Tes TOEFL sering menjadi salah satu persyaratan untuk keperluan akademik, beasiswa, pekerjaan, maupun pengembangan kemampuan bahasa Inggris. Bagi mahasiswa yang memiliki jadwal padat, belajar TOEFL tidak selalu harus dilakukan di ruang kelas atau menggunakan buku tebal. Perkembangan teknologi membuat berbagai materi latihan dapat diakses langsung melalui smartphone.
Belajar TOEFL dari HP bahkan dapat menjadi pilihan praktis bagi mahasiswa yang ingin memanfaatkan waktu luang. Namun, muncul pertanyaan penting: apakah belajar melalui HP benar-benar mampu meningkatkan skor TOEFL secara signifikan?
Jawabannya bisa iya, selama penggunaan HP dilakukan secara terarah. Perangkat tersebut pada dasarnya hanya menjadi media belajar. Hasil yang diperoleh tetap bergantung pada strategi, konsistensi, jenis latihan, dan kemampuan peserta dalam mengevaluasi kesalahan.
Kenapa Belajar TOEFL dari HP Bisa Efektif?
Smartphone memiliki berbagai fitur yang dapat membantu proses persiapan TOEFL. Mahasiswa dapat mengakses latihan soal, video pembelajaran, rekaman audio, kamus digital, hingga materi grammar tanpa harus membawa banyak perlengkapan.
Kemudahan tersebut membuat waktu belajar menjadi lebih fleksibel. Misalnya, latihan listening dapat dilakukan ketika sedang berada di perjalanan, sedangkan vocabulary bisa dipelajari beberapa menit sebelum tidur.
Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan melalui HP antara lain:
- Mengerjakan latihan soal TOEFL secara rutin.
- Mendengarkan materi bahasa Inggris untuk melatih listening.
- Mempelajari kosakata baru menggunakan aplikasi atau situs edukasi.
- Menonton video penjelasan mengenai grammar.
- Membaca artikel berbahasa Inggris untuk meningkatkan reading comprehension.
- Mencatat kesalahan dari latihan sebelumnya.
Kelebihan utama belajar melalui HP terletak pada aksesibilitas. Mahasiswa tidak perlu menunggu waktu khusus untuk membuka materi karena perangkat yang digunakan sehari-hari sudah dapat berfungsi sebagai media belajar.
Bagian TOEFL yang Bisa Dilatih dari HP
Persiapan TOEFL mencakup beberapa keterampilan bahasa Inggris yang membutuhkan jenis latihan berbeda. HP dapat dimanfaatkan untuk melatih sebagian besar keterampilan tersebut.
Listening
Fitur audio pada smartphone sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan memahami percakapan atau informasi dalam bahasa Inggris. Latihan sebaiknya tidak hanya berfokus pada mendengarkan, tetapi juga memahami gagasan utama, detail, dan konteks pembicaraan.
Peserta dapat mengulang audio yang sulit, mencatat kata yang tidak dipahami, kemudian mendengarkannya kembali setelah mempelajari kosakata tersebut.
Reading
Materi reading dapat ditemukan dalam berbagai sumber digital. Latihan membaca sebaiknya dilakukan secara bertahap, mulai dari memahami ide utama hingga mencari informasi spesifik dalam teks.
Kebiasaan membaca teks bahasa Inggris melalui HP juga dapat membantu mahasiswa mengenali kosakata dan pola kalimat yang sering muncul.
Structure and Grammar
Grammar menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan. Kesalahan dalam penggunaan tenses, subject-verb agreement, pronoun, conjunction, atau struktur kalimat dapat memengaruhi kemampuan menjawab soal structure.
Video pembelajaran dan latihan soal di HP dapat digunakan untuk memahami pola grammar. Namun, menghafalkan jawaban saja kurang efektif karena bentuk soal dapat berubah.
Vocabulary
Kosakata memiliki peran penting dalam reading dan listening. Semakin banyak kata yang dipahami, semakin mudah peserta menangkap informasi dalam materi bahasa Inggris.
Salah satu cara sederhana adalah membuat daftar kosakata baru setiap hari. Tidak perlu terlalu banyak; lima sampai sepuluh kata yang benar-benar dipahami dan digunakan dalam konteks dapat menjadi awal yang baik.
Apakah Skor TOEFL Bisa Naik Secara Signifikan?
Peningkatan skor sangat mungkin terjadi, tetapi tidak ada angka peningkatan yang dapat dijamin hanya karena seseorang belajar menggunakan HP. Faktor yang lebih menentukan adalah kualitas latihan dan konsistensi.
Belajar selama 15–30 menit setiap hari secara terarah dapat lebih bermanfaat daripada belajar selama beberapa jam tetapi hanya dilakukan sesekali. Peserta juga perlu mengetahui skor awal agar perkembangan dapat diukur.
Tes diagnostik dapat digunakan untuk menemukan bagian yang masih lemah. Jika hasil latihan menunjukkan listening sebagai kelemahan utama, waktu belajar dapat lebih banyak diarahkan pada kemampuan tersebut.
