Perbankan Syariah menjadi salah satu jurusan yang banyak diminati di Indonesia, terutama karena semakin berkembangnya ekonomi syariah. Banyak calon mahasiswa bertanya-tanya: Perbankan Syariah mempelajari apa? Pertanyaan ini wajar karena jurusan ini berbeda dengan perbankan konvensional dan menekankan prinsip halal dalam seluruh aktivitas keuangan. Memahami apa yang dipelajari di jurusan ini penting agar calon mahasiswa dan orang tua bisa menilai prospek kariernya.
Salah satu institusi yang menyiapkan mahasiswanya agar siap menghadapi tantangan ini adalah Universitas Ma’soem. Di universitas ini, jurusan Perbankan Syariah membekali mahasiswa dengan kombinasi teori, praktik, dan pengalaman lapangan yang komprehensif. Mahasiswa dapat belajar tentang produk perbankan syariah, manajemen keuangan halal, prinsip akad syariah, serta strategi pengelolaan risiko. Tidak hanya itu, mahasiswa juga berkesempatan magang di ekosistem BPRS Al-Ma’soem yang tersebar di 15 cabang, sehingga mendapatkan pengalaman nyata dan sertifikat resmi yang sangat berharga saat memasuki dunia kerja.
Mata Kuliah dan Kompetensi yang Dipelajari
Dalam jurusan Perbankan Syariah, mahasiswa akan mempelajari berbagai mata kuliah yang membekali mereka untuk memahami industri keuangan syariah secara menyeluruh. Beberapa materi yang biasanya dipelajari antara lain:
- Prinsip Perbankan Syariah
Mahasiswa belajar tentang dasar-dasar perbankan syariah, termasuk perbedaan dengan perbankan konvensional, prinsip halal, dan peran bank syariah dalam ekonomi Indonesia. - Akad dan Produk Syariah
Fokus pada jenis-jenis akad syariah yang digunakan dalam pembiayaan, tabungan, dan investasi. Mahasiswa juga mempelajari cara merancang produk keuangan yang sesuai syariah. - Manajemen Risiko dan Kepatuhan
Mahasiswa diajarkan bagaimana mengelola risiko finansial, kredit, dan operasional serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi syariah dan hukum nasional. - Ekonomi Islam
Mempelajari konsep ekonomi yang sesuai prinsip syariah, termasuk investasi, perencanaan keuangan, dan analisis pasar. - Digitalisasi Perbankan
Mahasiswa juga diperkenalkan pada teknologi perbankan modern, termasuk fintech syariah, aplikasi pembayaran halal, dan sistem manajemen digital. - Etika dan Layanan Nasabah
Fokus pada kemampuan berkomunikasi dengan nasabah, memahami kebutuhan mereka, dan memberikan layanan yang sesuai prinsip syariah.
Jurusan di Universitas Ma’soem yang Mendukung Kompetensi
Selain Perbankan Syariah, beberapa jurusan di Universitas Ma’soem juga relevan untuk mendukung karier di industri ini:
- Manajemen Bisnis Syariah
Mahasiswa belajar strategi bisnis, manajemen operasional, dan pengembangan produk halal. Kompetensi ini sangat dibutuhkan jika ingin bekerja di perbankan syariah maupun startup fintech halal. - Ekonomi Islam
Fokus pada analisis ekonomi, perencanaan keuangan, dan strategi investasi berbasis prinsip syariah. Lulusan jurusan ini dapat bekerja sebagai analis, konsultan, atau manajer produk di perbankan syariah.
Skill yang Harus Dimiliki Agar Siap Kerja
Tidak hanya materi kuliah, mahasiswa perlu mengembangkan beberapa skill agar siap menghadapi dunia kerja:
- Pemahaman Prinsip Syariah
Menjadi dasar bagi semua kegiatan perbankan syariah, termasuk pembiayaan, investasi, dan layanan nasabah. - Kemampuan Analisis dan Perencanaan Keuangan
Mahasiswa harus mampu menganalisis risiko, merancang strategi investasi, dan mengevaluasi kinerja keuangan. - Digital Literacy
Menguasai software manajemen keuangan, fintech syariah, dan tools analisis data sangat penting di era digital. - Komunikasi dan Layanan Nasabah
Keterampilan ini membantu mahasiswa berinteraksi dengan klien, memahami kebutuhan mereka, dan memberikan layanan yang optimal. - Pengalaman Praktik melalui Magang
Magang di BPRS Al-Ma’soem dengan 15 cabang memberikan pengalaman langsung dalam mengelola operasional bank syariah, layanan nasabah, dan produk pembiayaan. Sertifikat resmi dari magang menjadi modal penting saat memasuki dunia kerja.
Strategi Agar Mahasiswa Siap Memasuki Industri
Untuk memaksimalkan peluang karier di perbankan syariah, mahasiswa bisa melakukan beberapa hal:
- Mengikuti magang di BPRS Al-Ma’soem untuk pengalaman praktik nyata.
- Aktif dalam proyek akademik yang menuntut analisis kasus dan solusi kreatif.
- Mengikuti seminar, workshop, dan pelatihan terkait perbankan syariah, fintech, dan digitalisasi keuangan.
- Mengembangkan skill digital dan komunikasi untuk mendukung operasional bank dan layanan nasabah.
Dengan kombinasi pendidikan, pengalaman praktik, dan skill yang tepat, lulusan Universitas Ma’soem siap menghadapi industri perbankan syariah yang berkembang pesat, baik di bank syariah tradisional, fintech halal, maupun sektor layanan keuangan berbasis prinsip syariah.
Singkatnya, pertanyaan Perbankan Syariah mempelajari apa bisa dijawab: mahasiswa akan belajar prinsip syariah, manajemen keuangan, strategi bisnis halal, digitalisasi perbankan, dan layanan nasabah, sehingga siap bersaing di industri modern yang semakin berkembang.





