Eefdfb6ace234fff

Kunjungan Tim Evaluator ke Ma’soem University

Jatinangor – Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Al Ma’soem, Rabu (8/3) kemarin kedatangan Tim Evaluator dari Dikti dan Kopertis Wilayah IV Jawa Barat. Kunjungan Tim Evaluator ke AMIK Al Ma’soem dalam rangka untuk meninjau kampus AMIK – STIBANKS Al Ma’soem, serta untuk mengevaluasi rencana perubahan bentuk AMIK Al Ma’soem menjadi STKOM (Sekolah Tinggi Komputer) Al Ma’soem.

Tim Evaluator yang berjumlah enam orang dipimpin oleh Dr. Lita Tyesta A.L.W., S.H., M.Hum., disambut langsung oleh Ketua Yayasan Al Ma’soem, Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi, MS., Direktur AMIK, Ir. H. Tonton Taufik Rachman, MBA., Direktur Pendidikan Yayasan Al Ma’soem, Drs. Asep Sujana, M.M., serta dosen tetap dan pengelola AMIK – STIBANKS Al Ma’soem.

Dalam sambutannya Ketua Yayasan Al Ma’soem, Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi, MS., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Tim Evaluatior yang telah menyempatkan diri untuk berkenan mengadakan visitasi ke kampus AMIK Al Ma’soem. Beliau pun sedikit menjelaskan bahwa pentingnya perubahan bentuk AMIK menjadi STKOM merupakan keinginan yayasan untuk lebih berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia masyarakat Indonesia.

“Terima kasih sudah menyempatkan waktunya untuk berkinjung ke kampus Al Ma’soem Bandung, ini merupakan suatu kehormatan bagi kami.

“Perubahan bentuk institusi AMIK menjadi STKOM Al Ma’soem ini tidak hanya didorong oleh kebutuhan masyarakat akan tenaga-tenaga ahli yang profesional dan kompeten dibidangnya yang sekarang ini banyak di butuhkan, tapi juga karena keinginan untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia masyarakat Indonesia agar dapat bersaing dalam menghadapi perkembangan jaman,” ungkap Ceppy.

Selain perubahan bentuk AMIK menjadi STKOM, rencananya aka ada penambahan satu program studi baru yaitu, Sistem Informasi S1. Untuk keluarnya ijin penyelenggaraan baik ijin perubahan bentuk institusi ataupun pembukaan prodi baru harus memenuhi standar minimal akreditasi C, sesuai dengan kriteria dari BAN-PT.

Menurut Pimpinan Div. Dikti dan NF AMIK Al Ma’soem Yudhi Sirojudin, M. Ag, “Bagi AMIK untuk berubah menjadi STKOM tidaklah mudah, banyak data yang harus disiapkan. Sesuai dengan petunjuk dari dikti bahwa AMIK Al Ma’soem harus menyusun studi kelayakan, membuat rencana strategi, menyusun kurikulum, dan penjaminan mutu yang jelas. Disamping itu juga harus membuat proyeksi mengenai mahasiswa, dosen, fasilitas sarana dan prasarana dan juga keuangan,” terangnya.

Proses evaluasi yang dilakukan oleh Tim Evaluator sendiri berlangsung dengan baik, dan alhamdulillah secara keseluruhan AMIK Al Masoem mampu memenuhi syarat-syarat yang dubutuhkan sesuai aturan yang berlaku, walaupun memang ada beberapa aspek yang harus diperbaiki (minor improvement), akan tetapi secara umum tidak ada kendala yang berat.