Bf13d6755fe8788c

Dinamika Memilih SDM Terbaik

Setiap perusahaan yang membuthkan karyawan baru pastilah akan melakukan proses rekrutmen. Tahapan, proses dan kebijakan di setiap perusahaan berbeda-beda, namun seluruhnya memiliki tujuan yang sama, yaitu mencari dan mengembangkan bibit SDM terbaik untuk memajukan perusahaan yang nantinya disesuaikan dengan aturan yang ada. Divisi yang melakukan proses rekrutimen adalah divisi Human Resource Development (HRD) atau yang biasa disebut Personalia. Rekrutmen sendiri pada dasarnya dilakukan untuk penarikan dan pengerahan tenaga kerja. Di beberapa perusahaan membuat istilah yang sama, yaitu “Rekrutmen” ketika karyawan tersebut pindah divisi.

            Terdapat dua dasar alasan rekrutmen dilakukan oleh perusahaan, yaitu yang pertama adalah rencana strategis organisasi yang meliputi perluasan organisasi serta peningkatan standard &  pemenuhan tuntutan lingkungan dan yang kedua adalah perencanaan tenaga kerja yang meliputi perluasan organisasi serta kebutuhan untuk menggantikan jabatan-jabatan yang sudah ada. Selain itu terdapat beberapa kebijakan dan seleksi karyawan yang biasanya dilatarbelakangi oleh beberapa hal, yaitu:

  • Bagaimana tindakan manajemen terhadap karyawan yang “mandeg”
  • Apakah perusahaan hanya mencari yang terbaik, atau standard yang lebih rendah tapi masih cukup baik
  • Apakah ada mslh tertentu, sehubungan dengan tenaga kerja
  • Bagaimana perusahaan mengatasi kelangkaan tenaga kerja
  • Bagaimana perusahaan memanfaatkan tenaga kerja yang sudah ada (promosi dari dalam diutamakan, kualifikasi dan tuntutan masyarakat yg diutamakan)
  • Berapa jumlah dan macam tenaga kerja yang dibutuhkan untuk jangka pendek, maupun jangka panjang
  • Melakukan recruit untuk kebutuhan sekarang, atau mencari bakat potensial bagi kebutuhan

 

Adapun sumber tenaga kerja yang dapat diambil oleh perusahaan yaitu yang berasal dari luar perusahaan (external) ataupun bisa juga didapat daro dalam perusahaa itu sendiri (internal). Perusahaan yang melakukan external rekrutmen biasanya bertujuan untuk mendapatkan tenaga kerja dengan spesifikasi yang tidak dapat dipenuhi oleh karyawan yang telah ada di dalam perusahaan. Sedangkan perusahaan yang melakukan internal rekrutmen biasanya memiliki alasan-alasan seperti:

  1. Tenaga kerja yang bersangkutan sudah lebih dikenal
  2. Dapat merupakan contoh yang baik bagi keryawan lain dan membangkitkan gairah kerja
  3. Dapat dilakukan lebih cepat
  4. Dapat merencanakan transfer dan promosi (career planing)
  5. Mengurangi timbulnya ide-ide baru
  6. Tidak dapat terpenuhi jika terjadi banyak lowongan

Divisi HRD atau Personalia sebaiknya lebih matang dalam merencanakan proses rekrutmen karena terkarang terdapat kelemahan proses recruitment dan seleksi yang bisanya terjadi antara lain:

  • Tenaga recruiter (baik dari sisi jumlah atau kompetensi)
  • Frekuensi kegiatan recruitment
  • Keterbatasan tenaga yang ada di pasar
  • Prosedur recruit yang belum baku
  • Kebijakan recruitment dan seleksi
  • Alat-alat seleksi yang masih belum siap
  • Uraian pekerjaan yang belum sempurna

Jika Dilihat dari penjelasan di atas, tugas seorang rekruiter cukup menantang karena mereka harus memahami benar kebutuhan perusahaan-perusahaan yang sudah dipastikan berbeda-beda di setiap tempatnya. Di kampus Universitas Ma’soem, mahasiswa akan diajarkan manajemen SDM secara detail dari mulai proses rekrutmen, analisan jabatan (menyusun jobdes, spesifikasi jabatan, job requirement), pengembangan dan pelatihan hingga pembinaan / konseling. Goal akhir dari kampus kepada mahaiswa adalah supaya mereka dapat memahami bagaimana dinamika pekerjaan, khususnya yang berkaitan dengan fungsi HRD / Personalia.