D1e5c622b52da8a6

Peminat Prodi Teknologi Pangan Meningkat, Ternyata Begini Prospeknya!

Teknologi Pangan adalah salah satu program studi yang semakin digemari dari tahun ke tahun. Perlu kamu ketahui bahwa Jurusan Teknologi Pangan di luar negeri dikenal dengan sebutan Food Technology atau Food-Tech. Bidang studi ini dikenal ketika ilmuwan Loius Pasteur sukses menemukan kiat pengolahan susu yang sekarang dikenal dengan nama pasteurization. Di era canggih ini, Teknologi Pangan telah semakin berkembang dan menelurkan sekian banyak produk pangan yang diandalkan oleh jutaan insan di dunia, misalnya saja produk teh celup, susu kental manis, gula pasir, sampai bubur instan.

Kenapa memilih Teknologi Pangan?

•Dengan ilmu yang didapat, kamu dapat turut berkontribusi menciptakan keawetan pangan yang stabi
• Kamu dapat belajar sekian banyak cabang ilmu sains yang bersangkutan dengan pengolahan makanan
• Bisa menjadi berpengalaman gizi dan berpengalaman pangan sekaligus
• Bagi yang senang bereksperimen dengan makanan, Teknologi Pangan bakal menjadi jembatan yang tepat untuk kreativitasmu
• Memiliki modal guna berwirausaha di bidang pangan

Prospek kerja alumni Teknologi Pangan

• Perusahaan boga dan pangan
Industri pangan dapat jadi adalah salah satu prospek bisnis yang tidak pernah kehilangan pasar. Dengan inovasi, industri pangan dapat mempunyai prospek yang jauh lebih terang dan menjanjikan. Perkembangan pabrik pengolahan makanan di sekian banyak kawasan industri di Indonesia. Jumlahnya makin tidak sedikit dari tahun ke tahun, dari tingkat korporasi sampai industri rumahan.

• Pemerintahan
Kementerian pertanian, perindustrian, dan lembaga pemerintah lainnya sepertihalnya BPOM, LIPI, dan MUI pun memerlukan alumni Teknologi Pangan guna memverifikasi kelayakan pangan sekaligus menguji kandungan yang terdapat di dalamnya demi mengisi standar halal.

• Akademik
Kamu juga dapat melanjutkan tongkat bersambung ilmu Teknologi Pangan dengan menjadi tenaga pendidik di universitas maupun lembaga edukasi non-formal. Kamu dapat menyerahkan pengetahuan seputar proses pengolahan makanan untuk orang-orang yang pun mempunyai minat di bidang tersebut.

• Wirausaha
Jika kamu punya minat meningkatkan laju ekonomi di wilayah tempat tinggalmu, kamu dapat mengamalkan pengetahuan yang didapat semasa kuliah dengan menegakkan perusahaan pengolahan makanan berskala rumahan. Kamu bisa memberdayakan orang-orang di dekat sekaligus memberikan pendidikan seputar standar kualitas produk pangan, gizi, serta kebersihan dalam proses pengolahan makanan.

Karier untuk Lulusan Teknologi Pangan
Karena prospek kerjanya luas, kamu dapat menemukan sekian banyak pilihan karier usai menuntaskan studi di jurusan Teknologi Pangan. Beberapa opsi karier yang bisa dipilih di antaranya:

• Quality Assurance 
Seiring tumbuh suburnya industri pengolahan hasil tani dan ternak, permintaan tenaga kerja dari alumni Teknologi Pangan dan Pertanian juga kian meningkat. Lazimnya, alumni baru tidak sedikit bekerja sebagai petugas pengendali bobot kualitas produk (quality assurance) di perusahaan pengolah makanan. Staf quality assurance mempunyai tugas utama guna meyakinkan produk pangan yang diubah memenuhi standar kelayakan yang sudah diputuskan pihak atau lembaga yang berwenang.

• Pengembangan produk
Karier di bidang pengembangan produk pangan dapat dikatakan mempunyai persaingan yang ketat. Tidak seluruh lulusan baru bisa diterima berkarier di bidang ini. Ibaratnya, mereka yang bekerja di divisi pengembangan produk ialah pemegang resep rahasia produk. Bahkan sering kali gaji pegawai yang bekerja di bidang ini lebih tinggi dibanding dengan pimpinan perusahaan.

• Konsultan gizi dan pangan
Kamu dapat menyalurkan ilmu yang dipunyai dengan menjadi konsultan gizi dan pangan, baik untuk pribadi maupun perusahaan yang bergelut di bidang pangan. Untuk bisa berkarier sebagai konsultan gizi dan pangan, kamu harus mempunyai pengetahuan mengenai seputar ilmu gizi, kiat pengolahan makanan, persoalan konsumsi gizi, standar kelayakan produk pangan, serta pengetahuan mendalam seputar tren konsumsi pangan dari masa ke masa. Kamu pun harus mempunyai kemampuan berkata di muka umum, kemahiran interpersonal, serta dapat menyampaikan usulan rumit sesederhana mungkin supaya dapat dipahami oleh banyak orang.