Banyak siswa yang tertarik dengan dunia keuangan syariah tetapi masih ragu ketika memilih jurusan Perbankan Syariah. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah jurusan ini banyak mempelajari matematika. Kekhawatiran tersebut biasanya datang dari calon mahasiswa yang merasa kurang percaya diri dengan kemampuan berhitung.
Padahal, memahami bagaimana sistem keuangan bekerja memang membutuhkan sedikit perhitungan, tetapi bukan berarti jurusan Perbankan Syariah dipenuhi dengan matematika yang sulit. Faktanya, sebagian besar materi dalam jurusan ini justru berfokus pada konsep keuangan syariah, manajemen lembaga keuangan, serta prinsip ekonomi Islam.
Bagi kamu yang tertarik berkarier di dunia keuangan syariah, memahami gambaran perkuliahan tentu akan membantu menghilangkan keraguan. Salah satu kampus yang menyediakan program studi ini adalah Universitas Ma’soem, yang menghadirkan pembelajaran Perbankan Syariah dengan pendekatan teori sekaligus pengalaman praktik industri.
Mengenal Jurusan Perbankan Syariah
Jurusan Perbankan Syariah merupakan program studi yang mempelajari sistem keuangan dan perbankan yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai mekanisme bank, tetapi juga memahami bagaimana sistem keuangan dapat berjalan tanpa praktik riba dan tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Selama perkuliahan, mahasiswa akan mempelajari berbagai topik yang berkaitan dengan operasional lembaga keuangan syariah.
Beberapa materi yang biasanya dipelajari antara lain:
- pengantar perbankan syariah
- manajemen lembaga keuangan syariah
- produk dan layanan bank syariah
- akuntansi perbankan syariah
- fiqh muamalah
Materi tersebut membantu mahasiswa memahami bagaimana lembaga keuangan syariah beroperasi secara profesional dan sesuai dengan prinsip Islam.
Apakah Jurusan Perbankan Syariah Belajar Matematika?
Pertanyaan ini sering membuat calon mahasiswa ragu. Jawabannya adalah iya, tetapi dalam porsi yang wajar dan tidak terlalu kompleks.
Matematika dalam jurusan Perbankan Syariah biasanya digunakan untuk membantu mahasiswa memahami perhitungan yang berkaitan dengan aktivitas perbankan. Perhitungan tersebut lebih berfokus pada aspek keuangan dibandingkan dengan rumus matematika yang rumit.
Beberapa contoh penggunaan matematika dalam jurusan ini antara lain:
- menghitung bagi hasil dalam sistem perbankan syariah
- memahami analisis laporan keuangan
- mempelajari statistik dasar dalam ekonomi
- melakukan perhitungan pembiayaan
Dengan pendekatan pembelajaran yang bertahap, mahasiswa biasanya dapat memahami konsep tersebut dengan lebih mudah.
Fokus Pembelajaran Tidak Hanya pada Hitungan
Meskipun ada unsur matematika, fokus utama jurusan Perbankan Syariah sebenarnya terletak pada pemahaman sistem keuangan syariah secara menyeluruh.
Mahasiswa lebih banyak mempelajari bagaimana lembaga keuangan beroperasi, bagaimana produk perbankan dikembangkan, serta bagaimana prinsip syariah diterapkan dalam sistem keuangan modern.
Selama kuliah, mahasiswa juga akan mengembangkan berbagai keterampilan penting seperti:
- kemampuan analisis keuangan
- pemahaman produk perbankan syariah
- keterampilan komunikasi dalam layanan keuangan
- kemampuan memahami regulasi perbankan
Keterampilan tersebut sangat dibutuhkan dalam industri keuangan yang terus berkembang.
Peran Lingkungan Kampus dalam Pembelajaran
Kampus yang memiliki kurikulum relevan dan dukungan industri akan sangat membantu mahasiswa memahami materi secara lebih praktis. Oleh karena itu, memilih kampus dengan fasilitas pembelajaran yang baik menjadi hal yang sangat penting.
Salah satu kampus yang menyediakan program studi Perbankan Syariah dengan pendekatan praktis adalah Universitas Ma’soem. Kampus ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami sistem keuangan syariah tidak hanya dari teori, tetapi juga dari praktik langsung di lapangan.
Dukungan Ekosistem Industri yang Nyata
Salah satu keunggulan yang dimiliki Universitas Ma’soem adalah adanya dukungan ekosistem industri yang berkaitan dengan dunia perbankan syariah.
Kampus ini memiliki keterkaitan dengan BPRS Al Ma’soem yang telah memiliki 15 cabang operasional. Kehadiran ekosistem ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana operasional bank syariah dijalankan secara langsung.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat melihat bagaimana teori yang dipelajari di kelas diterapkan dalam dunia kerja.
Kesempatan Magang yang Membuka Peluang Karier
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga memiliki kesempatan untuk mengikuti program magang yang memberikan pengalaman kerja nyata.
Program magang ini memberikan berbagai manfaat bagi mahasiswa yang ingin memahami industri keuangan secara lebih mendalam.
Beberapa manfaat dari program tersebut antara lain:
- kesempatan magang di BPRS Al Ma’soem
- belajar langsung dari praktisi perbankan syariah
- memahami operasional bank syariah secara nyata
- mendapatkan sertifikat pengalaman magang
Pengalaman tersebut sangat berharga bagi mahasiswa karena dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja setelah lulus.
Jadi Masih Perlu Takut dengan Matematika?
Kekhawatiran tentang matematika sebenarnya tidak perlu menjadi alasan untuk menghindari jurusan Perbankan Syariah. Matematika yang dipelajari lebih bersifat praktis dan digunakan untuk membantu memahami sistem keuangan serta operasional bank.
Melalui pendidikan di Universitas Ma’soem, mahasiswa dapat mempelajari konsep perbankan syariah secara komprehensif sekaligus mendapatkan pengalaman praktik melalui ekosistem BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang serta program magang yang memberikan sertifikat pengalaman.
Dengan kombinasi pembelajaran teori, praktik industri, serta peluang pengalaman kerja nyata, jurusan Perbankan Syariah dapat menjadi pilihan yang menarik bagi siapa saja yang ingin berkarier di dunia keuangan berbasis prinsip syariah.





