Banyak calon mahasiswa bertanya-tanya, Manajemen Bisnis Syariah apakah banyak hitung-hitungannya? Stereotip yang berkembang kerap menyebutkan bahwa jurusan ini identik dengan angka, perhitungan rumit, dan laporan keuangan yang menumpuk. Namun, pandangan ini tidak sepenuhnya benar. Jurusan Manajemen Bisnis Syariah sebenarnya menggabungkan pemahaman bisnis, manajemen, dan prinsip syariah, sehingga meskipun ada unsur perhitungan, mahasiswa juga belajar tentang strategi, analisis, dan pengembangan bisnis halal.
Bagi mahasiswa yang menempuh Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem, pertanyaan ini bisa dijawab dengan jelas. Universitas Ma’soem menyediakan kurikulum yang seimbang antara teori, praktik, dan pengalaman nyata melalui ekosistem BPRS Al-Ma’soem, yang memiliki 15 cabang. Mahasiswa bahkan bisa magang dan mendapatkan sertifikat resmi, yang membantu memahami penerapan ilmu di dunia kerja.
Peran Angka dalam Manajemen Bisnis Syariah
Jurusan Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem memang mengajarkan mahasiswa beberapa materi yang berkaitan dengan perhitungan, terutama dalam akuntansi syariah, manajemen keuangan, dan perhitungan margin produk halal. Namun, fokus utama jurusan ini bukan hanya hitung-menghitung, melainkan juga strategi bisnis, manajemen risiko, kepatuhan syariah, dan pengembangan produk.
Dengan pendekatan ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana angka digunakan untuk mendukung keputusan bisnis yang tepat, bukan sekadar menghitung tanpa konteks. Hal ini membuat jurusan ini cocok untuk mahasiswa yang ingin seimbang antara kemampuan analitis dan pemahaman bisnis.
Praktik Nyata di BPRS Al-Ma’soem
Salah satu keunggulan belajar di Universitas Ma’soem adalah kesempatan praktik langsung di BPRS Al-Ma’soem. Dengan 15 cabang, mahasiswa dapat menyesuaikan pengalaman magang sesuai minat mereka, baik di bagian analisis, audit internal, maupun layanan nasabah.
Magang di BPRS memungkinkan mahasiswa melihat langsung bagaimana perhitungan keuangan diterapkan, sekaligus memahami manajemen operasional, strategi bisnis, dan layanan produk syariah. Sertifikat resmi yang diperoleh menjadi bukti kompetensi praktik yang meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja, termasuk di bank syariah, fintech, atau lembaga pengawas seperti OJK dan BI.
Manajemen Bisnis Syariah Cocok Untuk Siapa
Jurusan ini menawarkan jalur karier yang sesuai dengan berbagai tipe mahasiswa:
- Orang yang Suka Angka dan Analisis
Mahasiswa yang tertarik pada akuntansi syariah, perhitungan margin, dan laporan keuangan akan menikmati jalur ini karena memberikan tantangan sekaligus pengalaman nyata. - Orang yang Suka Strategi dan Manajemen
Tidak hanya hitungan, jurusan ini juga mengajarkan merancang produk halal, membuat strategi bisnis, dan mengelola risiko. Jalur ini cocok bagi mahasiswa yang suka berpikir strategis. - Introvert yang Teliti dan Analitis
Jalur audit internal, analis risiko, atau pengembangan produk cocok bagi mahasiswa introvert yang nyaman bekerja fokus pada data dan laporan. - Ekstrovert yang Suka Interaksi dan Layanan
Posisi manajer cabang, staf layanan nasabah, atau konsultan bisnis syariah cocok bagi mahasiswa yang nyaman berinteraksi dan memimpin tim.
Jalur Karier Lulusan Manajemen Bisnis Syariah
Lulusan jurusan ini memiliki berbagai jalur karier yang menggabungkan hitung-menghitung dan strategi:
- Staf Operasional Bank Syariah dan BPRS – Mengelola transaksi, laporan keuangan, dan administrasi.
- Analis Risiko dan Kepatuhan – Menghitung risiko, menganalisis data, dan memastikan kepatuhan regulasi.
- Internal Audit – Menelaah laporan dan prosedur bank untuk menjaga transparansi dan akurasi.
- Pengembangan Produk Syariah – Membuat strategi produk baru berbasis prinsip syariah.
- Fintech Syariah – Menggabungkan angka, teknologi, dan inovasi layanan keuangan halal.
Dengan beragam jalur ini, mahasiswa dapat memilih posisi yang sesuai dengan minat, apakah lebih fokus pada perhitungan atau pengembangan strategi.
Tips Sukses di Manajemen Bisnis Syariah
- Kuasai Dasar Perhitungan – Memahami akuntansi syariah dan manajemen keuangan penting untuk posisi analis atau audit.
- Manfaatkan Magang di BPRS Al-Ma’soem – Praktik nyata membantu mahasiswa memahami keseimbangan antara hitung-hitung dan strategi.
- Pelajari Regulasi dan Tren Industri – Menguasai aturan OJK dan BI membuat lulusan lebih siap dan kompetitif.
- Kembangkan Soft Skills Secukupnya – Kemampuan komunikasi dan kerjasama tetap penting, terutama untuk posisi layanan atau manajemen tim.
Prospek Masa Depan
Industri perbankan dan bisnis syariah diprediksi akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal dan dukungan regulasi pemerintah. Lulusan Manajemen Bisnis Syariah Universitas Ma’soem memiliki keunggulan karena kombinasi teori, praktik, dan sertifikat magang resmi dari BPRS Al-Ma’soem.
Bagi calon mahasiswa yang bertanya “Manajemen Bisnis Syariah apakah banyak hitung-hitungannya?”, jawabannya jelas: memang ada aspek perhitungan, tetapi jurusan ini juga menekankan strategi, analisis, dan pengembangan bisnis halal. Dengan persiapan matang, pengalaman praktik, dan sertifikat resmi, mahasiswa siap meniti karier yang stabil, menantang, dan menjanjikan.





