Soft Skill Jurusan Manajemen Bisnis Syariah? Pertanyaan ini penting bagi calon mahasiswa yang ingin memastikan bahwa kuliah tidak hanya soal teori, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan non-teknis. Di era persaingan kerja yang semakin ketat, soft skill menjadi faktor kunci yang menentukan keberhasilan seseorang dalam membangun karier.
Jurusan Manajemen Bisnis Syariah tidak hanya membekali mahasiswa dengan kemampuan menyusun strategi bisnis, memahami manajemen keuangan, dan mengelola operasional perusahaan. Lebih dari itu, mahasiswa juga dilatih mengembangkan soft skill yang relevan dengan kebutuhan industri dan lembaga pemerintahan.
Mengapa Soft Skill Jurusan Manajemen Bisnis Syariah Itu Penting?
Soft skill adalah keterampilan interpersonal dan karakter yang memengaruhi cara seseorang bekerja dan berinteraksi. Dalam bidang manajemen dan bisnis syariah, kemampuan ini sangat penting karena lulusan akan berhadapan dengan klien, tim kerja, hingga pemangku kebijakan.
Soft Skill Jurusan Manajemen Bisnis Syariah mencakup berbagai kemampuan seperti:
- Komunikasi efektif
- Kepemimpinan
- Kerja sama tim
- Problem solving
- Manajemen waktu
- Integritas dan etika profesional
Industri bisnis syariah sangat menekankan prinsip amanah, transparansi, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, pembentukan karakter menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.
Kemampuan Komunikasi dan Negosiasi
Dalam dunia bisnis, komunikasi adalah kunci. Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah dilatih untuk mampu menyampaikan ide, membuat presentasi, serta melakukan negosiasi secara profesional. Keterampilan ini diasah melalui diskusi kelas, tugas presentasi, hingga simulasi studi kasus.
Kemampuan komunikasi yang baik membantu lulusan menjelaskan strategi bisnis, menyampaikan laporan keuangan, dan membangun relasi dengan mitra usaha. Soft skill ini juga menjadi nilai tambah saat mengikuti wawancara kerja atau seleksi CPNS.
Kepemimpinan dan Kerja Tim yang Solid
Soft Skill Jurusan Manajemen Bisnis Syariah juga mencakup kemampuan memimpin dan bekerja dalam tim. Dalam perkuliahan, mahasiswa sering diberikan proyek kelompok yang menuntut kolaborasi dan pembagian peran yang jelas.
Melalui kegiatan organisasi kampus, mahasiswa belajar mengambil keputusan, mengelola konflik, serta memotivasi anggota tim. Pengalaman ini sangat penting karena dunia kerja membutuhkan individu yang mampu bekerja sama sekaligus memiliki jiwa kepemimpinan.
Penguatan Soft Skill di Universitas Ma’soem
Pengembangan soft skill tentu membutuhkan lingkungan akademik yang mendukung. Program studi Manajemen Bisnis Syariah dapat ditempuh di Universitas Ma’soem, yang dikenal dengan pendekatan pembelajaran aplikatif dan berbasis praktik.
Di Universitas Ma’soem, mahasiswa tidak hanya belajar teori manajemen dan bisnis syariah, tetapi juga dilatih untuk aktif dalam diskusi, presentasi, dan praktik lapangan. Kurikulum dirancang untuk membentuk lulusan yang kompeten secara akademik sekaligus matang secara karakter.
Mata kuliah seperti etika bisnis syariah, manajemen sumber daya manusia, dan kewirausahaan menjadi sarana pembentukan soft skill. Mahasiswa didorong untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu menyelesaikan masalah secara sistematis.
Dukungan Ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 Cabang
Salah satu keunggulan Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem adalah adanya ekosistem BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk magang langsung di lembaga keuangan syariah tersebut.
Program magang ini menjadi wadah nyata untuk melatih soft skill. Mahasiswa belajar berinteraksi dengan nasabah, memahami budaya kerja profesional, serta mengelola tugas dengan tanggung jawab tinggi. Situasi kerja langsung membantu mahasiswa mengembangkan rasa percaya diri dan kedisiplinan.
Setelah menyelesaikan magang, mahasiswa akan mendapatkan sertifikat resmi. Sertifikat ini menjadi bukti pengalaman praktik sekaligus nilai tambah saat melamar pekerjaan. Pengalaman di BPRS Al Ma’soem juga memperkuat kemampuan komunikasi, kerja tim, dan problem solving mahasiswa.
Kemampuan Problem Solving dan Berpikir Strategis
Dalam dunia bisnis, tantangan dan perubahan terjadi sangat cepat. Oleh karena itu, kemampuan problem solving menjadi bagian penting dari Soft Skill Jurusan Manajemen Bisnis Syariah. Mahasiswa dilatih untuk menganalisis peluang pasar, mengevaluasi risiko, serta merancang strategi bisnis yang efektif.
Latihan studi kasus membantu mahasiswa mengembangkan pola pikir analitis dan strategis. Keterampilan ini sangat dibutuhkan baik di sektor swasta maupun pemerintahan. Lulusan yang memiliki kemampuan berpikir kritis akan lebih mudah beradaptasi dengan berbagai situasi kerja.
Soft Skill Jurusan Manajemen Bisnis Syariah bukan hanya pelengkap, tetapi fondasi utama untuk sukses di dunia profesional. Melalui pendidikan di Universitas Ma’soem yang didukung kurikulum aplikatif dan ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 cabang, mahasiswa mendapatkan kesempatan mengembangkan komunikasi, kepemimpinan, integritas, serta kemampuan problem solving secara nyata.
Dengan kombinasi hard skill dan soft skill yang seimbang, lulusan Manajemen Bisnis Syariah memiliki daya saing tinggi dan siap menghadapi berbagai peluang karier di masa depan, baik di sektor bisnis, keuangan syariah, maupun pemerintahan.





