IMG

Digital Marketing untuk Produk Pertanian: Materi Penting di Jurusan Agribisnis Universitas Ma’soem


Pernahkah kamu membayangkan seorang petani yang sedang melakukan live streaming di TikTok untuk menjual hasil panennya, atau melihat iklan kopi organik asli pegunungan Jawa Barat muncul di beranda Instagram-mu? Inilah wajah baru dunia pertanian saat ini. Pertanian tidak lagi identik dengan cara-cara konvensional yang kaku. Di era industri 4.0, Digital Marketing telah menjadi “nyawa” baru bagi sektor agribisnis.

Salah satu institusi pendidikan yang sangat serius menggarap potensi ini adalah Universitas Ma’soem (Masoem University). Terletak di kawasan pendidikan strategis Jatinangor-Cileunyi, Universitas Ma’soem hadir dengan visi mencetak lulusan Agribisnis yang tidak hanya paham cara budidaya, tapi juga jago dalam “perang” digital untuk memasarkan produk pertanian ke pasar nasional maupun internasional.


Mengenal Universitas Ma’soem: Kampusnya Calon Entrepreneur

Sebelum membahas lebih jauh soal strategi marketing, kita perlu tahu kenapa Universitas Ma’soem menjadi tempat yang tepat untuk belajar. Dengan filosofi “Cageur, Bageur, Pinter”, kampus ini mengedepankan keseimbangan antara kesehatan fisik, kemuliaan karakter, dan kecerdasan intelektual.

Di Jurusan Agribisnis Universitas Ma’soem, kurikulum didesain sangat dinamis. Kampus ini sadar bahwa mahasiswa zaman sekarang harus punya skill lebih agar bisa bersaing. Oleh karena itu, Agribisnis di sini tidak hanya bicara soal pupuk dan lahan, tetapi juga tentang manajemen bisnis, akuntansi, dan yang paling krusial: Pemasaran Digital. Dukungan fasilitas laboratorium komputer yang canggih serta lingkungan yang kental dengan nuansa kewirausahaan menjadikan mahasiswa betah untuk bereksperimen menciptakan model bisnis baru.


Mengapa Digital Marketing Wajib Dipelajari di Agribisnis?

Dulu, masalah utama petani adalah ketergantungan pada tengkulak. Rantai pasok yang terlalu panjang membuat harga di tingkat petani jatuh, sementara di konsumen sangat mahal. Digital marketing hadir sebagai solusi untuk memutus rantai tersebut. Melalui strategi pemasaran digital yang tepat, mahasiswa Agribisnis bisa membantu petani atau bisnis mereka sendiri untuk langsung terhubung dengan konsumen akhir (End User).

Berikut adalah materi-materi digital marketing penting yang menjadi fokus di Jurusan Agribisnis Universitas Ma’soem:

1. Social Media Marketing (SMM)

Media sosial bukan hanya tempat pamer foto, tapi mesin uang bagi agribisnis. Mahasiswa diajarkan cara mengelola akun bisnis di Instagram, Facebook, dan TikTok. Mereka belajar bagaimana membuat konten yang menarik (visual produk yang segar), penggunaan hashtag yang relevan, hingga cara berinteraksi dengan pengikut untuk membangun loyalitas pelanggan.

2. Search Engine Optimization (SEO) untuk Agrikultur

Pernah bertanya-tanya kenapa saat kamu mengetik “Jual Beras Organik Bandung” di Google, ada website tertentu yang muncul di halaman pertama? Itulah kekuatan SEO. Mahasiswa Agribisnis diajarkan cara mengoptimasi website atau artikel agar mudah ditemukan oleh calon pembeli. Di Universitas Ma’soem, materi ini sangat ditekankan agar produk-produk lokal bisa bersaing di mesin pencari.

3. Content Strategy dan Storytelling

Menjual produk pertanian itu unik. Orang tidak hanya membeli buah atau sayur, tapi mereka membeli “cerita” di baliknya. Mahasiswa diajarkan teknik storytelling: menceritakan proses tanam yang organik, perjuangan petani lokal, hingga manfaat kesehatan dari produk tersebut. Konten yang punya narasi kuat biasanya lebih mudah viral dan dipercaya konsumen.

4. Marketplace dan E-Commerce Management

Belajar cara mengelola toko di Shopee, Tokopedia, atau bahkan platform khusus pangan seperti Sayurbox adalah keharusan. Mahasiswa dibekali kemampuan manajemen inventaris online, cara menangani pesanan, hingga strategi promosi seperti flash sale dan gratis ongkir yang efektif untuk produk pangan.

5. Data Analytics

Digital marketing tanpa data adalah buta. Mahasiswa diajarkan cara membaca data lewat Google Analytics atau insight media sosial. Mereka belajar melihat kapan jam paling ramai orang belanja sayur, siapa target pasarnya (ibu rumah tangga atau pengusaha kafe), dan produk apa yang paling banyak dicari.


Keunggulan Agribisnis di Universitas Ma’soem

Kuliah Agribisnis di Universitas Ma’soem memberikan pengalaman yang berbeda karena pendekatan praktisnya:

  • Dosen Praktisi Bisnis: Banyak pengajar yang merupakan pelaku usaha, sehingga ilmu digital marketing yang diberikan bukan sekadar teori buku tahun lalu, melainkan tren yang sedang terjadi sekarang.
  • Inkubator Bisnis: Universitas Ma’soem memiliki wadah bagi mahasiswa yang ingin merintis startup agribisnis. Di sini, ide bisnismu akan dibimbing dari nol hingga siap dipasarkan secara digital.
  • Networking UMKM: Jaringan keluarga besar Ma’soem yang luas memberikan akses bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dengan banyak UMKM pangan di Jawa Barat. Mahasiswa bisa mempraktikkan ilmu digital marketing-nya untuk membantu UMKM tersebut naik kelas.

Prospek Karier: Menjadi Jembatan Pangan Digital

Dengan menguasai Digital Marketing, lulusan Agribisnis Universitas Ma’soem memiliki peluang karier yang sangat luas di tahun 2026:

  1. Digital Marketing Manager di Perusahaan Pangan: Mengelola strategi promosi perusahaan besar seperti produsen susu, mi instan, atau beras.
  2. Social Media Specialist untuk Startup Agri-Tech: Mengelola konten dan komunitas di perusahaan teknologi pertanian.
  3. Entrepreneur (Agripreneur): Membangun brand produk pertanian sendiri dan menjualnya secara langsung ke seluruh Indonesia melalui jalur digital.
  4. Konsultan Pemasaran Pertanian: Membantu kelompok tani atau koperasi untuk bertransformasi dari jualan konvensional ke digital.

Digital Marketing adalah kunci bagi masa depan pertanian Indonesia. Tanpa kemampuan pemasaran yang modern, produk pertanian sehebat apa pun akan sulit bersaing di pasar global yang semakin kompetitif.

Universitas Ma’soem memahami kebutuhan ini dengan menghadirkan pendidikan Agribisnis yang relevan, inovatif, dan berorientasi pada masa depan. Di sini, kamu tidak hanya belajar menjadi sarjana, tapi menjadi pejuang pangan digital yang siap memajukan ekonomi bangsa dengan karakter yang kuat.

Jadi, kalau kamu ingin sukses di dunia bisnis pertanian masa depan, menguasai digital marketing di Universitas Ma’soem adalah langkah awal yang paling tepat!