Pertanyaan ini sering kali menghantui mahasiswa Universitas Ma’soem: “Mana yang lebih penting, IPK tinggi dari bangku kuliah atau pengalaman segudang dari organisasi?” Jawabannya bukan memilih salah satu, melainkan bagaimana Anda mengintegrasikan keduanya. Di era industri modern, Teknik Informatika dan Teknik Industri tidak hanya butuh orang yang hafal teori, tapi juga orang yang tahu cara mengeksekusi teori tersebut dalam dinamika kelompok.
Mari kita lihat relasi antara keduanya dalam perspektif yang lebih tajam:
1. Kuliah adalah “Fondasi”, Organisasi adalah “Tiang”
Bayangkan Anda sedang membangun sebuah gedung karier. Kuliah memberikan fondasi teknis yang kokoh (Pinter). Tanpa fondasi ini, Anda tidak akan punya keahlian dasar. Namun, tanpa “tiang” berupa pengalaman organisasi, gedung Anda tidak akan bisa berdiri tinggi.
- Kuliah memberikan Anda Hard Skills: Pemrograman, analisis sistem, atau manajemen operasional.
- Organisasi memberikan Anda Soft Skills: Kepemimpinan, ketahanan mental, dan kemampuan negosiasi.
2. Mengapa “Fokus Kuliah Saja” Bisa Jadi Risiko?
Di dunia kerja, transkrip nilai adalah tiket untuk wawancara, tapi pengalaman organisasi adalah penentu Anda diterima atau tidak. Lulusan yang hanya fokus kuliah sering kali mengalami “gegar budaya” saat masuk ke program PPL atau PAL karena tidak terbiasa bekerja di bawah tekanan orang banyak atau mengelola konflik tim. Organisasi di Universitas Ma’soem melatih Anda menjadi pribadi yang Bageur—tahu cara menempatkan diri dan berkomunikasi dengan santun namun tegas.
3. Mengapa “Terlalu Aktif Organisasi” Juga Berbahaya?
Sebaliknya, mengabaikan kuliah demi organisasi adalah langkah yang berisiko bagi masa depan akademik Anda. IPK tetaplah indikator kedisiplinan dan tanggung jawab Anda terhadap tugas utama. Perusahaan besar tetap memiliki standar nilai minimal. Oleh karena itu, kunci kesuksesannya bukan pada “memilih”, melainkan pada Manajemen Prioritas.
4. Solusi: Strategi “Simbiosis Mutualisme”
Jadikan organisasi sebagai laboratorium untuk mempraktikkan apa yang Anda pelajari di kelas.
- Jika Anda mahasiswa Teknik Informatika, jadilah bagian dari divisi IT di organisasi.
- Jika Anda mahasiswa Teknik Industri, terapkan ilmu manajemen waktu dan alur kerja (SOP) dalam setiap kepanitiaan. Dengan cara ini, fokus kuliah dan aktif berorganisasi bukan lagi dua hal yang saling bertabrakan, melainkan dua hal yang saling memperkuat.
Jadi, pilih mana? Jawabannya: Jadilah mahasiswa yang cerdas mengelola keduanya. Gunakan waktu kuliah untuk membangun kapasitas otak, dan gunakan organisasi untuk membangun kapasitas mental dan relasi. Di Universitas Ma’soem, lulusan terbaik adalah mereka yang mampu menjaga keseimbangan ini memiliki IPK yang membanggakan sekaligus jaringan relasi yang luas.





