Teknologi pangan adalah aplikasi dari ilmu pangan untuk sortasi, pengawetan, pemrosesan, pengemasan, distribusi, hingga penggunaan bahan pangan yang aman dan bernutrisi. Dalam teknologi pangan, dipelajari sifat fisis, mikrobiologis, dan kimia dari bahan pangan dan proses yang mengolah bahan pangan tersebut. Spesialisasinya beragam, diantaranya pemrosesan, pengawetan, pengemasan, penyimpanan dan sebagainya.
Masyarakat pertanian pada zaman dulu melakukan aktivitas pertanian secara manual atau dengan kata lain pertanian yang masih tradisional. Pertanian yang menggunakan tenaga manusia seutuhnya pastilah sangat terbatas. Pentingnya aplikasi teknologi pertanian dikarenakan keberadaan teknologi yang sudah sedemikian besar pengaruhnya terhadap kesuksesan sebuah pertanian dilihat dari segi kualitas dan kuantitas produksi yang dihasilkan. Bahkan dengan turut berpengaruhnya sektor pertanian terhadap besarnya peluang / kesempatan kerja maka secara tidak langsung teknologi juga berperan menambah kesempatan kerja kepada seluruh komponen masyarakat. Besarnya kapasitas produksi berarti pula besarnya kesempatan kerja.
Adanya pengaruh yang besar antara penggunaan teknologi dengan hasil pertanian yang lebih baik tentunya harus dioptimalkan mengingat kebutuhan dunia akan produk hasil pertanian yang tidak akan pernah tercukupi. Oleh karena itu teknologi pertanian sangat dibutuhkan demi mensejahterakan kehidupan petani dan untuk memenuhi kebutuhan akan produk hasil pertanian dalam skala yang besar.
Teknik pertanian merupakan pendekatan teknik (engineering) secara luas dalam bidang pertanian yang sangat dibutuhkan untuk melakukan transformasi sumberdaya alam secara efisien dan efektif untuk pemanfaatannya oleh manusia.Dengan demikian dalam sistematika keilmuan, bidang teknik pertanian tetap bertumpu pada bidang ilmu teknik untuk memcahkan berbagai permasalahan di bidang pertanian.Bidang cakupan teknik pertanian antara lain alat dan mesin budidaya pertanian, mempelajari penggunaan, pemeliharaan dan pengembangan alat dan mesin budidaya pertanian.
Pertanian, mencakup prinsip-prinsip teknologi energi dan daya serta penerapannya dalam kegiatan pertanian. Lingkugan dan bangunan pertanian, mencakup masalah yang berkaitan dengan perencanaan dan konstruksi bangunan khusus untuk keperluan pertanian, termasuk unit penyimpanan tanaman dan peralatan, pusatpengolahan dan sistem pengendalian iklim serta sesuai keadaan lingkungan. Teknik pengolahan pangan dan hasil pertanian, penggunaan mesin untuk menyiapkan hasil pertanian, baik untuk disimpan atau digunakan sebagai bahan pangan atau penggunan lainnya.
Penggunaan teknologi dalam bidang pertanian sangat baik untuk mengembangkan pertanian yang lebih maju. Perlunya kesadaran masyarakat petani untuk mengetahui teknik maupun teknologi pertanian untk menunjang kegiatan pertanian yang lebih baik dari sebelumnya. Akan tetapi kemajuan teknologi dibidang pertanian tidak hanya menimbulkan dampak yang positif disamping itu juga bisa menimbulkan hal yang negative. Dampak positif penggunaan teknologi pertanian seperti pengolahan lahan yang lebih mudah karena tidak dikerakan lagi secara manual melainkan dengan mesin. Produk hasil pertanian yang awalnya mudah rusak bisa dia atasi dengan teknologi pengolahan hasil pertanian. Adanya teknologi juga bisa menjamin kegiatan pertanian yang lebih pasti tanpa adanya kekhawatiran akan gagal panen dan kerusakan pada lahan pertanian.





