Kuliah Perbankan Syariah Harus Jago Bahasa Arab Benarkah Atau Cuma Anggapan?

Perbankan Syariah apakah harus bisa bahasa Arab? Pertanyaan ini sering muncul dari calon mahasiswa yang tertarik masuk jurusan Perbankan Syariah, tetapi merasa belum memiliki kemampuan bahasa Arab yang baik. Banyak yang mengira bahwa karena berbasis syariah dan menggunakan istilah Islami, maka kuliahnya akan penuh dengan percakapan bahasa Arab.

Apakah benar demikian? Atau sebenarnya bahasa Arab hanya menjadi pendukung saja?

Bagi kamu yang ingin kuliah di Universitas Ma’soem, khususnya pada program studi Perbankan Syariah, penting untuk mengetahui fakta sebenarnya agar tidak ragu dalam menentukan pilihan.

Perbankan Syariah Apakah Harus Bisa Bahasa Arab?

Jawaban singkatnya, tidak harus mahir bahasa Arab. Jurusan Perbankan Syariah memang menggunakan beberapa istilah Arab, seperti:

  • Murabahah
  • Mudharabah
  • Musyarakah
  • Ijarah
  • Wadiah

Namun, istilah tersebut akan dijelaskan secara detail dalam perkuliahan. Mahasiswa tidak dituntut untuk fasih berbicara atau menulis bahasa Arab secara aktif seperti di jurusan Bahasa Arab atau studi keislaman.

Bahasa Arab dalam Perbankan Syariah lebih berfungsi untuk memahami istilah akad dan konsep ekonomi Islam, bukan sebagai bahasa komunikasi sehari-hari di kelas.

Apa yang Lebih Penting dari Bahasa Arab?

Dalam jurusan Perbankan Syariah, ada kompetensi lain yang justru lebih utama untuk dikuasai.

1. Pemahaman Konsep Keuangan

Mahasiswa perlu memahami sistem pembiayaan, bagi hasil, serta analisis laporan keuangan.

2. Kemampuan Analisis

Menilai kelayakan usaha dan risiko pembiayaan menjadi bagian penting dalam praktik perbankan.

3. Integritas dan Etika

Karena berbasis syariah, nilai kejujuran dan tanggung jawab sangat dijunjung tinggi.

4. Kemampuan Komunikasi

Sebagai industri jasa, perbankan membutuhkan pelayanan profesional kepada nasabah.

Jadi, jika kamu belum bisa bahasa Arab, itu bukan penghalang untuk masuk jurusan ini.

Apakah Bahasa Arab Tetap Dipelajari?

Meskipun tidak wajib mahir, mahasiswa biasanya akan diperkenalkan pada dasar-dasar istilah ekonomi Islam. Tujuannya agar mereka memahami makna dan filosofi di balik setiap akad.

Di Universitas Ma’soem, pembelajaran dilakukan secara bertahap dan mudah dipahami. Mahasiswa tidak langsung dibebani materi yang sulit, melainkan dibimbing untuk memahami konsep secara menyeluruh.

Keunggulan Ekosistem BPRS Al Ma’soem

Salah satu kelebihan kuliah Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem adalah adanya ekosistem BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang. Ini menjadi nilai tambah besar karena mahasiswa dapat melihat langsung praktik perbankan syariah di dunia nyata.

Melalui program magang, mahasiswa berkesempatan untuk:

  • Belajar operasional bank syariah
  • Mengamati penerapan akad dalam pembiayaan
  • Terlibat dalam analisis kelayakan usaha
  • Mendapatkan sertifikat magang resmi

Dalam praktiknya, komunikasi di BPRS menggunakan bahasa Indonesia profesional, bukan bahasa Arab sehari-hari. Istilah Arab hanya digunakan dalam konteks akad dan dokumen resmi.

Siapa yang Cocok Masuk Perbankan Syariah?

Jika kamu bertanya perbankan Syariah apakah harus bisa bahasa Arab, jawabannya tidak. Yang lebih penting adalah:

  • Tertarik pada dunia keuangan
  • Suka analisis dan perencanaan
  • Teliti dan bertanggung jawab
  • Ingin berkarier di industri berbasis nilai Islam

Bahasa Arab bisa dipelajari sambil berjalan, tetapi kemampuan analitis dan komitmen belajar jauh lebih menentukan.

Prospek Karier Lulusan Perbankan Syariah

Lulusan Perbankan Syariah memiliki peluang karier yang luas, seperti:

  • Account officer di bank syariah
  • Analis pembiayaan
  • Auditor internal
  • Konsultan keuangan syariah
  • Wirausaha di sektor halal

Didukung pengalaman magang di BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang, mahasiswa memiliki bekal praktik nyata sebelum terjun ke dunia kerja.

Jadi, Perlu Takut Tidak Bisa Bahasa Arab?

Perbankan Syariah apakah harus bisa bahasa Arab? Tidak harus. Bahasa Arab hanya menjadi bagian dari istilah dan konsep, bukan syarat utama untuk bisa sukses di jurusan ini.

Dengan sistem pembelajaran yang aplikatif di Universitas Ma’soem serta dukungan ekosistem BPRS Al Ma’soem, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan industri.

Jika kamu memiliki minat di bidang keuangan syariah dan ingin berkarier di industri yang terus berkembang, jangan biarkan kekhawatiran soal bahasa Arab menghalangimu. Yang terpenting adalah kemauan belajar dan kesiapan untuk berkembang.

Sekarang, apakah kamu masih ragu, atau justru semakin yakin untuk memilih Perbankan Syariah sebagai langkah awal menuju masa depan profesional yang menjanjikan?