Perbankan Syariah peluang kerja di OJK dan BI? Pertanyaan ini sering muncul di kalangan calon mahasiswa yang ingin meniti karier di sektor keuangan berbasis syariah. Di tengah pesatnya pertumbuhan industri keuangan syariah di Indonesia, peluang untuk berkarier di lembaga strategis seperti Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia semakin terbuka lebar.
Namun, apakah lulusan Perbankan Syariah benar-benar memiliki peluang besar untuk masuk ke OJK dan BI? Jawabannya sangat mungkin, terutama jika dibekali kompetensi akademik dan pengalaman praktik yang relevan sejak kuliah.
Perbankan Syariah dan Peran Strategis OJK serta BI
Industri keuangan syariah di Indonesia berkembang signifikan dalam satu dekade terakhir. OJK berperan sebagai regulator dan pengawas lembaga jasa keuangan, termasuk perbankan syariah. Sementara itu, Bank Indonesia memiliki fungsi menjaga stabilitas moneter serta turut mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional.
Artinya, lulusan Perbankan Syariah memiliki ruang kontribusi dalam:
- Pengawasan dan regulasi bank syariah
- Riset ekonomi dan keuangan syariah
- Analisis kebijakan moneter berbasis prinsip syariah
- Edukasi dan literasi keuangan syariah masyarakat
Kebutuhan akan sumber daya manusia yang memahami fikih muamalah, manajemen risiko syariah, serta tata kelola keuangan Islam menjadi semakin penting.
Kenapa Jurusan Perbankan Syariah Punya Prospek Cerah?
Jurusan Perbankan Syariah tidak hanya mempelajari sistem perbankan berbasis syariah, tetapi juga memperdalam:
- Manajemen keuangan syariah
- Akuntansi syariah
- Hukum ekonomi Islam
- Audit dan kepatuhan syariah
- Manajemen risiko perbankan
Kombinasi antara teori dan praktik ini membuat lulusannya memiliki kompetensi yang relevan untuk seleksi CPNS maupun rekrutmen profesional di OJK dan BI.
Bahkan, banyak posisi di kedua lembaga tersebut yang mensyaratkan latar belakang ekonomi, keuangan, akuntansi, atau perbankan bidang yang sangat selaras dengan kurikulum Perbankan Syariah.
Universitas Ma’soem dan Ekosistem Nyata Industri Syariah
Salah satu kampus yang konsisten mencetak lulusan kompeten di bidang ini adalah Universitas Ma’soem. Program studi Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem dirancang untuk menjawab kebutuhan industri dan regulator keuangan syariah.
Keunggulan yang jarang dimiliki kampus lain adalah adanya ekosistem nyata berupa BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memiliki kesempatan magang langsung di lingkungan perbankan syariah yang profesional.
Melalui program magang tersebut, mahasiswa:
- Mendapat pengalaman kerja riil di BPRS
- Memahami sistem operasional bank syariah dari dalam
- Berinteraksi langsung dengan nasabah dan manajemen
- Mendapatkan sertifikat magang resmi
Pengalaman ini menjadi nilai tambah besar saat melamar ke OJK, BI, maupun lembaga keuangan syariah lainnya.
Strategi Agar Lolos ke OJK dan BI
Jika kamu bercita-cita bekerja di OJK atau BI setelah lulus dari jurusan Perbankan Syariah, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan sejak dini:
1. Aktif Mengikuti Program Magang
Magang di BPRS Al Ma’soem menjadi langkah awal yang sangat strategis. Pengalaman ini menunjukkan kesiapan kerja dan pemahaman sistem perbankan syariah.
2. Kuasai Isu Ekonomi Terkini
OJK dan BI sangat memperhatikan wawasan kandidat terhadap isu makroekonomi, stabilitas keuangan, serta perkembangan ekonomi syariah global.
3. Tingkatkan Sertifikasi dan Kompetensi
Mengikuti pelatihan, seminar, serta sertifikasi di bidang keuangan syariah akan memperkuat profil profesional.
4. Persiapkan Diri untuk Seleksi Ketat
Proses seleksi di OJK dan BI dikenal kompetitif. Kemampuan analisis, logika berpikir, serta integritas menjadi aspek penting.
Dengan dukungan kurikulum aplikatif dan ekosistem industri yang kuat di Universitas Ma’soem, mahasiswa memiliki bekal yang lebih matang dibandingkan hanya mengandalkan teori semata.
Perbankan Syariah Peluang Kerja di OJK dan BI Semakin Terbuka
Pertumbuhan bank syariah, merger perbankan, serta meningkatnya literasi keuangan syariah membuat regulator membutuhkan tenaga ahli yang benar-benar memahami prinsip syariah dan praktik keuangan modern.
Lulusan Perbankan Syariah dari Universitas Ma’soem tidak hanya dipersiapkan menjadi pegawai bank, tetapi juga analis keuangan, auditor syariah, konsultan, hingga regulator di lembaga negara.
Dengan kombinasi antara:
- Kurikulum berbasis industri
- Dosen berpengalaman
- Ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 cabang
- Program magang bersertifikat
Peluang untuk menembus OJK dan BI menjadi lebih realistis dan terukur.
Jadi, Masih Ragu Memilih Perbankan Syariah?
Jika pertanyaan awalnya adalah perbankan Syariah peluang kerja di OJK dan BI? Maka jawabannya adalah sangat terbuka, terutama bagi mahasiswa yang serius membangun kompetensi sejak semester awal.
Memilih jurusan Perbankan Syariah bukan sekadar mengikuti tren, tetapi mengambil bagian dalam pembangunan ekonomi syariah nasional. Dengan dukungan lingkungan akademik dan praktik nyata seperti di Universitas Ma’soem, jalan menuju karier profesional di OJK dan BI bukan lagi sekadar mimpi.
Kini, keputusan ada di tanganmu. Siap menjadi bagian dari generasi profesional yang menguatkan sistem keuangan syariah Indonesia?





