2df59aa271340b48

Prodi Perbankan Syariah Itu Belajar Apa Saja Sih?

Belakangan ini, prodi perbankan syariah telah menjadi salah satu program studi yang sedang banyak diminati oleh mahasiswa.

Hal ini dikarenakan seiring dengan berkembangnya keberadaan bank syariah yang ada di Indonesia telah membuat pihak pemilik bank syariah sendiri membutuhkan banyak tenaga kerja untuk menunjang perkembangan tersebut.

Hal tentu mengakibatkan peminat untuk program studi satu ini meningkat karena dengan luasnya peluang kerja, siapa yang tidak mau mengambil kesempatan sekali ini?

Maka dari itu, prodi perbankan syariah cocok bagi mereka yang masih bingung dalam memilih prodi kuliah khususnya bagi mereka yang sedang mencari prodi yang prospek kerjanya tidak akan digantikan oleh teknologi.

Akan tetapi meskipun prodi perbankan syariah menjadi prodi yang pemintanya sedang booming. Ternyata dari kepopuleran ini masih banyak juga orang yang bertanya, prodi perbankan syariah itu belajar apa saja sih?

Hal ini masih bisa dimaklumi karena dibandingkan dengan program studi populer lainnya seperti prodi sistem informasi atau kedokteran, prodi perbankan syariah lebih jarang didengar, tetapi sebelum menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui bahwa program studi perbankan syariah itu berbeda dengan prodi perbankan konvensional atau prodi ekonomi lainnya.

Di prodi perbankan syariah ini mahasiswanya akan mempelajari segala hal tentang kegiatan perbankan yang semuanya sesuai dengan hukum atau syariah Islam. Sedangkan, perbankan konvensional mengajarkan mahasiswanya tentang kegiatan perbankan berdasarkan prinsip kapitalisme.

Nah, kembali ke pertanyaan tadi. Berikut materi yang akan dipelajari di program studi perbankan syariah:

1. Pengantar ekonomi Islam

Di semester awal, mahasiswa akan mempelajari materi tentang pengantar ekonomi Islam. Materi ini bertujuan untuk mengajarkan mahasiswanya tentang pengaplikasian prinsip ekonomi yang sesuai dengan jaran Islam terhadap kegiatan penciptaan dan pendistribusian barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan umat.

Materi ini terbagi menjadi dua cabang, yakni pengantar ekonomi mikro Islam dan pengantar ekonomi makro Islam.

Pengantar ekonomi mikro Islam adalah cabang yang mempelajari bagian-bagian kecil ekonomi yang sesuai dengan seperti perilaku individu, konsumen, produsen, dan harga.

Pengantar ekonomi makro Islam adalah cabang yang mempelajari seluruh bagian dari perekonomian suatu negara atau daerah seperti inflasi, pengangguran, kemiskinan, neraca, dan pertumbuhan ekonomi.

2. Pelaporan dan analisis keuangan

Kegiatan perbankan pasti akan berhubungan dengan kegiatan pelaporan keuangan. Maka dari itu, di prodi perbankan syariah, mahasiswanya akan mempelajari segala hal tentang pelaporan keuangan seperti aspek penyediaan dan penyampaian informasi keuangan.

Selain mempelajari pelaporan, mahasiswa juga akan mempelajari tentang analisis keuangan untuk memastikan kalau informasi keuangan yang ingin disampaikan sudah akurat, lengkap, dan sesuai dengan tujuan laporan keuangan itu sendiri.

3. Layanan produk dan jasa bank syariah

Bank syariah memiliki produk yang siap ditawarkan kepada pihak nasabah sehingga materi layanan produk dan jasa bank syariah merupakan materi yang wajib dipelajari oleh mahasiswa.

Jasa yang ada di bank syariah, yakni sebagai berikut:

Wakalah (perwakilan kepada pihak bank untuk melakukan transaksi).
Kafalah (jaminan yang diberikan oleh pihak bank ke pihak lain).
Joalah (kontrak bank dengan pihak lain).
Rahn (gada).

Untuk produk, berikut produk yang ada di bank syariah:

Penghimpunan dana atau funding
Sewa menyewa atau ijarah
Jual beli

4. Etika bisnis Islami

Etika bisnis Islam adalah suatu materi yang mengajarkan mahasiswanya tentang suatu proses dan upaya untuk mengetahui mana yang merupakan hal benar dan salah selama menjalankan kegiatan perbankan syariah seperti cara memberikan produk atau pelayanan bank kepada pihak yang berkepentingan.

Dengan mempelajari materi ini, mahasiswa akan tahu kualitas moral kebijaksanaan organisasi dan perilaku moral apa saja yang diperlukan untuk menjalani suatu bisnis berdasarkan prinsip syariah.

 

5. Manajemen Sumber Daya Manusia Islami

Sesuai dengan namanya, materi ini akan mengajarkan mahasiswanya tentang pengelolaan aspek manusia dalam kegiatan perbankan agar bisa dilokasikan sesuai dengan keterampilan dan potensi masing-masing.

Di sini, mahasiswa akan mempelajari bagaimana merekrut, menyeleksi orang untuk berbagai proyek, penentuan kebijaksanaan bagi karyawan, seperti pemberian gaji, cuti, pensiun, dan sebagainya, sampai memberikan motivasi agar sumber daya manusianya dapat berkontribusi secara optimal kepada bank.

6. Manajemen aset dan liabilitas bank syariah

Selain memanajemen manusia, mahasiswa juga akan mempelajari tentang cara memanajemen aset dan liabilitas bank syariah. Aset dan liabilitas ini perlu diolah untuk memastikan kalau bank syariah dapat menjalankan tugasnya dengan lancar.

7. Manajemen pemasaran dan pembiayaan bank syariah

Tidak hanya perusahaan, bank syariah juga perlu melakukan pemasaran dan pembiayaan agar produk dan jasanya bisa digunakan oleh masyarakat dan mendapat keuntungan, akan tetapi pemasaran tersebut sulit dilakukan jika tidak diolah dengan baik.

Maka dari itu, prodi perbankan syariah akan mengajarkan kepada mahasiswanya tentang manajemen pemasaran dan pembiayaan bank syariah. Di sini, mahasiswa akan menganalisis, merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan segala program yang dilkeluarkan pihak bank untuk mendapat banyak keuntungan.

8. Studi kelayakan bisnis

Di semester tengah atau terakhir, mahasiswa akan mempelajari materi studi kelayakan bisnis. Materi ini akan mengajarkan mahasiswanya tentang pertimbangan awal yang harus dipikirkan sebelum menjalankan usaha sehingga ketika menjalankannya, dia bisa mengurangi risiko kegagalan, mempermudah perencanaan, dan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Hal ini perlu diajarkan karena selain mempersiapkan mahasiswanya untuk kerja di bank syariah yang luas, mahasiswa juga diajarkan agar bisa memulai usaha sendiri atau memulai perbankan syariah sendiri.