C0402dae992dbb04

Berinovasi di Bidang Pertanian, Mahasiswa Pertanian Wajib Tahu

Negara Indonesia yang terkenal dengan negara maritim dan mayoritas penghasilannya dari bertani. Dunia pertanian bukan hanya menjadi petani yang menanam secara tradisional di lahan tani. Ada banyak tenaga profesional yang dibutuhkan di bidang ini. Mahasiswa lulusan pertanian inilah yang akan menjadi profesional. Tenaga profesional ini diharapkan dapat memajukan sektor pertanian di Indonesia.

Kebanyakan anak muda jaman sekarang lebih melirik jurusan-jurusan yang kekinian seperti desain visual, komputer dan sebagainya. Tapi jangan salah, jurusan pertanian nggak kalah keren loh. Bahkan Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki area pertanian terluas ke-2 setelah Brazil. Menandakan bahwa kalian yang punya passion di bidang ini akan mendatangkan keuntungan besar di masa depan.

Salah satu Universitas di Bandung Timur, yaitu Universitas Ma'soem memiliki Fakultas Pertanian dan dua jurusan. Yaitu Teknologi Pangan dan Agribisnis. Kedua jurusan ini tergolong baru dan sudah berjalan di tahun 2019 semester akhir. Karena tergolong baru, Universitas Ma'soem bisa mengejar ketertinggalan. Yaitu dengan membuat inovasi di bidang pangan atau pertanian yang nantinya inovasi ini bisa digunakan.

Inovasi di Bidang Pertanian

Saat ini ada banyak sekali inovasi inovasi atau penemuan penemuan baru di bidang pertanian. Seperti helm dari kelapa serat tandan kosong kelapa sawit yang telah lolos standar nasional dan juga internasional, plastik dari singkong yang ramah limgkungan, piring yang terbuat dari daun yang tahan hingga satu tahun dan lain sebagainya. Tentunya benda benda antimainstream tersebut adalah buatan juga penemuan anak bangsa. Seperti yang dilakukan oleh perusahaan startup habibi yang membuat aplikasi pemantau tanaman. Dimana aplikasi ini membantu para petani untuk mengukur kelembapan dan nutrisi tanaman secara real time. Sehingga sangat membantu sekali untuk para petani mengurangi kegagalan panen. Dengan adanya teknologi, akan meningkatkan produksi panen. Dengan adanya contoh ini, kampus Al-Ma'soem juga diharapkan dapat menciptakan penemuan baru di bidang pertanian. Misalnya alat untuk menciptakan hujan lokal untuk menyirami tanaman. Perkawinan antara dua jenis tanaman yang nantinya akan menghasilkan tanaman baru dan bisa di patenkan.

Pengembangan Hasil Inovasi

Setelah berhasil melakukan percobaan inovasi maka sebaiknya inovasi ini segera dipatenkan agar ide kita di hargai dan tidak di manipulasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Diakui bahwa karya yang kita ciptakan adalah milik orang lain. Sayang disayangkan bukan? Nah selain itu, kalian juga harus tetap mengembangkan penemuan tersebut. Seperti apakaj benda tersebut bisa diperbanyak, dari segi biaya, ramah lingkungan atau tidak, dibutuhkan dalam waktu yang lama atau tidak dan antisipasi lainnya.

Karya yang sudah memenuhi standar, tentunya akan dikembangkan juga mendapatkan dukungan dari pemerintah. Jika memungkinkan untuk dipasarkan tentunya kalian akan mendapatkan keuntungan juga. Jika karya kalian ini sudah bisa dikembangkan, maka lakukanlah penemuan baru lainnya. Dengan melakukan research, observasi dan penelitian yang tepat. Dengan berinovasi, kalian para mahasiswa pertanian dapat terbiasa menghadapi berbagai perubahan yang terjadi. Seperti pengaruh cuaca, iklim dan kondisi alam yang tidak mudah di tebak.

Bagi kalian mahasiswa atau calon mahasiswa pertanian, khusunya di Universitas Ma'soem harus mempersiapkan diri kalian untuk memajukan kampus. Karena kampus sangat menaruh harapan besar bagi kalian para mahasiswa Fakultas Pertanian. Di bidang ini kalian akan dihadapi dengan berbagai permasalahan seperti pangan, manajemen, perairan dan lain sebagainya.