D8a0025c52abc6f9

Panduan Bijak Sebelum Memilih Program Kuliah

Semakin lama lapangan kerja semakin luas dan tenaga terampil yang dibutuhkan pun semakin banyak. Hal itu menjadi salah satu alasan kenapa akhirnya diciptakan D3, yaitu program pendidikan yang dirancang agar lulusannya lebih cepat masuk ke dunia kerja.

Berkaitan dengan tujuan tersebut, hal-hal yang dipelajari di program D3 lebih cenderung ke arah praktik dan waktu yang harus ditempuh pun lebih cepat dibandingkan program S1.

Sebelumnya, sudah disebutkan bahwa program kuliah D3 lebih cepat ditempuh daripada program pendidikan S1. Secara umum, program D3 di Indonesia biasanya dapat diselesaikan dalam waktu tiga tahun, sedangkan program pendidikan S1 biasanya dapat diselesaikan dalam waktu empat hingga lima tahun.

Pada umumnya, dalam satu hari, mata kuliah yang harus diikuti oleh mahasiswa program Sarjana berjumlah satu sampai dua mata kuliah. Sementara itu, pada program diploma, jumlah mata kuliah yang harus diikuti oleh mahasiswa bisa mencapai lima mata kuliah per harinya. Hal ini terkait banyaknya program praktik yang lebih ditekankan bagi kemampuan mahasiswanya.

Banyak siswa yang masih bingung, setelah lulus SMA akan kuliah di mana dan jurusan apa. Cukup banyak orangtua yang mengira bahwa dengan anaknya kuliah D3 masa depannya jadi suram. Tidak sedikit dari mereka berharap bahwa pekerjaan mudah didapat setelah selesai gelar S1.

Jika di jenjang S1, pembelajarannya bersifat luas dan lebih teoritis daripada D3. Sementara D3 sangat fokus pada keterampilan-keterampilan tertentu yang bersifat hardskill dan softskill. Jadi apakah sebaiknya mengambil D3 atau S1 itu sangat tergantung pada minat dan bakat tiap individu sendiri.

Jika ingin menjadi guru, itu berarti harus menguasai banyak teori pendidikan terlebih dahulu, jadi yang cocok adalah mengambil program S1. Tapi jika bakat dan minat adalah di bidang fashion design atau seni kuliner misalnya, jangan buang waktu masuk S1 karena pasti akan tersiksa. Fashion designer dan seni kuliner erat hubungannya dengan ketrampilan lapangan, jadi seharusnya masuk D3 saja. Selama belajar D3, banyak kegiatan praktek lapangan yang berhubungan langsung dengan jurusan tersebut. Jarang sekali mahasiswa harus duduk di kelas berjam-jam membahas teori.

Bagi yang tidak tahan duduk di kelas, membaca, dan belajar lama-lama, jangan nekat kuliah S1. Karena S1, apalagi di universitas favorit, membutuhkan konsentrasi tinggi dalam belajar dan menulis skripsi selama paling tidak 3 sampai 4 tahun. Bagi yang sudah tidak sabar untuk segera bekerja, maka lebih baik mengambil D3 karena durasinya jelas lebih pendek. Pilihan tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sebaiknya mencari informasi lebih banyak mengenai program-program tersebut sebelum menentukan pilihan. Informasi yang paling baik bisa didapatkan dari kampus tujuan kuliahnya langsung atau bahkan bisa mendapatkan informasi dari alumnus kampus tersebut.