F56bc50fb7f27623

Tips Cari Kerja Setelah Lulus Kuliah Tanpa Ribet

Mencari kerja merupakan suatu hal yang selalu disiapkan selama kamu menjalani program studi di kuliah karena dengan ilmu yang kamu pelajari semasa kuliah pasti ilmu itu akan digunakan oleh masyarakat.

Namun, di zaman yang semakin modern ini ternyata banyak sekali para mahasiswa yang sedang mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan atau masih menggangur ketika mereka meninggalkan kelas kuliah. 

Bahkan menurut hasil laporan dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menenujukan kalau sekitar 630.000 sarjana di seluruh Indonesia berstatus menganggur. Hal ini berarti pengangguran di kalangan sarjana mengalami peningkatan sebanyak 25% dari tahun 2017.

Angka yang sebesar itu mungkin mengejutkan kamu. Apa lagi, saat ini kamu sedang menjalani semester terakhir dan sebentar lagi mau lulus kuliah, tapi tidak perlu ribet-ribet karena dengan membaca tips-tips berikut kamu akan tahu bagaimana cari kerja setelah lulus kuliah tanpa ribet. 

1. Perbanyak relasi

Relasi bisa membantu kamu dalam mendapatkan pekerjaan. Dengan adanya relasi, mereka bisa memberi tahu kamu lebih awal mengenai adanya lowongan kerja baru sehingga kamu bisa melamar pekerjaan itu lebih awal.

Jadi, kamu harus sebisa mungkin menambah jumlah relasi dengan orang-orang yang bekerja di dalam suatu perusahaan dan dikarenakan zaman sudah modern, kamu bisa menggunakan media sosial seperti Linkedin, Facebook, dan Twitter untuk mempermudah kamu menemukan relasi.

2. Bikin CV yang profesional

CV memiliki pengaruh yang besar dalam menentukan diterima atau tidaknya kamu saat kamu diinterview oleh HRD. Dengan adanya CV, HRD akan tahu apakah kamu itu memiliki kualifikasi yang diperlukan oleh perusahaan itu atau tidak. Namun, biasanya HRD sangat tidak suka melihat CV yang berantakan oleh karena itu kamu harus buat CV seprofesional mungkin dengan memperhatikan data-data berikut.

Pendidikan formal dan non-formal

HRD tahu kalau kamu mendapat gelar S1 berarti kamu telah menjalani pendidikan formal dari SD sampai lulus kuliah sehingga mengisi pendidikan formal saja belum menarik ketertarikan terhadap CV ksmu. Oleh karena itu kamu juga perlu memasukkan pendidikan non-formal seperti ekstrakulikuler, kursus, seminar, dan lain-lain agar HRD tahu kalau kamu ini memang serius dalam menjalankan posisi yang akan kamu lamar.

Biodata

Setiap CV pasti membutuhkan biodata. Jadi, kamu bisa mengisi nama, tempat/tanggal lahir, alamat, nomor telepon, email, status sosial, dan status kewarganegaraan, dan sebagainya.

Pengalaman

Kamu perlu tahu di dunia kerja zaman sekarang yang dibutuhkan itu keahlian, bukan sekadar ijazah saja. Jadi, mengisi pengalaman di CV kamu itu sangat penting, tetapi karena kamu masih kuliah, kamu tidak perlu khawatir karena kamu bisa mengisi pengalaman saat kamu sedang magang.

3. Cari kerja online

Zaman sudah modern sehingga untuk mencari kerja tidak hanya di koran atau brosur di jalan karena sekarang itu ada namanya internet. Di internet ini kamu bisa mencari lowongan kerja yang lebih banyak, kamu bisa mengunjungi situs lowongan pekerjaan.

Dan kalaupun tidak ada lowongan pekerjaan yang tersedia untuk kamu, maka kamu harus memeriksa website setiap perusahaan karena ada beberapa pekerjaan yang tidak disiarkan, tetapi masih dapat kamu lamar di bagian menu karier/career.

4. Gunakan media sosial

Perusahaan tahu tempat untuk mencari calon tenaga kerja mereka adalah di media sosial karena 99% generasi muda setidaknya memiliki media sosial seperti Facebook, Linkedin, Instagram, Twitter, dan Line, sehingga kamu harus memanfaatkan keuntungan media sosial untuk mencari kerja.

Caranya, kamu bisa mengikuti berbagai akun atau hastag seputar lowongan kerja dan kamu bisa bergabung ke grup yang memberikan informasi adanya lowongan kerja.