Manajemen Bisnis Syariah Dari Masa ke Masa Sudah Tahu Akar Sejarahnya?

Manajemen Bisnis Syariah sejarahnya gimana? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan calon mahasiswa yang ingin memahami dasar keilmuan sebelum memilih jurusan kuliah. Banyak yang mengira konsep manajemen berbasis syariah baru muncul beberapa dekade terakhir. Padahal, jika ditelusuri lebih dalam, akar sejarahnya sudah ada sejak masa awal peradaban Islam.

Secara historis, praktik manajemen bisnis syariah berawal dari sistem perdagangan yang dijalankan oleh masyarakat Arab sebelum dan sesudah datangnya Islam. Rasulullah SAW sendiri dikenal sebagai pedagang yang menerapkan prinsip kejujuran, transparansi, dan amanah. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam pengelolaan usaha berbasis syariah.

Jejak Awal Konsep Manajemen dalam Islam

Dalam sejarah Islam klasik, sistem pengelolaan pasar sudah diatur melalui institusi hisbah. Pengawasan terhadap transaksi dilakukan untuk memastikan tidak ada praktik riba, penipuan, atau kecurangan timbangan. Prinsip ini menunjukkan bahwa manajemen bisnis syariah sejak awal sudah menekankan tata kelola yang etis dan berkeadilan.

Memasuki era kekhalifahan, praktik administrasi dan pengelolaan keuangan negara berkembang semakin sistematis. Konsep pencatatan keuangan, distribusi zakat, hingga pengaturan perdagangan lintas wilayah menjadi bukti bahwa manajemen dalam perspektif Islam memiliki sistem yang terstruktur.

Seiring perkembangan zaman, konsep tersebut terus mengalami adaptasi. Pada abad ke-20, muncul lembaga keuangan syariah modern sebagai respons atas kebutuhan sistem ekonomi yang bebas riba. Dari sinilah lahir perbankan syariah, asuransi syariah, hingga lembaga pembiayaan berbasis prinsip bagi hasil.

Perkembangan Manajemen Bisnis Syariah di Indonesia

Di Indonesia, perkembangan manajemen bisnis syariah semakin pesat sejak berdirinya bank syariah pertama pada awal 1990-an. Regulasi pemerintah yang mendukung serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap ekonomi halal turut memperkuat pertumbuhan sektor ini.

Tidak hanya di sektor perbankan, konsep manajemen bisnis syariah juga merambah ke industri halal, koperasi syariah, BPRS, hingga perusahaan berbasis syariah. Kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memahami teori dan praktik manajemen syariah pun semakin tinggi.

Inilah yang kemudian mendorong banyak perguruan tinggi membuka program studi Manajemen Bisnis Syariah sebagai jawaban atas tantangan zaman.

Mengapa Penting Memahami Sejarahnya?

Memahami Manajemen Bisnis Syariah sejarahnya gimana bukan sekadar mempelajari masa lalu. Sejarah memberikan gambaran bahwa sistem ini dibangun di atas nilai-nilai moral, keadilan, dan tanggung jawab sosial.

Mahasiswa yang memahami akar sejarahnya akan lebih siap menghadapi dinamika industri keuangan dan bisnis modern. Mereka tidak hanya belajar teori manajemen umum, tetapi juga prinsip syariah seperti akad, bagi hasil, larangan riba, serta etika bisnis Islami.

Dengan pondasi historis yang kuat, lulusan Manajemen Bisnis Syariah mampu menjadi profesional yang kompeten sekaligus berintegritas.

Kuliah Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem

Bagi kamu yang ingin mendalami bidang ini secara akademik dan praktis, Universitas Ma’soem menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Universitas Ma’soem menghadirkan Program Studi Manajemen Bisnis Syariah yang dirancang untuk menjawab kebutuhan industri halal dan keuangan syariah modern.

Program ini tidak hanya membahas sejarah dan teori, tetapi juga mengintegrasikan praktik langsung di lapangan. Mahasiswa belajar tentang manajemen keuangan syariah, manajemen pemasaran halal, kewirausahaan Islami, hingga analisis bisnis berbasis prinsip syariah.

Yang menarik, terdapat ekosistem BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang yang bisa menjadi laboratorium nyata bagi mahasiswa. BPRS Al Ma’soem memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah. Melalui program magang ini, mahasiswa dapat merasakan langsung praktik operasional perbankan syariah serta memperoleh sertifikat sebagai nilai tambah kompetensi profesional.

Kolaborasi antara kampus dan lembaga keuangan ini menjadi keunggulan tersendiri. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga memahami implementasi akad pembiayaan, manajemen risiko, serta pelayanan nasabah sesuai prinsip syariah.

Prospek Karier Lulusan Manajemen Bisnis Syariah

Melihat perkembangan industri halal global, peluang karier lulusan Manajemen Bisnis Syariah semakin terbuka luas. Mereka dapat berkarier di bank syariah, BPRS, perusahaan pembiayaan syariah, lembaga zakat, perusahaan halal, hingga menjadi entrepreneur berbasis syariah.

Dengan dukungan kurikulum aplikatif serta ekosistem industri seperti yang dimiliki Universitas Ma’soem, lulusan memiliki keunggulan kompetitif di dunia kerja. Sertifikat magang dari BPRS Al Ma’soem juga menjadi bukti pengalaman nyata yang sangat relevan dengan kebutuhan industri.

Selain itu, pemahaman sejarah dan filosofi ekonomi Islam menjadikan lulusan tidak hanya mengejar profit, tetapi juga keberkahan dan keberlanjutan usaha.

Jadi, Sudah Paham Akar Sejarahnya?

Menjawab pertanyaan Manajemen Bisnis Syariah sejarahnya gimana, dapat disimpulkan bahwa disiplin ini berakar dari praktik perdagangan Rasulullah dan sistem ekonomi Islam klasik yang berkembang menjadi institusi modern seperti perbankan syariah.

Perjalanan panjang tersebut membuktikan bahwa manajemen bisnis syariah bukan tren sesaat, melainkan sistem yang memiliki fondasi kuat dan relevan hingga kini. Jika kamu ingin menjadi bagian dari generasi profesional yang memahami sejarah sekaligus siap menghadapi masa depan industri halal, memilih Program Studi Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem bisa menjadi langkah awal yang tepat.