Pencatatan perkembangan juga penting. Setelah mengerjakan latihan, jangan hanya melihat jumlah jawaban benar. Periksa alasan jawaban salah dan kelompokkan jenis kesalahannya. Cara tersebut membantu peserta mengetahui pola kelemahan yang berulang.
Strategi Belajar TOEFL dari HP agar Lebih Terarah
Penggunaan smartphone dapat menjadi lebih efektif jika dibuat seperti jadwal belajar sederhana. Tidak perlu terlalu rumit. Contohnya, satu minggu dapat dibagi berdasarkan keterampilan yang ingin dilatih.
Contoh pola belajar:
- Senin: latihan vocabulary dan grammar.
- Selasa: listening selama 20–30 menit.
- Rabu: reading dan pencatatan kosakata.
- Kamis: latihan structure.
- Jumat: listening dan vocabulary.
- Sabtu: simulasi soal TOEFL.
- Minggu: mengevaluasi kesalahan dan mengulang materi yang belum dikuasai.
Pola tersebut dapat disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing. Jika seseorang sudah kuat dalam vocabulary tetapi lemah dalam listening, waktu latihan sebaiknya tidak dibagi secara sama rata.
Jangan Hanya Mengandalkan Aplikasi Latihan
Aplikasi belajar dapat membantu, tetapi pengguna tetap perlu memahami materi di balik setiap soal. Mendapatkan jawaban benar secara berulang tidak selalu berarti kemampuan TOEFL sudah meningkat.
Misalnya, seseorang mengerjakan soal grammar dan mengingat bahwa pilihan tertentu merupakan jawaban yang benar. Ketika struktur kalimat diubah, ia mungkin kembali mengalami kesulitan. Karena itu, latihan perlu disertai pemahaman mengenai alasan sebuah jawaban dianggap benar.
HP juga sebaiknya digunakan untuk mencari sumber belajar yang kredibel, bukan sekadar mengejar jumlah soal yang diselesaikan.
Belajar TOEFL sebagai Bagian dari Pengembangan Bahasa Inggris
Bagi mahasiswa, kemampuan bahasa Inggris tidak hanya berkaitan dengan skor tes. Kemampuan memahami teks, mendengarkan informasi, memahami grammar, dan memperkaya vocabulary juga dapat mendukung kegiatan akademik.
Hal tersebut relevan bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang memang memerlukan kemampuan bahasa Inggris sebagai bagian dari proses perkuliahan. Ma’soem University, sebagai salah satu kampus swasta, memiliki Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang menyediakan dua program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris.
Bagi mahasiswa yang mengambil Pendidikan Bahasa Inggris, kebiasaan berlatih bahasa Inggris secara mandiri melalui perangkat digital dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kemampuan tetap terasah. Namun, latihan mandiri tetap dapat dilengkapi melalui pembelajaran akademik, diskusi, dan praktik bahasa di lingkungan perkuliahan.
Kapan Harus Menggunakan HP dan Kapan Perlu Belajar Lebih Intensif?
HP sangat cocok untuk latihan singkat dan rutin. Namun, peserta yang memiliki target skor tertentu sebaiknya tidak hanya mengandalkan latihan spontan.
Jika jadwal ujian semakin dekat, latihan dapat dibuat lebih menyerupai kondisi tes. Gunakan batas waktu, kerjakan soal dalam satu sesi, lalu evaluasi hasilnya. Simulasi membantu peserta membiasakan diri mengatur waktu sekaligus mengetahui bagian yang masih membutuhkan perhatian.
Target belajar juga sebaiknya realistis. Peserta yang memperoleh skor awal rendah mungkin membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan seseorang yang sudah memiliki dasar bahasa Inggris kuat. Konsistensi menjadi faktor penting karena peningkatan kemampuan bahasa biasanya tidak terjadi hanya dalam beberapa kali latihan.
Tips Memaksimalkan HP untuk Persiapan TOEFL
Agar smartphone tidak justru menjadi sumber distraksi, beberapa kebiasaan sederhana dapat diterapkan:
- Tentukan durasi belajar sebelum membuka materi.
- Matikan notifikasi yang tidak berkaitan dengan belajar.
- Gunakan satu catatan khusus untuk vocabulary dan kesalahan grammar.
- Lakukan latihan secara rutin, bukan hanya ketika mendekati ujian.
- Ukur perkembangan melalui latihan atau tes secara berkala.
- Prioritaskan bagian TOEFL yang masih mendapatkan skor rendah.
- Kombinasikan latihan soal, listening, reading, dan pembelajaran grammar.
Pada akhirnya, HP dapat menjadi media belajar TOEFL yang praktis jika digunakan secara konsisten dan terarah. Teknologi mempermudah akses terhadap materi, tetapi peningkatan skor tetap membutuhkan proses belajar yang teratur, evaluasi kesalahan, dan latihan yang sesuai kebutuhan.
Informasi Ma’soem University
No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com




