Kehadiran perusahaan startup di Indonesia kini membuka banyak lapangan kerja baru. Apalagi, bekerja di perusahaan startup level unicorn di Indonesia, sudah semacam primadona yang diincar oleh banyak calon pelamar, terutama para fresh graduate. Di Indonesia ada 5 perusahaan rintisan (startup) yang menyandang gelar ‘Unicorn’ yang berarti telah memiliki nilai valuasi diatas 1 Milyar Dollar AS atau setara dengan Rp. 14.1 triliun. Beberapa perusahaan startup berhasil besar diantaranya yaitu Gojek, Traveloka dan Tokopedia.
Banyak mahasiswa dan kaum milenial yang beranggapan bahwa bekerja di perusahaan startup itu seru, bekerja dinamis dan fleksibel. Selain itu, bekerja di perusahaan startup itu menjanjikan dan penuh tantangan. Padahal tak semuanya demikian. Apalagi jika perusahaan startup itu masih baru merangkak.
Perusahaan startup yang sudah besar diketahui memang memiliki fleksibilitas dan gaji yang tinggi. Namun, bagaimana dengan dengan perusahaan startup yang baru merangkak? Tentunya jelas berbeda, baik dari segi gaji, ritme kerja, hingga tempat kerja. Bekerja di perusahaan startup nyatanya tak semudah yang dibayangkan. Banyak tantangan di tengah jalan yang memungkinkan perusahaan tersebut bangkrut sewaktu-waktu. Meski begitu, perusahaan startup tetap menjadi bisnis popular beberapa tahun belakangan. Lalu bagaimana tantangan yang akan dihadapi jika kamu bekerja di perusahaan startup?
Siap Mengerjakan 2 Peran
Meski banyak yang mengatakan bekerja di perusahaan startup itu asyik, tapi kenyataannya kamu dituntut untuk bisa bekerja di luar jobdesc kamu. Adakalanya kamu harus siap mengerjakan 2 pekerjaan sekaligus. Misalnya jika kamu seorang copywriter, dalam waktu mendadak kamu bisa diminta untuk mengerjaan pekerjaan sebagai fotografer. Hal ini yang menuntut kamu harus pintar multitasking dan membangun komunikasi dua arah.
Tidak Mengambil Semua hal Secara Personal
Bergabung dengan perusahaan startup baru akan terasa menaiki roller coaster emosional. Kamu harus bekerja dibawa tekanan untuk meraih traffic yang tinggi, jumlah pengguna yang lebih tinggi hingga klien yang lebih banyak. Dinamika kerja yang sangat pesat, akan menguji kesabaran, kreativitas dan fleksibilitas kamu sampai di level tertinggi. Jadi, tak perlu mengambil segala tekanan itu sampai ke hati alias baper.
Tanggung Jawab Lebih Besar
Rachael Bozsik, CEO dan Founder dari The Brand Girls, sebuah startup di bidang branding, mengatakan bahwa startup akan membawa kita keluar dari zona nyaman. Karena kita belajar melakukan pekerjaan di luar job desc dan kemampuan akademis, sehingga butuh rasa tanggung jawab yang lebih besar terhadap pekerjaan.
Fleksibel
Jika biasanya bekerja di sebuah perusahaan ada aturan jam masuk dan pulang kerja yang teratur, namun jika kamu bekerja di startup, waktu kerjamu akan lebih fleksibel. Tak perlu heran jika menemukan kantor kosong karena pekerja lain sedang di luar kantor untuk menemukan ide kreatif. Tempat kerja perusahaan starup yang masih baru biasanya tidak melulu diam di kantor. Tak sedikit yang bekerja di coworking space atau kafe untuk mendapatkan kenyamanan dan menghadirkan inovasi.
Orang-orang yang Passionate
Hal yang harus dimiliki oleh para pekerja di startup adalah passion yang tinggi sebagai element terpenting mengembankan bisnis startup. Orang-orang yang memiliki passion dan visi misi yang sama harus menaruh perhatian yang besar dalam mengembangkan perusahaan.
Juliana Knight, seorang karyawan senior dari Franklin & Marshall merekomendasikan para fresh graduate agar mencoba bekerja di perusahaan startup. “Orang-orang di dunia startup inovatif dan bersemangat pada apa yang mereka kerjakan. Hal ini sangat menular! Kita jadi semangat mengerjakan pekerjaan sesuai dengan bidang keahlian dan apa yang kita suka sebaik mungkin. Ini juga yang bikin kita happy berangkat ke kantor setiap pagi,” katanya.
Always Update
Karena selalu mengikuti kebutuhan konsumen sesuai perkembangan zaman, perusahaan startup harus selalu berinovasi. Ini akan membuatmu terus selalu update banyak hal. Dari ide bisnis, minat konsumen sampai konsep marketing yang terus di upgrade agar bisa terus bertahan dengan perkembangan saat ini.
Rasanya memang menyenangkan bekerja di startup karena kamu paham akan keinginan pasar, daya saing dan selalu meningkatkan kreativitasmu. Kamu juga akan selalu update dengan teknologi dan terus belajar menguasai perubahan teknologi beserta software dalamnya.
Penasaran bagaimana bekerja di perusahaan startup? Kamu harus siap bekerja keras, karena nasib perusahaan bergantung pada mekanisme kerja karyawannya. Coba saja apply lamaranmu, pilihlah perusahaan startup yang sesuai dengan passion-mu.





