Meskipun sama – sama berkutat di bidang teknologi, sistem informasi dan teknik informatika ternyata adalah dua hal yang sangat berbeda. Pemahaman tentang kedua jurusan ini adalah hal yang wajib diketahui oleh mahasiswa maupun oleh orang tuanya sehingga nantinya tidak salah dalam memilih jurusan. Misalnya, jika anak ingin menjadi seorang programmer, manakah jurusan yang harusnya diambil; apakah teknik informatika atau sistem informasi. Di bawah ini adalah beberapa perbedaan dari teknik informatikan dan jurusan sistem informasi yang dapat diketahui.
Sekilas tentang jurusan Teknik Informasi
Teknik informatika akan membuat mahasiswa lebih banyak belajar tentang segala hal yang berhubungan dengan programming. Seperti misalnya mulai dari C, C++, C#, database, VB, dan lain sebagainya. Teknik informatika adalah jurusan yang tepat bagi mereka yang ingin menjadi seorang programmer dan lain sebagainya.
dari segi kemampuan, mahasiswa jurusan teknik informasi akan lebih diajarkan agar memiliki kemampuan dala merancang serta mengembangkan beragam algoritma koputasi. Dan sebagai informasi, teknik informasi juga tak jarang memiliki beragam variasi nama program studi seperti misalnya ilmu komputer, teknik informatika, ilmu komputasi, ilmu informatika, informatika, matematika komputasi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Oleh karena itu, jangan heran jika sebuah universitas memiliki nama yang berbeda dengan universitas lainnya tentang jurusan teknik informatika ini.
Bagaimana dengan kurikulum yang akan diambil? Kurikulum untuk jurusan teknik informatika sangat berkaitan dengan kpmputasi, logika matematika, serta algoritma. Di dalam model terapannya, biasanya ini akan dinyatakan dalam sebuah pengembangan dari program yang ada di alam komputer. Oleh karena itu, cakupan ilmu dari program studi ini juga dapat dibilang cukup luas dan beragam. Di lain sisi, cakupan ilmu ini sangat bersifat algoritmis, teoritis dan terkadang terasa sangat terapan.
sebagai contohnya adalah tentang pengembangan robotika, sistem pintar, dan lain sebagainya. Bidang yang dicakup olehh jurusan teknik informasi juga luas yakni mencakup bidang komputasi. Bidang komputasi yang dimaksud meliputi proses merancang, memprogram, menganalisa algoritma, menjadi arsitektur komputer, jaringan komputer, sistem operasi, sistem pintar, teori tentang komputasi, bagaimana membuat rekayasa software, analisa tentang numeric, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Lalu, apakah sebenarnya tujuan dibuatnya jurusan teknik informatika? Ada beberapa tujuan mengapa pada akhirnya teknik informatika dijadikan sebuah prodi dalam universitas. Misanya saja untuk memenuhi kebutuhan akan tenaga – tenaga yang masih muda namun cukup terampil dan professional khususnya dalam bidang TI atau teknologi informasi. Misalnya saja dengan memanfaatkan ilmu komputer seperti contohnya tentang desain algoritma sampai dengan implementasinya. Ilmu ini akan sangat berguna untuk dapat mengembangkan software yang memiliki kualitas tinggi serta untuk membuat aplikasi dengan basis kecerdasan buatan lebih mutakhir, robotika lebih canggih, mencari sumber daya yang mampu mengolah informasi multimedia, jaringan, serta melakukan usaha keamanan informasi, sampai dengan mengolah data yang penting dan besar dengan baik.
Sekilas tentang jurusan sistem informasi
Sementara itu, sistem informasi merupakan sebuah jurusan yang seringkali ada di bawah fakultas komputer. Selain dikenal dengan nama sistem informasi, jurusan ini juga memiliki beberapa variasi nama program studi yang lainnya seperti Manajemen informatika, sistem informasi manajemen, manajemen informasi, manajemen sistem informasi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Mahasiswa yang masuk ke dalam jurusan ini akan banyak diajari tentang bagaimana cara agar teknologi serta sistem informasi yang mereka miliki dapat berjalan beriringan, terutama dengan strategi bisnis yang dimiliki oleh sebuah perusahaan.
Cara ini dimaksudkan agar nantinya tercipta sumber daya manusia yang unggul serta memiliki kemampuan untuk dapat bersaing. Untuk cakupan ilmu, sistem informasi lebih banyak fokus pada teknik untuk mengintegrasikan pemecahan masalah tentang teknologi informasi. Hal ini aka dibarengi dnegan proses bisnis untuk membuat organisasi atau perusahaan dapat memenuhi kebutuhannya. Jika diperhatikan, jurusan sistem informasi sangat menekankan bahwa informasi adalah sumber daya yang sangat penting untuk melakukan produksi. Karena itulah, sistem informasi memiliki cakupan bidang yang sangat luas seperti belajar tentang prinsip manajemen, bagaimana menjalankan administrasi bisnis yang baik, sistem informasi pada akuntansi dan keuangan, sistem sistem yang ada pada perusahaan, arsitektur serta membuat program aplikasi perusahaan dan lain sebagainya.
Banyak orang mengatakan bahwa sistem informasi bak panglima perang dalam peperangan. Biasanya, lulusan dari sistem informasi akan membuat sebuah ‘strategi’ tentang sistem perusahaan; seperti apakah yang paling baik dan aman untuk perusahaan tersebut. Nantinya, strategi inilah yang akan diterjemahkan oleh mereka dari lulusan teknik informatika atau profesi programmer, dalam bentuk program yang bisa digunakan oleh perusahaan terkait. Oleh karena itu, lulusan dari sistem informasi dapat menjalani beberapa profesi seperti misalnya menjadi seorang system analis, orang yang dipercaya untuk mengamankan data perusahaan, dan lain sebagainya.
berdasarkan data, mahasiswa dari jurusan sistem informasi akan banyak sekali belajar tentang cara membuat diagram seperti ERD, Flowchart, DFD, UML, SDL, work flw, hingga diagram UML yang sekarang sangat banyak dipakai.
Itulah beberapa perbedaan tentang jurusan Teknik informatika dengan sistem informasi baik dari segi kurikulum, variasi nama, apa yang dipelajari dan lain sebagainya. Kedua jurusan ini meskipun berbeda, tapi tetap saling membutuhkan dalam dunia pekerjaan nantinya dan dapat bekerja sama dengan sangat baik. Semoga informasi ini bermanfaat sehingga calon mahasiswa tidak salah lagi dalam memilih jurusan di universitas nanti.





