Bagi mahasiswa teknik atau bisnis yang sedang menyusun tugas akhir, menggunakan Reference Manager seperti Mendeley adalah keharusan untuk menjaga akurasi sitasi. Namun, masalah yang paling sering muncul adalah metadata yang berantakan seperti judul jurnal yang menggunakan huruf kapital semua, nama penulis yang tertukar, atau tahun terbit yang kosong saat file PDF dimasukkan ke aplikasi.
Metadata yang tidak sinkron akan membuat daftar pustaka kamu terlihat tidak profesional dan bisa mengurangi penilaian orisinalitas riset. Berikut adalah trik teknis untuk merapikan metadata di Mendeley secara cepat dan akurat:
1. Gunakan Fitur “Search by DOI” (Trik Tercepat)
Jangan memperbaiki judul secara manual huruf per huruf. Cara paling akurat adalah mencari nomor DOI (Digital Object Identifier) yang biasanya ada di halaman pertama atau sudut atas PDF jurnal.
- Salin nomor DOI tersebut (contoh: 10.1016/j.jbusres…).
- Tempelkan di kolom “DOI” pada panel Details di sebelah kanan aplikasi Mendeley.
- Klik ikon kaca pembesar (Lookup). Mendeley akan otomatis menarik data resmi dari database pusat, sehingga judul, nama jurnal, volume, hingga tahun akan sinkron secara otomatis.
2. Perbaiki Tipe Dokumen (Document Type)
Mendeley terkadang salah mendeteksi file PDF sebagai “Generic” atau “Web Page”. Jika tipenya salah, maka format sitasi di Microsoft Word juga akan berantakan. Pastikan kamu mengubahnya menjadi “Journal Article” untuk artikel jurnal atau “Book Section” untuk bab buku. Ketelitian teknis dalam memilih kategori ini sangat menentukan kerapian daftar pustaka di laporan akhirmu.
3. Teknik “Title Case” Manual yang Cepat
Jika DOI tidak ditemukan, kamu terpaksa memperbaikinya secara manual. Hindari judul yang ditulis dengan huruf kapital semua (ALL CAPS) karena tidak sesuai dengan standar penulisan karya ilmiah.
- Klik pada kolom judul di panel Mendeley.
- Pastikan hanya huruf pertama di awal kata yang kapital (kecuali kata sambung seperti “and”, “of”, atau “in”).
- Format yang rapi menunjukkan bahwa kamu adalah peneliti yang disiplin dan memperhatikan detail terkecil dalam karyamu.
4. Sinkronisasi Nama Penulis (Author)
Format penulisan nama di Mendeley adalah Nama Belakang, Nama Depan. Jika kamu memasukkan “Ahmad Subagja”, pastikan di kolom Authors tertulis “Subagja, Ahmad”. Jika penulisnya lebih dari satu, gunakan tombol Enter untuk memisahkan setiap nama. Mendeley akan mendeteksi nama yang sudah pernah kamu masukkan sebelumnya untuk menjaga konsistensi data risetmu.
5. Cek Ulang Folder “Needs Review”
Mendeley memiliki folder otomatis bernama “Needs Review”. Folder ini berisi dokumen-dokumen yang metadatanya masih dianggap ragu-ragu oleh sistem. Biasakan untuk mengecek folder ini setelah kamu memasukkan banyak file PDF sekaligus. Klik tombol “Details are Correct” jika data sudah sesuai, agar dokumen tersebut masuk ke folder utama dan siap disitasi tanpa error.
Metadata yang rapi adalah kunci dari integritas sebuah karya ilmiah. Dengan memastikan setiap referensi tersinkronisasi dengan baik, kamu tidak hanya mempermudah proses penulisan, tetapi juga membangun citra sebagai mahasiswa yang kompeten dan bertanggung jawab terhadap akurasi informasi.
Ingin tahu cara menghubungkan Mendeley ke Microsoft Word agar kamu bisa membuat sitasi otomatis hanya dengan sekali klik? Cek panduan teknisnya di:
- Website: masoemuniversity.ac.id
- Instagram: @masoem_university





