain. Seseorang yang memiliki bakat menulis tetap perlu memahami struktur tulisan, melakukan riset, mengembangkan kosakata, dan berlatih secara rutin agar kemampuan tersebut dapat digunakan secara profesional.

Pilihan Jurusan Juga Bisa Menjadi Bagian dari Persiapan Karier

Pemilihan program studi merupakan salah satu keputusan yang dapat memengaruhi arah pengembangan kemampuan mahasiswa. Karena itu, calon mahasiswa perlu mempertimbangkan minat, kemampuan yang ingin dikembangkan, serta bidang pekerjaan yang ingin dipelajari.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada bidang pendidikan, FKIP Ma’soem University memiliki dua program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris. Keduanya memiliki fokus pembelajaran yang berbeda sehingga calon mahasiswa dapat mempertimbangkan pilihan berdasarkan ketertarikan dan rencana pengembangan dirinya.

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, misalnya, dapat mengembangkan kemampuan bahasa sekaligus keterampilan komunikasi yang relevan untuk berbagai aktivitas akademik dan profesional. Sementara itu, bidang Bimbingan dan Konseling berkaitan dengan pemahaman individu, proses bimbingan, serta kemampuan berinteraksi secara profesional.

Cara Menentukan Skill yang Perlu Dikembangkan Sebelum Lulus

Tidak perlu menunggu sampai wisuda untuk mulai mempersiapkan kemampuan kerja. Mahasiswa dapat memetakan keterampilan yang dibutuhkan sejak masih menjalani perkuliahan.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah:

  1. Kenali pekerjaan yang diminati. Cari tahu keterampilan apa yang sering dibutuhkan dalam posisi tersebut.
  2. Evaluasi kemampuan saat ini. Catat kemampuan yang sudah dikuasai dan bagian yang masih perlu diperbaiki.
  3. Pilih skill prioritas. Fokus pada beberapa keterampilan yang paling relevan agar proses belajar lebih terarah.
  4. Cari kesempatan untuk praktik. Gunakan tugas kuliah, organisasi, proyek, atau kegiatan lain sebagai ruang latihan.
  5. Simpan hasil pekerjaan. Dokumentasikan karya yang dapat digunakan sebagai portofolio ketika mulai mencari pekerjaan.
  6. Terus belajar. Kebutuhan dunia kerja dapat berubah, sehingga keterampilan juga perlu dikembangkan secara berkelanjutan.

Bakat dapat menjadi alasan seseorang tertarik pada suatu bidang, tetapi skill membuat ketertarikan tersebut dapat berkembang menjadi kemampuan yang lebih nyata. Bagi mahasiswa, masa kuliah menjadi kesempatan untuk mengenali potensi sekaligus membangun keterampilan melalui proses belajar dan pengalaman.

Informasi Ma’soem University

No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com