Kuliah di jurusan Teknologi Pangan Universitas Ma’soem akan membawamu ke dunia sains yang sangat dinamis. Di sini, kamu tidak hanya belajar cara memasak di dapur, tetapi membedah struktur kimia bahan pangan, menguji keamanan mikroba di laboratorium, hingga merancang inovasi produk yang bisa bertahan lama tanpa merusak nilai gizinya.
Universitas Ma’soem, yang terletak di perbatasan Bandung-Sumedang ini, memang dikenal memiliki komitmen tinggi untuk mencetak lulusan yang mahir secara praktis namun juga kuat secara akademis. Sebagai mahasiswa Tekpang di kampus yang kental dengan budaya disiplin dan islami ini, kamu pasti akan sering bertemu dengan tugas-tugas analisis atau laporan praktikum yang menuntut referensi kuat. Masalahnya, terkadang buku teks saja tidak cukup. Kamu butuh “amunisi” tambahan berupa jurnal internasional untuk memperkuat argumen di setiap tugasmu.
Dunia riset pangan berkembang sangat cepat. Apa yang dianggap tren tahun lalu bisa jadi sudah basi tahun ini. Oleh karena itu, kemampuan mencari jurnal internasional yang kredibel adalah skill wajib. Namun, banyak mahasiswa yang sering mengeluh karena banyak jurnal berkualitas yang harganya selangit (berbayar). Tenang, sebagai pejuang skripsi atau praktikum di Universitas Ma’soem, kamu harus tahu bahwa banyak jalan menuju literatur gratis yang legal dan berkualitas tinggi.
1. Manfaatkan Google Scholar dengan Keyword yang Tepat
Google Scholar adalah “gerbang” pertama bagi setiap akademisi. Namun, jangan hanya mengetik keyword bahasa Indonesia. Mengingat kamu mencari jurnal internasional, gunakanlah istilah teknis dalam bahasa Inggris.
- Tips: Gunakan fitur “Advanced Search”. Misalnya, jika kamu sedang riset tentang pengawetan alami, gunakan keyword seperti “Natural Food Preservatives AND Antimicrobial Activity”.
- Filter Waktu: Pastikan kamu mengatur rentang waktu (misal 5 tahun terakhir) agar data yang kamu peroleh tetap relevan dengan perkembangan industri pangan masa kini.
2. Cari di Database Open Access (DOAJ)
Banyak mahasiswa yang tidak tahu tentang DOAJ (Directory of Open Access Journals). Ini adalah harta karun bagi pencari jurnal gratis. Semua jurnal yang terindeks di sini bisa diunduh secara penuh (full text) tanpa dipungut biaya sepeser pun.
- Kualitas: Jurnal di DOAJ melewati proses peer-review yang ketat, jadi kualitasnya terjamin. Untuk anak Tekpang, kamu bisa mencari jurnal spesifik tentang Food Science, Nutrition, atau Agricultural Technology.
Mengapa Universitas Ma’soem Sangat Mendukung Budaya Riset?
Di Universitas Ma’soem, kamu tidak hanya didorong untuk menjadi “tukang hafal”, tapi menjadi pemecah masalah. Inilah alasan mengapa akses terhadap referensi berkualitas sangat penting:
- Karakter Pinter & Mandiri: Sesuai dengan pilar “Cageur, Bageur, Pinter”, mahasiswa Ma’soem dituntut untuk cerdas dalam mencari informasi secara mandiri. Mencari jurnal adalah bentuk kemandirian akademik.
- Dukungan Fasilitas: Perpustakaan Universitas Ma’soem terus berkembang menyediakan akses literatur bagi mahasiswa. Selain itu, kecepatan internet di area kampus sangat mendukung kamu untuk berselancar di database jurnal dunia.
- Persiapan Karier: Di industri pangan, kamu akan sering diminta riset mengenai regulasi atau bahan baru. Terbiasa membaca jurnal sejak kuliah di Ma’soem akan membuatmu selangkah lebih maju saat masuk dunia kerja nanti.
3. Gunakan Portal ResearchGate dan Academia.edu
Dua situs ini ibarat “media sosial” bagi para peneliti. Banyak profesor dan peneliti pangan dunia mengunggah hasil penelitian mereka di sini secara cuma-cuma.
- Strategi: Jika kamu menemukan jurnal berbayar di situs lain, cobalah cari judulnya di ResearchGate. Jika beruntung, sang penulis membagikannya secara gratis. Kamu bahkan bisa mengirim pesan langsung kepada penulisnya (biasanya mereka sangat senang jika karyanya dibaca oleh mahasiswa).
4. Manfaatkan Portal Garuda dan E-Resources Perpusnas
Sebagai mahasiswa Indonesia, kamu punya akses gratis ke ribuan jurnal internasional melalui E-Resources Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Kamu hanya perlu mendaftar secara online menggunakan NIK.
- Keunggulan: Di sini, kamu bisa mengakses database raksasa seperti ScienceDirect atau SpringerLink yang biasanya berbayar, namun sudah dilanggan oleh pemerintah untuk kita gunakan. Ini adalah jalur paling legal dan “mewah” untuk dapet jurnal Tekpang berkualitas dunia.
5. Cek Situs Organisasi Pangan Dunia
Bagi mahasiswa Tekpang, data dari organisasi resmi sangatlah kuat. Situs seperti FAO (Food and Agriculture Organization) atau WHO sering mengeluarkan laporan berkala dan jurnal penelitian mengenai keamanan pangan global yang bisa diunduh gratis. Ini sangat cocok untuk bab pendahuluan di laporan atau skripsimu di Universitas Ma’soem.
Tips Membaca Jurnal Internasional Tanpa Pusing
Banyak mahasiswa menyerah karena kendala bahasa. Tapi ingat, kamu kuliah di Universitas Ma’soem untuk berkembang! Berikut tipsnya:
- Baca Abstrak Dulu: Jangan langsung baca semua halaman. Baca abstrak dan kesimpulan untuk tahu apakah jurnal tersebut benar-benar relevan dengan tugasmu.
- Gunakan Ekstensi Translator: Jika bahasa Inggris masih jadi kendala, gunakan ekstensi browser seperti Google Translate atau gunakan DeepL yang lebih akurat secara tata bahasa sains.
- Lihat Daftar Pustaka: Jika kamu menemukan satu jurnal yang bagus banget, cek daftar pustakanya. Biasanya, jurnal-jurnal yang dirujuk di sana juga berkualitas tinggi dan relevan.
Strategi mencari jurnal internasional bukan hanya soal menemukan teks gratis, tapi soal membangun integritas akademikmu. Dengan menggunakan referensi yang kuat dan berkualitas, setiap tugas dan proyek inovasi pangan yang kamu buat di Universitas Ma’soem akan memiliki bobot yang berbeda. Kamu tidak hanya sekadar “ikut-ikutan”, tapi bicara berdasarkan data ilmiah terbaru.
Sebagai mahasiswa Ma’soem yang memiliki karakter disiplin dan mandiri, tantangan literatur bahasa Inggris seharusnya menjadi motivasi, bukan hambatan. Ingat, ahli teknologi pangan yang hebat lahir dari kebiasaan membaca dan meneliti yang tekun.





