Banyak mahasiswa bertanya, Manajemen Syariah apakah bisa kerja di fintech? Pertanyaan ini semakin relevan karena industri fintech berkembang pesat, termasuk sektor keuangan syariah digital. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, lulusan Manajemen Syariah memiliki peluang besar untuk berkarier di fintech, baik sebagai analis, manajer produk, konsultan keuangan syariah, maupun pengembang strategi bisnis.
Manajemen Syariah adalah jurusan yang mempelajari prinsip-prinsip manajemen dan bisnis yang berbasis syariah, mulai dari manajemen keuangan, strategi bisnis, hingga kewirausahaan halal. Pengetahuan ini sangat dibutuhkan di era digital, di mana layanan fintech syariah mulai menjamur dan mencari profesional yang memahami prinsip syariah sekaligus mampu menerapkan teknologi untuk pengelolaan keuangan modern.
Manajemen Syariah Apakah Bisa Kerja di Fintech?
Jawabannya sangat mungkin. Industri fintech syariah membutuhkan tenaga profesional yang paham prinsip syariah, mampu menganalisis data bisnis, serta memiliki kemampuan manajerial untuk mengembangkan produk digital. Lulusan Manajemen Syariah yang sudah terbiasa dengan praktik keuangan syariah akan lebih mudah beradaptasi di dunia fintech.
Beberapa posisi yang bisa diisi oleh lulusan Manajemen Syariah di fintech antara lain:
- Analis produk dan layanan keuangan syariah
- Account officer atau manajer risiko
- Digital marketing untuk produk fintech syariah
- Pengembang strategi bisnis berbasis syariah
Kombinasi antara kompetensi manajerial dan pemahaman syariah membuat lulusan jurusan ini diminati oleh startup fintech maupun perusahaan keuangan digital berbasis syariah.
Kuliah Manajemen Syariah di Universitas Ma’soem
Universitas Ma’soem menawarkan jurusan Manajemen Syariah dengan kurikulum yang menggabungkan teori dan praktik. Mahasiswa mempelajari konsep manajemen, keuangan syariah, strategi pemasaran, dan kewirausahaan halal. Tidak hanya teori, mahasiswa juga dilatih untuk mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam proyek nyata.
Kurikulum di Universitas Ma’soem dirancang agar mahasiswa siap menghadapi tantangan bisnis modern. Mahasiswa belajar analisis keuangan, manajemen risiko, perencanaan strategi bisnis, serta pengelolaan operasional sesuai prinsip syariah. Pendekatan ini sangat relevan bagi mahasiswa yang ingin mencoba karier di fintech syariah.
Praktik Nyata Melalui Ekosistem BPRS Al Ma’soem
Salah satu keunggulan jurusan Manajemen Syariah di Universitas Ma’soem adalah dukungan ekosistem BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang. Mahasiswa dapat magang langsung di BPRS ini untuk memperoleh pengalaman praktis yang nyata.
Melalui program magang, mahasiswa dapat:
- Mengikuti proses pembiayaan dan analisis kelayakan usaha berbasis syariah
- Memahami manajemen risiko dan laporan keuangan syariah
- Terlibat dalam pelayanan nasabah dan administrasi operasional
- Mempelajari strategi pemasaran produk berbasis syariah
Pengalaman magang ini sangat berharga bagi mahasiswa yang ingin bekerja di fintech, karena mereka terbiasa dengan proses bisnis syariah nyata dan memahami standar operasional yang profesional. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan sertifikat resmi yang menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan.
Integrasi Manajemen Syariah dan Fintech
Fintech syariah membutuhkan profesional yang mampu menggabungkan prinsip syariah dengan teknologi digital. Lulusan Manajemen Syariah dapat berperan dalam:
- Pengembangan aplikasi pembiayaan syariah digital
- Platform peer-to-peer lending berbasis syariah
- Sistem pembayaran dan digital banking syariah
- Strategi pemasaran produk keuangan digital
Dengan pemahaman ini, peluang kerja lulusan jurusan Manajemen Syariah di fintech semakin nyata dan menjanjikan.
Prospek Karier Lulusan di Fintech
Beberapa posisi yang bisa dijalankan lulusan Manajemen Syariah di fintech antara lain:
- Product analyst di fintech syariah
- Manajer risiko dan kepatuhan syariah
- Konsultan manajemen dan keuangan digital
- Digital marketing dan business development
- Account officer di platform pembiayaan syariah
Dengan pesatnya perkembangan fintech syariah, kebutuhan tenaga profesional yang memiliki kompetensi manajemen dan syariah meningkat. Lulusan Universitas Ma’soem yang memiliki pengalaman praktik dan sertifikat magang tentu memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan lulusan lain.
Lingkungan Akademik yang Mendukung
Selain teori dan praktik, Universitas Ma’soem menyediakan lingkungan akademik yang mendukung pengembangan soft skill mahasiswa. Mahasiswa dilatih untuk memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan manajemen waktu yang baik. Kemampuan ini sangat penting saat bekerja di fintech yang dinamis dan menuntut adaptasi cepat.
Dengan kombinasi teori, praktik melalui ekosistem BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang, dan sertifikat magang, jurusan Manajemen Syariah di Universitas Ma’soem mempersiapkan mahasiswa untuk peluang karier di fintech syariah secara optimal.
Bagi mahasiswa yang bertanya Manajemen Syariah apakah bisa kerja di fintech, jawabannya terbuka lebar. Dengan bekal kompetensi, pengalaman praktik, dan sertifikat resmi, peluang untuk berkarier di fintech syariah nyata dan menjanjikan. Memilih jurusan di Universitas Ma’soem menjadi langkah awal yang tepat untuk membangun karier profesional di era digital.





