Ketelitian dalam menyiapkan dokumen adalah 50% kunci kelulusan dalam seleksi CPNS. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kesalahan kecil seperti format file yang salah atau dokumen yang buram bisa langsung menggugurkan pelamar di tahap seleksi administrasi, bahkan sebelum tes dimulai.
Agar tidak ada yang terlewat, berikut adalah daftar dokumen wajib yang harus Anda siapkan dari sekarang untuk menghadapi seleksi CPNS 2026.
Daftar Dokumen Wajib (Softcopy & Hardcopy)
Pastikan semua dokumen asli telah dipindai (scan) dengan resolusi tinggi, tidak terpotong, dan dapat terbaca dengan jelas.
1. Dokumen Identitas Utama
- KTP Asli: Foto atau scan KTP elektronik asli yang masih berlaku. Pastikan NIK dan nama sesuai dengan data di kartu keluarga.
- Kartu Keluarga (KK): Digunakan untuk sinkronisasi data saat pembuatan akun di portal SSCASN.
- Pas Foto Terbaru: Biasanya menggunakan latar belakang merah dengan pakaian formal (kemeja putih/jas). Hindari menggunakan foto lama yang sudah berbeda dengan wajah asli Anda.
- Swafoto (Selfie): Dilakukan secara langsung saat proses pembuatan akun untuk verifikasi wajah (face recognition).
2. Dokumen Akademik
- Ijazah Asli: Bukan fotokopi legalisir (kecuali diminta khusus oleh instansi tertentu).
- Transkrip Nilai Asli: Memuat daftar nilai secara lengkap dari semester awal hingga akhir.
- Sertifikat Akreditasi: Scan akreditasi kampus dan program studi saat tahun kelulusan Anda. Dokumen ini bisa diunduh melalui pangkalan data BAN-PT atau diminta ke pihak rektorat.
3. Dokumen Pendukung (Tergantung Formasi)
- Surat Pernyataan & Surat Lamaran: Format biasanya sudah disediakan oleh masing-masing instansi. Anda hanya perlu mengunduh, mengisi, menandatangani, dan membubuhkan e-materai.
- Sertifikat Kompetensi: Seperti sertifikat bahasa Inggris (TOEFL/IELTS) atau sertifikat keahlian khusus (misalnya sertifikat IT untuk formasi teknis).
- Surat Keterangan Sehat: Biasanya diminta dari Rumah Sakit Pemerintah setelah lulus tahap awal.
Ketentuan Teknis Pengunggahan Dokumen
Sistem SSCASN memiliki aturan ketat terkait ukuran dan format file. Berikut panduannya agar tidak ditolak sistem:
| Jenis Dokumen | Format File | Ukuran Maksimal (Estimasi) |
| Pas Foto | JPG/JPEG | 200 KB |
| Swafoto | JPG/JPEG | 200 KB |
| KTP | JPG/JPEG | 500 KB |
| Ijazah / Transkrip | 800 KB – 1000 KB | |
| Surat Lamaran | 500 KB |
Tips Penting:
- Gunakan e-Materai Resmi: Jangan gunakan materai tempel untuk dokumen digital. Gunakan layanan e-materai resmi yang sudah terintegrasi dengan Peruri.
- Hindari Scan dari Smartphone: Gunakan mesin scanner profesional untuk hasil yang lebih tajam dan formal.
- Cek Nama File: Berikan nama file yang rapi dan sesuai (Contoh:
Ijazah_S1_NamaLengkap.pdf) untuk memudahkan verifikator.
Ingin tahu info jurusan apa saja di Ma’soem University yang membekali mahasiswanya dengan kompetensi digital agar siap menghadapi sistem seleksi nasional yang ketat? Cek informasi selengkapnya di:
Website: masoemuniversity.ac.id
Instagram: @masoem_university




