Perbankan Syariah Apakah Ada Hitung-Hitungan! Temukan Faktanya

Banyak calon mahasiswa yang tertarik dengan dunia perbankan syariah sering bertanya, “Perbankan Syariah apakah ada hitung-hitungan?” Pertanyaan ini wajar karena bidang perbankan identik dengan angka, laporan keuangan, dan transaksi. Jawabannya, ya, tetapi cara menghitung dalam perbankan syariah berbeda dengan perbankan konvensional karena mengikuti prinsip ekonomi Islam.

Perbankan Syariah tidak mengenal riba atau bunga, sehingga setiap transaksi keuangan, pembiayaan, dan investasi menggunakan akad yang sesuai syariah. Misalnya, akad murabahah (jual beli dengan margin), mudharabah (bagi hasil), dan musyarakah (kerja sama modal). Meskipun berbeda konsep, mahasiswa tetap memerlukan kemampuan perhitungan untuk menghitung margin, laba bagi hasil, pembagian risiko, dan evaluasi produk keuangan.

Peran Hitung-Hitung dalam Perbankan Syariah

Hitung-hitungan menjadi bagian penting dalam beberapa aspek:

  1. Perhitungan Pembiayaan dan Bagi Hasil
    Setiap akad membutuhkan perhitungan tepat untuk menentukan margin keuntungan atau pembagian hasil usaha. Mahasiswa dan staf perbankan syariah harus mampu menghitung jumlah pembiayaan, margin, atau keuntungan yang adil sesuai prinsip syariah.
  2. Evaluasi Risiko dan Analisis Produk
    Analisis risiko pembiayaan dan investasi membutuhkan keterampilan hitung-hitungan. Mahasiswa belajar membuat simulasi skenario keuangan untuk menilai potensi risiko dan keuntungan produk syariah.
  3. Laporan Keuangan dan Administrasi
    Lulusan perbankan syariah perlu menguasai akuntansi syariah dan pembuatan laporan keuangan berbasis prinsip halal. Hitung-hitungan menjadi penting untuk memastikan setiap transaksi tercatat dan sesuai aturan syariah.

Siapa yang Cocok Belajar Perbankan Syariah

Perbankan Syariah cocok bagi orang yang:

  • Senang dengan angka dan analisis keuangan
  • Teliti dan disiplin dalam pencatatan dan evaluasi
  • Peduli pada prinsip halal dan etika bisnis
  • Introvert atau ekstrovert, karena banyak posisi berbasis analisis maupun komunikasi

Dengan karakter ini, mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan peran yang tersedia, mulai dari analis, auditor, manajer risiko, hingga pengelola operasional di bank syariah atau lembaga keuangan halal.

Menempuh Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem

Jurusan Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem memadukan teori dan praktik, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menghitung secara tepat sesuai akad syariah. Kurikulum mencakup manajemen keuangan, hukum ekonomi Islam, akuntansi syariah, manajemen risiko, dan strategi bisnis.

Mahasiswa dilatih melalui studi kasus, analisis laporan keuangan, dan simulasi transaksi. Pendekatan ini mengasah kemampuan hitung-hitungan, analisis risiko, dan evaluasi produk keuangan, yang menjadi bekal utama menghadapi dunia profesional.

Magang di Ekosistem BPRS Al Ma’soem

Salah satu keunggulan belajar Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem adalah kesempatan magang di BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang. Mahasiswa dapat langsung menerapkan hitung-hitungan dalam praktik:

  • Menghitung margin keuntungan pada pembiayaan murabahah
  • Menyusun laporan keuangan dan evaluasi akad
  • Menganalisis risiko dan membagi hasil usaha
  • Mengikuti audit internal dan prosedur operasional

Magang ini memberikan pengalaman nyata, sekaligus sertifikat resmi yang meningkatkan nilai kompetitif lulusan di dunia kerja.

Peluang Karier Lulusan Perbankan Syariah

Lulusan Perbankan Syariah memiliki peluang luas, antara lain:

  • Bank Syariah: analis keuangan, auditor, manajer risiko, staf operasional
  • Fintech Syariah: pengembangan produk, analis, manajemen risiko
  • Perusahaan Investasi Halal: analis investasi, pengelola portofolio
  • Lembaga Pengawas Keuangan: auditor dan staf kepatuhan

Kebutuhan profesional yang mampu menghitung, menganalisis, dan mengelola produk keuangan halal terus meningkat, sehingga prospek kerja jangka panjang sangat menjanjikan.

Membangun Masa Depan di Bidang Perbankan Syariah

Dengan kurikulum komprehensif, praktik di ekosistem BPRS Al Ma’soem, dan sertifikat magang resmi, mahasiswa siap menghadapi dunia profesional. Hitung-hitungan dalam perbankan syariah bukan sekadar angka, tetapi bagian dari proses analisis, evaluasi, dan pengambilan keputusan berbasis prinsip syariah.

Perbankan Syariah cocok untuk siapa saja yang tertarik pada keuangan, bisnis, etika, dan prinsip halal. Dengan kompetensi analisis, perhitungan, dan praktik yang mendalam, lulusan Universitas Ma’soem mampu bersaing di industri keuangan syariah yang terus berkembang dan membangun karier yang menjanjikan.