Opini oleh: Adi Indradi Wazdi, S.Psi.,M.M.
“Start Up dan Unicorn!” Istilah ini merupakan dua dari banyak istilah yang sering didengungkan dalam dunia Kewirausahaan di bidang teknologi atau yang biasa disebut Technopreneur. Semakin banyaknya jasa pelayanan seperti toko online, akomodasi, penginapan,pesan antar makanan sampai taxi dan ojek online menjadi tren tersendiri dari transaksi yang terjadi saat ini.
Khusus untuk yang berhubungan dengan ojek online dan jasa antar barang (kurir), dapat kita lihat bahwa terdapat perubahan dari paradigman masyarakat mengenai profesi yang satu ini. Terlepas pro kontra mengenai perselisihan antara ojek konvensional (pangkalan) dengan ojek online, namun tidak bisa dipungkiri semakin banyak masyarakat yang merasa mendapatkan kemudahan dengan adanya jasa yang ditawarkan para pengusaha start up. Jika beberapa tahun lalu profesi seperti kurir dan driver ojek dianggap profesi kelas bawah, maka tidak seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Banyak dari kalangan pelajar seperti mahasiswa maupun kalangan umum yang tidak malu menekuni profesi ini. Selain dianggap pforsei dengan penghasilan yang lumayan, jam kerja pun cukup fleksibel.
Sama halnya dengan jasa kurir baik jasa antar barang ataupun jasa antar makanan dan minuman. Dengan kondisi lalu lintas yang cukup padat dan waktu yang terbatas untuk memasak sendiri, maka semakin tinggi demand untuk memesan jasa antar makanan. Profesi ini juga bisa ditekuni oleh siapapun tanpa adanya rasa malu.
Begitu juga dengan profesi supir taxi yang saat ini sudah mulai berubah dengan adanya start up yang menyediakan jasa trasnportasi roda empat. Jika beberapa tahun lalu profesi supir taxi dianggap profesi kelas bawah, maka tidak seperti yang terjadi akhir-akhir ini bahwa menjadi driver taxi bukanlah profesi yang tidak berkelas. Bahkan untuk beberapa kasus, tidak sedikit orang yang berasal dari keluarga menengah ke atas atau memang sudah memiliki karir yang cukup mapan beralih menjadi driver taxi online. Alasannya pun tidak jauh berbeda yaitu jam kerja fleksibel dan penghasilan lumayan.
Disebut sebagai profesi yang cukup lumayan karena untuk bisa menjalani profesi ini, mereka harus memiliki mobil yang didaftarkan ke perusahaan sebagai mobil operasional. Bahkan jika kita memesan jasa ini mungkin kita bisa melihat beberapa mobil yang bisa dibilang mobil yang cukup mahal di kelasnya. Maka dari itulah dengan hadirnya Starp Up seperti ini, stigma dan anggapan masyarakt mengenai profesi driver ataupun kurir berubah 180 derajat.





