9dea4a88f82e18e1

Bimbingan konseling, Strategi Khusus Masuk Prodi BK yang Wajib Kamu Jalani

Bagi kebanyakan siswa kelas 12 baik dari SMA atau SMK melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi/kuliah mungkin sudah suatu keharusan. Namun kuliah akan jauh lebih berbeda daripada SMA atau SMK karena di kuliah ini merupakan tempat untuk mencari potensimu dan tempat yang akan menentukan masa depan kamu.

Nah, untuk itu kamu harus berhati-hati dalam memilih jurusan kuliah, tapi apakah sekarang kamu masih bingung mau pilih jurusan yang mana? Apa lagi di zaman modern ini semakin banyak saja jurusan yang bermunculan, tapi tenang saja ada satu jurusan dari sekian banyaknya jurusan kuliah yang paling berpotensial untuk masa sekarang ini khususnya bagi kamu yang suka bersosialisasi, yakni jurusan Bimbingan Konseling.

Perlu kamu ketahui kalau sekarang itu peminat jurusan Bimbingan masih sedikit sedangkan permintaannya cukup tinggi, namun hal ini bukan berarti kamu bisa masuk jurusan ini dengan mudah. Nah, untuk menaikan kemungkinan kamu masuk jurusan ini, kamu perlu menggunakan strategi khusus berkut.

1. Cari informasi seputar Bimbingan Konseling

Sebelum kamu memasuki program studi BK ada baiknya kalau kamu mencari informasi sebanyak mungkin tentang program studi BK. Dengan mencari info kamu akan lebih akrab dengan materi Bimbingan Konseling yang akan diajarkan nantinya sehingga kamu akan lebih paham dalam menjalankan tugas dan menguatkan ilmu kamu tentang Bimbingan Konseling. Selain itu mencari informasi dapat membantu kamu dalam menggambarkan rencana dan mimpi ke depanmu.

2. Pilih pemintaan

Terdapat 2 jenis peminatan untuk prodi BK yaitu peminatan pendidikan dan pemintaan non-pendidikan. Tergantung dengan apa tujuanmu, bisa saja kamu memilih peminataan yang berbeda. Jika kamu ingin menjadi guru atau dosen, maka kamu bisa memilih peminatan pendidikkan. Tetapi kalau kamu lebih suka hal-hal di luar lingkungan akademik seperti keperluan perusahaan, kesehatan mental, rehabilitasi, dan lain-lain, maka kamu bisa memilih peminataan non-akademik.

3. Sediakan catatan khusus

Di dalam kurikulum Bimbingan Konselin tidak hanya membahas ilmu penerapan Konseling saja tetapi kamu akan memperlajari banyak ilmu-ilmu lainnya seperti ilmu pendidikan, pendidikan agama, pendidikan pancasila dan kewarganegaraan, landasan pendidikan, statistika pendidikan, dan teknik pemahaman individu. Tentu saja menghafal semua teori ini dengan otak saja tidak cukup atau sulit sekali, oleh karena itu siapkan catatan khusus agar memudahkan kamu menghafalnya dan bisa kamu jadikan catatan itu sebagai tambahan informasi.

4. Jangan bolos

Program studi Bimbingan Konseling memiliki jadwal yang padat, selain itu setiap materinya berkaitan satu sama lain. Apabila ada satu materi yang terlewatkan tentu saja hal ini akan menghambat kamu dalam mengerjakan tugas. Oleh karena itu agar semua tugas dapat terselesaikan tepat waktu sebelum kelulusan, kamu harus tinggalkan kebiasaan bolos dan abaikan hal-hal yang tidak ada keperluannya dengan kemajuan kamu di kuliah.

5. Perbanyak relasi

Di kuliah kamu akan bertemu banyak orang yang berpikiran hampir sama seperti kamu, jadi kamu bisa memperbanyak relasimu dengan orang-orang ini sehingga saat kamu berteman kamu bisa memanfaatkan orang-orang ini sebagai lapangan informasi. Selain itu dengan adanya relasi, kamu bisa bertanya jika kamu mengalami kesulitan sehingga hal ini akan mempermudah kamu dalam menjalankan tugas-tugas kuliah.

6. Tanya dosen

Ingat! Kamu menjalani program studi BK untuk menambah ilmu kamu dan karena kamu ini belum tahu segalanya, maka kamu harus sesering mungkin berkonsultasi dengan dosen untuk memecahkan masalah kamu dan juga membahas masalah apa saja yang menjadi hambatan kamu dalam menjalani program studi. Dan dikarenakan kebanyakaan dosen BK merupakan lulusan jurusan Bimbingan Konseling sudah pasti mereka ahli dalam bidangnya, jadi kamu tidak perlu khawatir lagi, kamu bisa mempercayakan sepenuhnya kepada dosen kamu.