Bagi mahasiswa Fakultas Teknik di Masoem University, istilah Literatur Review dan Tinjauan Pustaka sering kali muncul secara bergantian dalam panduan penulisan skripsi. Meskipun keduanya terlihat serupa, memahami perbedaan nuansa di antara keduanya adalah bentuk profesionalisme akademik agar rancangan penelitianmu di tahun 2026 ini memiliki dasar yang tangguh.
Baik kamu di jurusan Teknik Informatika maupun Teknik Industri, bagian ini adalah fondasi untuk membuktikan bahwa risetmu memiliki integritas dan tidak sekadar meniru karya orang lain. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
1. Tinjauan Pustaka: Landasan Teori (Bab 2)
Tinjauan Pustaka biasanya merujuk pada bagian dalam skripsi (umumnya Bab 2) yang berisi kumpulan teori, definisi, dan konsep yang relevan dengan topik penelitian. Di sini, kamu bertindak sebagai penyaji informasi yang sudah ada untuk mendukung analisis sistem yang akan kamu bangun.
- Fungsi: Menjelaskan variabel, rumus, atau standar teknologi yang digunakan.
- Isi: Definisi operasional, kerangka teori, dan kutipan dari buku teks atau dokumen resmi.
- Contoh Teknik Informatika: Menjelaskan definisi Cloud Computing, karakteristik Database NoSQL, atau cara kerja algoritma deskripsi data.
- Contoh Teknik Industri: Memaparkan teori Total Quality Management (TQM) atau rumus perhitungan OEE (Overall Equipment Effectiveness).
2. Literatur Review: Analisis dan Sintesis Kritis
Literatur Review adalah proses yang lebih mendalam dibandingkan sekadar meninjau pustaka. Di sini, kamu melakukan evaluasi kritis, membandingkan berbagai hasil penelitian terdahulu, dan mencari Research Gap (celah penelitian). Literatur review menunjukkan di mana posisi penelitianmu di antara karya peneliti lain secara inovatif.
- Fungsi: Mengidentifikasi apa yang sudah ditemukan orang lain dan apa yang belum (kebaruan).
- Isi: Ringkasan hasil penelitian jurnal, perbandingan metode, dan kritik terhadap kelemahan riset sebelumnya.
- Karakter: Bersifat analitis dan argumentatif, bukan sekadar deskriptif.
- Proses: Kamu mengumpulkan 10-20 jurnal terbaru, lalu menyimpulkan: “Peneliti A menggunakan metode X hasilnya cepat tapi tidak akurat, maka saya menggunakan metode Y agar lebih akurat.”
Perbedaan Utama: Tabel Komparasi untuk Mahasiswa Teknik
| Fitur | Tinjauan Pustaka (Landasan Teori) | Literatur Review (Kajian Pustaka) |
| Tujuan Utama | Menjelaskan “Apa” definisi dan teorinya. | Mengevaluasi “Bagaimana” riset sebelumnya. |
| Sumber Utama | Buku teks, manual, standar industri. | Jurnal ilmiah terbaru (5-10 tahun terakhir). |
| Output | Daftar teori yang mendukung variabel. | Sintesis dan identifikasi celah penelitian. |
| Sifat Penulisan | Deskriptif dan informatif. | Kritis, komparatif, dan analitis. |
| Posisi di Skripsi | Bagian awal Bab 2 (Landasan Teori). | Bagian akhir Bab 2 (Penelitian Relevan). |
Kenapa Mahasiswa Harus Paham Keduanya?
Dosen penguji di Masoem University tidak hanya ingin melihat definisi yang panjang lebar. Mereka ingin melihat apakah kamu cukup disiplin untuk membaca jurnal-jurnal terbaru.
- Menghindari Plagiarisme: Dengan literatur review yang jujur, kamu membuktikan bahwa risetmu memiliki sisi orisinalitas.
- Memperkuat Metodologi: Kamu bisa memilih sensor atau algoritma tertentu karena sudah melihat kegagalannya di literatur review orang lain. Inilah yang disebut dengan riset yang suportif terhadap kemajuan teknologi.
- Membangun Integritas: Menyajikan teori secara amanah menunjukkan bahwa kamu adalah calon teknokrat yang berwawasan luas di tahun 2026.
Memahami perbedaan ini akan membuat Bab 2 skripsimu terlihat lebih profesional dan tidak membosankan untuk dibaca. Jadilah mahasiswa yang tangguh dengan tidak hanya menyalin teori, tapi mampu mengkritisi dan menghubungkannya dengan solusi yang kamu tawarkan.
Mau tahu cara membuat “Matrix Literature Review” di Excel agar kamu bisa membandingkan puluhan jurnal dengan lebih cepat dan rapi? Cek juga panduan riset kami di:
- Website: masoemuniversity.ac.id
- Instagram: @masoem_university





