IMG

Tugas Kuliah Jurusan Agribisnis Itu Kayak Apa Sih? Ini Gambaran Lengkapnya!

Banyak calon mahasiswa penasaran sebelum memilih jurusan agribisnis: tugas kuliahnya seperti apa? Apakah hanya laporan tertulis? Apakah banyak turun lapangan? Atau justru lebih banyak hitung-hitungan bisnis?

Pertanyaan ini wajar banget, apalagi kalau kamu ingin kuliah yang tidak membosankan dan punya prospek kerja jelas. Nah, di artikel ini kita akan membahas secara lengkap seperti apa tugas kuliah di jurusan agribisnis, khususnya jika kamu berkuliah di Universitas Ma’soem.


1. Tugas Analisis Usaha Agribisnis

Salah satu tugas paling umum di jurusan agribisnis adalah menganalisis sebuah usaha berbasis pertanian atau pangan. Misalnya, mahasiswa diminta meneliti usaha sayuran organik, bisnis pupuk, atau UMKM makanan olahan.

Biasanya tugas ini mencakup:

  • Analisis modal awal
  • Perhitungan biaya produksi
  • Estimasi keuntungan
  • Identifikasi risiko usaha
  • Strategi pengembangan bisnis

Tugas seperti ini melatih mahasiswa berpikir realistis dan memahami bagaimana sebuah bisnis berjalan dari hulu ke hilir.


2. Membuat Proposal dan Business Plan

Kalau kamu suka merancang ide bisnis, tugas ini pasti menarik. Di jurusan agribisnis, mahasiswa sering diminta membuat proposal usaha atau business plan lengkap.

Isi proposal biasanya meliputi:

  • Latar belakang usaha
  • Analisis pasar
  • Strategi pemasaran
  • Perhitungan BEP (Break Even Point)
  • Proyeksi keuntungan

Di Universitas Ma’soem, tugas seperti ini sering dikaitkan dengan kondisi nyata di lapangan. Jadi bukan sekadar teori, tapi benar-benar disesuaikan dengan tren pasar dan kebutuhan industri.

Tugas ini sangat bermanfaat, terutama bagi mahasiswa yang ingin menjadi wirausaha setelah lulus.


3. Studi Kasus dan Diskusi Kelompok

Selain tugas individu, jurusan agribisnis juga banyak memberikan tugas kelompok. Biasanya berbentuk studi kasus.

Contohnya:

  • Mengapa harga cabai bisa naik drastis?
  • Bagaimana strategi meningkatkan nilai jual produk lokal?
  • Apa penyebab kegagalan sebuah usaha pertanian?

Mahasiswa diminta menganalisis masalah dan menawarkan solusi. Setelah itu, hasilnya dipresentasikan di depan kelas.

Kegiatan ini melatih:

  • Kemampuan berpikir kritis
  • Kerja sama tim
  • Public speaking
  • Kemampuan menyampaikan argumen

4. Tugas Observasi atau Studi Lapangan

Salah satu hal menarik dari jurusan agribisnis adalah adanya tugas observasi langsung ke lapangan. Mahasiswa bisa mengunjungi:

  • UMKM pangan
  • Sentra pertanian
  • Perusahaan agribisnis
  • Pasar tradisional atau modern

Tujuannya agar mahasiswa memahami sistem distribusi dan pemasaran secara langsung.

Di Universitas Ma’soem, pendekatan seperti ini membuat mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja karena sudah memiliki gambaran nyata tentang industri agribisnis.


5. Laporan dan Analisis Data

Tentu saja, sebagai mahasiswa jurusan agribisnis, kamu juga akan membuat laporan. Namun, laporan ini biasanya berbasis analisis.

Misalnya:

  • Analisis permintaan dan penawaran
  • Analisis tren pasar
  • Analisis kelayakan investasi

Ada perhitungan di dalamnya, tetapi tidak terlalu rumit seperti jurusan teknik. Fokusnya lebih ke logika bisnis dan strategi pengambilan keputusan.


6. Presentasi dan Ujian Proyek

Di banyak mata kuliah jurusan agribisnis, nilai tidak hanya berasal dari ujian tertulis. Presentasi dan proyek juga menjadi penilaian penting.

Mahasiswa akan mempresentasikan:

  • Hasil riset pasar
  • Proposal bisnis
  • Strategi pemasaran
  • Laporan observasi

Hal ini sangat berguna untuk melatih kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi profesional.


Apakah Tugasnya Berat?

Setiap jurusan tentu memiliki tantangan. Namun, tugas di jurusan agribisnis cenderung variatif dan tidak monoton. Tidak hanya menulis, tetapi juga menganalisis, berdiskusi, dan membuat perencanaan bisnis.

Jika kamu:

  • Suka berdiskusi
  • Tertarik dengan dunia bisnis
  • Mau belajar strategi pemasaran
  • Punya minat di bidang pertanian atau pangan

Maka tugas-tugas ini justru akan terasa seru.


Lingkungan Belajar di Universitas Ma’soem

Belajar di Universitas Ma’soem memberikan pengalaman yang mendukung perkembangan mahasiswa secara akademik dan profesional.

Mahasiswa jurusan agribisnis dibimbing untuk:

  • Berpikir kritis
  • Kreatif dalam melihat peluang usaha
  • Siap menghadapi persaingan industri
  • Memiliki jiwa entrepreneur

Kombinasi antara teori dan praktik membuat tugas kuliah terasa relevan dengan dunia kerja.


Jadi, tugas kuliah di jurusan agribisnis itu seperti apa? Jawabannya: variatif, aplikatif, dan banyak berkaitan dengan dunia bisnis nyata.

Mulai dari analisis usaha, pembuatan business plan, studi kasus, observasi lapangan, hingga presentasi proyek. Semua dirancang untuk melatih mahasiswa agar siap menjadi profesional maupun pengusaha di bidang agribisnis.

Jika kamu ingin kuliah yang tidak hanya teori, tetapi juga melatih kemampuan strategi dan bisnis, maka jurusan agribisnis bisa menjadi pilihan tepat. Apalagi jika kamu menempuhnya di Universitas Ma’soem yang mendukung pembelajaran aplikatif dan pengembangan potensi mahasiswa secara maksimal.