Banyak calon mahasiswa yang tertarik masuk jurusan teknologi pangan sering bertanya: apakah kuliahnya banyak praktikum? Pertanyaan ini sangat wajar, karena jurusan teknologi pangan identik dengan laboratorium, pengujian bahan, dan proses produksi makanan.
Kabar baiknya, jika kamu memilih jurusan teknologi pangan di Universitas Ma’soem, jawabannya adalah: ya, banyak praktikum dan justru itu keunggulannya. Praktikum menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran agar mahasiswa benar-benar memahami teori sekaligus mampu menerapkannya di dunia industri.
Mengenal Jurusan Teknologi Pangan
Jurusan teknologi pangan adalah program studi yang mempelajari cara mengolah bahan mentah menjadi produk makanan dan minuman yang aman, bergizi, serta berkualitas. Di jurusan teknologi pangan, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga melakukan berbagai eksperimen dan praktik langsung.
Beberapa mata kuliah yang biasanya memiliki sesi praktikum antara lain:
- Kimia Pangan
- Mikrobiologi Pangan
- Analisis Mutu Pangan
- Teknologi Pengolahan Pangan
- Sanitasi dan Keamanan Pangan
- Pengemasan dan Penyimpanan
Karena sifatnya aplikatif, jurusan teknologi pangan memang dirancang agar mahasiswa terbiasa bekerja di laboratorium dan memahami proses produksi secara langsung.
Universitas Ma’soem dan Fokus Pembelajaran Praktis
Universitas Ma’soem yang berlokasi di Bandung Timur memiliki Fakultas Pertanian dengan dua program studi, salah satunya adalah jurusan teknologi pangan. Kampus ini dikenal dengan lingkungan yang nyaman, religius, dan fokus pada pembinaan karakter serta kesiapan kerja.
Di jurusan teknologi pangan Universitas Ma’soem, pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori di kelas. Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman praktikum di laboratorium untuk mendukung pemahaman materi.
Praktikum ini penting karena:
- Mahasiswa memahami proses pengolahan secara nyata
- Mahasiswa terbiasa menggunakan alat laboratorium
- Mahasiswa belajar menganalisis kualitas dan keamanan produk
- Mahasiswa siap menghadapi dunia industri setelah lulus
Dengan pendekatan ini, lulusan jurusan teknologi pangan memiliki kombinasi hard skill dan pengalaman praktik yang kuat.
Contoh Praktikum di Jurusan Teknologi Pangan
Lalu, seperti apa praktikum yang dilakukan?
1. Praktikum Kimia Pangan
Mahasiswa menganalisis kandungan zat dalam bahan makanan, seperti kadar air, protein, lemak, dan karbohidrat. Ini penting untuk memastikan nilai gizi dan kualitas produk.
2. Praktikum Mikrobiologi Pangan
Di sini mahasiswa belajar mengidentifikasi mikroorganisme dalam makanan. Tujuannya untuk memastikan produk aman dikonsumsi dan bebas dari bakteri berbahaya.
3. Praktikum Pengolahan Pangan
Mahasiswa mempraktikkan pembuatan produk seperti olahan susu, roti, minuman, atau makanan ringan. Mereka belajar teknik pengolahan yang tepat agar produk tahan lama dan tetap berkualitas.
4. Analisis Mutu dan Quality Control
Mahasiswa melakukan pengujian kualitas produk berdasarkan standar tertentu. Ini mirip dengan pekerjaan di industri sebagai Quality Control (QC).
Semua kegiatan tersebut membuat mahasiswa jurusan teknologi pangan tidak hanya paham teori, tetapi juga siap kerja.
Kenapa Praktikum Itu Penting?
Dalam dunia kerja, perusahaan makanan dan minuman membutuhkan tenaga ahli yang sudah terbiasa dengan prosedur laboratorium dan standar keamanan pangan. Jika selama kuliah mahasiswa sudah sering praktikum, maka mereka akan lebih percaya diri dan tidak kaget ketika masuk industri.
Itulah mengapa jurusan teknologi pangan identik dengan praktik langsung. Tanpa praktikum, pemahaman mahasiswa tidak akan maksimal.
Di Universitas Ma’soem, pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik menjadi nilai tambah tersendiri. Mahasiswa dibekali kemampuan teknis sekaligus pembinaan karakter agar siap menghadapi dunia kerja.
Apakah Praktikum Membuat Jurusan Ini Sulit?
Sebagian orang mengira banyaknya praktikum membuat jurusan teknologi pangan menjadi sulit. Sebenarnya tidak, asalkan kamu memiliki minat di bidang sains seperti kimia dan biologi.
Justru dengan praktikum, materi menjadi lebih mudah dipahami karena mahasiswa bisa melihat dan mencoba langsung prosesnya. Belajar pun terasa lebih menarik dibanding hanya mendengarkan teori di kelas.
Prospek Kerja Lulusan Jurusan Teknologi Pangan
Dengan banyaknya pengalaman praktikum, lulusan jurusan teknologi pangan memiliki peluang kerja yang luas, seperti:
- Quality Control (QC)
- Quality Assurance (QA)
- Research and Development (R&D)
- Supervisor Produksi
- Wirausaha di bidang pangan
Industri makanan dan minuman terus berkembang, sehingga kebutuhan tenaga ahli di bidang ini selalu ada.
Jadi, apakah Teknologi Pangan di Universitas Ma’soem banyak praktikum? Jawabannya ya, dan itu menjadi salah satu keunggulannya. Praktikum membantu mahasiswa jurusan teknologi pangan memahami teori secara mendalam sekaligus mempersiapkan diri untuk dunia kerja.
Dengan lingkungan kampus yang nyaman, fasilitas pendukung, serta pendekatan pembelajaran yang aplikatif, Universitas Ma’soem menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menempuh jurusan teknologi pangan.
Jika kamu menyukai sains, tertarik pada dunia makanan, dan ingin memiliki prospek kerja yang luas, jurusan teknologi pangan bisa menjadi langkah awal menuju masa depan yang cerah.





