Kita kadang beranggapan bahwa kegiatan wiraswasta atau entrepreneurship tidak dapat dipelajari melalui sebuah lembaga pendidikan formal seperti sekolah atau pendidikan tinggi. Tapi tampaknya anggapan seperti itu tidaklah tepat, karena lembaga pendidikan formal adalah tempat para generasi muda bangsa ini untuk mengembangkan minat, bakat, potensi serta kemampuan diri secara maksimal dimana lingkungan sekitar mereka dapat menjadi modal pendukung hal tersebut.
Hal itulah yang mencoba diimplementasikan di Ma’soem University, lembaga formal seperti pendidikan tinggi memiliki peran yang penting dalam membangun karakter entrepreneurship pada mahasiswa. Harapannya agar setelah mereka lulus, mereka tidak hanya memiliki pilihan untuk bekerja saja tapi juga memiliki kemampuan utnuk memulai dan mengembangkan kegiatan wiraswasta mereka sendiri. Dengan begitu, mereka bisa ikut menyumbangkan lapangan pekerjaan bagi yang lainnya.
Selain dengan bantuan dari program Sambil Kuliah Jadi Pengusaha, Mata kuliah Kewirausahaan di Ma’soem University sendiri diberikan pada mahasiswa tingkat satu di semester II. Dalam mata kuliah kewirausahaan atau entrepreneurship diberikan materi-materi seperti kosep dasar kewirausahaan, menjelaskan peluang dan manajemen bisnis dalam kewirausahaan, etika dalam berwirausaha, berkreasi untuk menciptakan peluang berwirausaha, serta pengembangan entrepreneurship untuk menjadi bisnis yang bisa diandalkan.
Ma’soem University yang berada dibawah naungan Yayasan Al Ma’soem Bandung sendiri berdiri atas kerja keras dari pendiri bapak H. Ma’soem yang juga merupakan seorang entrepreneur yang merintis usahanya dari nol. Dengan diberikannya mata kuliah kewirausahaan di Ma’soem University harapannya agar para peserta didik yayasan bisa mengikuti jejak pendiri yayasan yang merupakan seorang pengusaha sukses.
Tentu saja tidak hanya didukung dengan mata kuliah saja, para mahasiswa dan mahasiswi Ma’soem University di encourage agar bisa untuk mencoba mengimplementasikan apa yang mereka terima di kelas untuk di praktekan secara langsung. Seperti di ruangan BEM terdapat etalase untuk menjual beberapa produk makanan yang berasal dari mahasiswa, pada acara-acara tertentu (seperti bazar) mahasiswa diberikan booth sendiri untuk menawarkan produk mereka pada pengunjung, dan ada juga di gelar seminar dengan alumni yang sukses menjadi entrepreneur untuk memberikan motivasi pada mahasiswa, serta banyak lagi kegiatan lainnya yang mendukung mahasiswa untuk mencoba berwiraswasta.
Kemudian Ma’soem University memiliki juga unit usaha yang dikelola bersama-sama dengan mahasiswa yang disebut Aplikasi Komputer dan Sistem Informasi (AKSI) Al Ma’soem. Unit usaha ini dibentuk untuk mewadahi mahasiswa yang memiliki jiwa/keinginan untuk berwirausaha untuk ditempa dan dibina agar menjadi entrepreneur yang cageur, bageur dan pinter.
Dengan semangat dan dengan didukung oleh lingkungan pendidikan yang memungkinkan bagi mereka untuk mengembangakan potensi yang mereka miliki, diharapkan lulusan STKOM memiliki kemampuan dan tekad untuk bisa memulai usaha mereka menjadi entrepreneurship.





