C07f88fb3d3eba3a

Manajer vs Pemimpin

            Dalam dunia kerjam siapa yang tidak mau dipanggi / disebut bos? Dengan gaji dan bonus yang besar serta fasilitas yang mewah, posisi seorang bos selalu menjadi idaman banyak orang. Namun sebutan Bos ini sebenarnya bukanlah kata / istilah formal apalagi menjadi sebuah tingkatan jabatan. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari penggunaan panggilan Bos ini digunakan untuk menyenangkan hati orang yang diajak bicara. Tujuannya pun bermacam-macam, namun pada umumnya dilakukan jika mereka menginginkan suatu hal terhadap orang yang diajak biacara ataupun sebagai. Jika kita melihat dari sisi orang yang dipanggil Bos, terkadang mereka senang dipanggil seperti itu karena meraka dianggap secara derajat lebih tinggi. Terkadang hal ini nantinya akan berdampak kepada sebuah kesepakatan tertentu.

            Diluar konteks keseharian tadi, seorang Bos yang idealnya adalah seorang pemimpin tidak hanya dihormati karena harta, karisma dan jabatannya, namun juga karena keahliannya. Jika kita melihat dari sebuah jenjang karir dan istilah yang formal, setiap perusahaan memiliki jabatan yang disebut dengan Manajer. Namun terdapat beberapa perbedaan antara Pemimpin dan Manajer itu sendiri. Secara definisi Manajer merupakan orang yang bertugas mengarahkan dan mengatur suatu kelompok untuk mencapai tujuan tertentu, sedangkan Pemimpin adalah orang yang memiliki kemampuan untuk mempengaruhi, memotivasi dan membuat orang lain berkontribusi untuk mencapai kesuksesan perusahaan / organisasi. Selain itu, secara orientasi, manajer berorientasi kepada pekerjaan, sedangkan pemimpin berorientasi keapda manusia itu sendiri. Secara organisasi, Manajer memiliki anak buah, sedangkan Pemimpin memiliki pengikut. Dan yang paling kentara adalah bahwa Manajer merupakan Jabatan / posisi resmi sedangkan Pemimpin merupakan sebuah bakat yang dapat diasah oleh semua orang dimana mereka memiliki kharisma dan pengaruh.

            Jika disimpulkan dari poin-poin di atas,, bisa kita lihat bahwa Manajer dan Pemimpin memiliki gaya yang berbeda dalam mengatur sebuah organisasi / perusahaan. Jika kita lihat Manager lebih mengatur tim dan manusia yang ada dalam perusahaan sesuai dengan nilai – nilai dan arah yang SUDAH DITETAPKAN SEBELUMNYA. Sedangkan Pemimpin menetapkan arah atau visi suatu perusahaan serta bertanggung jawab terhadap arah baru yang dituju oleh perusahaan itu. Adapun perilaku pemimpin yang bisa dikatakan efektif adalah bahwa mereka harus dapat:

  1. Memberikan contoh kepada para karyawan
  2. Menciptakan suatu tatanan nilai dan keyakinan bagi para karyawan dan dengan bergairah mengejarnya
  3. Memfokuskan upaya para karyawan terhadap tujuan yang menantang dan terus mengarahkan mereka kepada tujuan tersebut
  4. Menyediakan sumberdaya yang dibutuhkan karyawan untuk mencapai tujuan mereka
  5. Menghargai dan mendukung para karyawan
  6. Berkomunikasi dengan para karyawan
  7. Menghargai keragaman para pekerja.
  8. Merayakan keberhasilan para pekerja
  9. Mendorong kreativitas di antara para pekerja
  10. Mempertahankan selera humor
  11. Menatap terus masa depan

            Mahasiswa Universitas Ma’soem, baik kelas reguler nantinya akan diajarkan bagaimana dinamika dalam dunia kerja sehingga mereka memahami bagaimana teori – teori mengenai perilaku organisasi bisasanya terjadi. Bahkan di semester 2, mereka sudah ditempatkan di Unit – unit Perusahaan milik Al Masoem Group untuk dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja yang nantinya akan membentuk mental mereka ketika lulus kuliah. Sedangkan untuk kelas karyawan, para mahasiswa diberikan tugas untuk memaparkan bagaimana kondisi kerja mereka di perusahaan masing-masing, lalu menganalisanya dari teori yang telah dipelajari kemudian mengaplikasikannya di pekerjaan masing-masing supaya proses bekerja lebih efektif dan efisien.